1 JANG LAKOE DI TANAH

168  Download (0)

Hele tekst

(1)

NL- « i * 's!-- *sl" NJv *sl- , *sU ^u «j,. NU - i * -j.» »i» -j" ( f w

)

-.ra

1

JANG LAKOE DI TANAH

HINDIBÈLAKDA,

PERTAMA-TAMA 1)1 POELAI'

D J Ä W Ä D A N M E N D O E R Ä .

DITERANGKAN OLEH

W. P. L. A. C ALÂRD.

B E H A G I J A N I .

T J I T A X A N JANG KAÛ0EWA-

f- 'f f f-

t

r

f

r

f i f f

i

"''^^y^'

B A T A V I A ,

A L B R E C H T & Co.

1900.

f

r f-

{-

( & •

ifr

f

f f

k-

M

T ^ 3 — ^ — ^ ~ " ^ . — ? ^ ^ " ^ :jxrr-T^T' ^ o J « K^2 *^^? ^^^Jfe^Ä^ ~^[^—"^ i~"~^i—^yc"^T"'pf7"''^Nr

AM

(2)

0083 8423

/ o 2,

(3)
(4)
(5)

ROEIOEN-ROMOM HOMOEl

JANG LAKOE DI TANAH

HINDI-BELANDA,

PERTAMA-TAMA DI POELAU

DJÄWÄ DAN MENDOERÄ.

DITERANGKAN OLEH

MR. P. L A. C O L L A R D BEHAGIJAN I . TJITAKAN JANG KADOEWA-

A L B R E C H T & Co.

1900.

(6)
(7)

Eerder dan ik had gedacht ontving ik van de uitgevers van Roekoen-roekoen hoekoem de tijding, dat de Ie druk van het Ie gedeelte was uitverkocht, en het voorstel om tot eene tweede uitgave over te gaan. Dat ik daartoe gaarne medewerk, behoeft wel niet te worden betoogd.

In de eerste plaats dus een woord van dank aan allen, die door hunne belangstelling deze tweede druk hebben mogelijk gemaakt.

Bij de herziening van dit boekje heb ik getracht het te zuiveren van vele fouten, die ook na de correctie in de eerste druk zijn achtergebleven, en waarvoor ik als nog de vergeving vraag van hen, die 't hebben gebruikt.

Waar ik bij mijn onderricht bemerkte, dat sommige uit- drukkingen minder goed werden begrepen, heb ik die door andere vervangen en heb ik den inhoud aangevuld of ge- wijzigd, waar aanvulling of wijziging mij noodig scheen.

Moge ook aan deze tweede druk eene goede ontvangst te beurt vallen.

MAGELANG, October 1900.

C.

(8)
(9)

BLADZ.

Moqadamrnat

Tentang hakim-hakim 1"

Tentang hoekoem siqsa 53 Bab jang I. Tentang dairah hoekoem siqsa, tentang

selisih antara kadjahatan dan pelanggaran, tentang pentjobaän

Bab jang II. Tentang siqsa-siqsa 63 Bab jang III. Tentang „ontoerekenbaarheid, verschoo-

nende omstandigheden, verzachtende omstandigheden,

verzwarende omstandigheden" «9 Bab jang" IV. Tentang „medeplichtigheid" . . . . 86

Bab jang V. Tentang kadjahatan dan pelanggaran. 91

§ 1. Tentang landverraad (chijanat) dan oproer

(pergadoehan) 91

§ 2. Tentang misdrijven met betrekking tot de uitoefe- ning van het kiesrecht (kadjahatan tentang

haq pilih 94

§ 3. Tentang munlmisdrijven (kasalahan tentang

oewang tempawan) 95

§ 4. Tentang valschheid in geschrifte (soerat falsoe). 98

§ 5. Tentang verduistering ( p e n g e l a m a n ) . . . . 104

§ 6. Tentang knevelarij (penganijajaän) . . . . 106

§ 7. Tentang omkooping (makan soewap dan mem-

beri soewap 108

§ 8. Tentang ontvluchting van gevangenen (orang ter-

koeroeng jang lari) 112 S 9. Tentang vcreeniging van boosdoeners (perkoem-

poelan orang djahat) 114

(10)

BLADZ.

§ 10. Tentang landlooperij dan bedelarij (orang pe- lantjongan dan orang m i n t a - m i n t a ) . . . . 115

§ 1 1 . Tentang doodslag, moord, vergiftiging, verwon- ding (poekoel mati, pemboenoehan, peratjoenan,

peloekaän) 116

§ 12. Tentang meineed (soempah doesta) . . . . 124

§ 13. Tentang diefstal (pentjoerijan) 129

§ 14. Tentang oplichting (penipoewan) 143

§ 15. Tentang misbruik van vertrouwen (langgar per- tjaja) . 146

§ 16. Tentang brandstichting (penoenoewan) . . . 149

(11)

A. B.

B. W.

B. B.

Europ. Swb.

Ini. Pol. Strafregl.

Ini. Swb.

W. v. Eh.

W.

Ned.

Ov. Bep.

Regl.

B. R.

Regl. Rv.

artinja:

H

!!

))

»

»

»

!!

»

»

)!

M

)!

Algeineene bepalingen van wet- geving.

Burgerlijk Wetboek.

Bplad op het Staatsblad van N. Indië.

Wetboek van Strafrecht voor de Europeanen.

Algemeen Politiestrafreglenient voor de Inlanders.

Wetboek van Strafrecht voor de Inlanders.

Wetboek van Koophandel.

Weekblad van het Recht.

Nederlandsch.

Bepalingen omtrent de invoering- van en de overgang tot de nieuwe wetgeving.

Reglement.

Regeeringsreglement.

Reglement op de Burgerlijke Rechtsvordering voor de Raden van Justitie op Java en het Hooggerechtshof van Ned, Indië.

R. O. „ Reglement op de Rechterlijke Organisatie.

Regl. Sv. „ Reglement op de Strafvordering voor de Raden van Justitie op Java en het Hooggerechtshof van Ned. Indië.

Stbl. „ Staatsblad (van Ned. Indië).

T. „ Tijdschrift „het Recht in Ned- Indië".

d. s, » dan sabagainja.

(12)
(13)

Sabermoela. Jang namanja hoekoeni atawa „recht" dalam satoe negeri ijaitoe atoeran Jang hendaq dipakai dan di- toeroet dalam negeri itoe.

Adapoen dalam tijap-tijap negeri ada peiloe roepa-roepa atoeran. Pertama-pertama atoeran bagi pemerintahan negeri, ijaitoe atoeran jang menentoekan bagaimana antero negeri dan behagiannja diperintahkan, sijapa mendjadi kepala negeri itoe, bagaimana haq dan kawadjiban kepala negeri dan rajatnja satoe kepada lain. Maka atoeran jang demikijan namanja dengan behasa belanda: „staats- en administratief- recht." Oepama: djika dalam satoe negeri ada tetap, bahwa hendaq ada satoe radja; bahwa dairah negeri dibehagi dengan provincie atawa residentie; bahwa pedoedoeq-pedoe- doeq boleh pakai agama jang dija soeka; bahwa orang jang mempoenjai tanah, dari hasil tanah itoe haroes memberi sedikit kepada kepala negeri akan membajar bijaja pemerin- tahan — maka samoewa atoeran itoe dinamai „staats- en ad- ministralie f recht."

Dalam tijap-tijap negeri haroes ada tetap djoega, bagaimana haq dan kawadjiban pedoedoeq-pedoedoeq negeri sa-orang kepada sa-orang. Dan djoega: haqnja pedoedoeq negeri atas harta benda dan kawadjiban jang terbit dari haq itoe.

Maka atoeran jang menetapkan itoe, namanja dengan behasa belanda „burgerlijk recht" atawa „privaatrecht".

Oepama : djika dalam satoe negeri ada tetap, bahwa laki wadjib memberi nafaqah kepada bininja; bahwa bijaja roemah tangga ditanggoe oleh laki; bahwa orang jang soedah membeli satoe barang, wadjib membajar harga barang pada koetika itoe, melainkan djika diberi tempo kepada dija oleh

(14)

si pendjoewal; bahwa apa jang didjandji oleh wakil, hendaq ditoeroet oleh orang jang soedah memberi koewasa kepada dija; bahwa djika orang poenja satoe barang, dija boleh pakai itoe barang bagaimana dija soeka dan lain orang tijada boleh mengambil itoe barang dari dija ; bahwa orang jang soedah mendapat barang gadaian, boleh mendjoewal barang itoe, djika oetang tijada dihajar; bahwa, djika ada doewa petaq tanah berdompat-dompatan, maka petaq jang lebih rendah haroes terima ajer jang toeroen dari petaq jang tinggi — maka samoewa atoeran itoe masoeq „burgerlijk recht" atawa „privaatrecht."

Maka hoekoem itoe bijasa lagi dibehagi dengan behagian jang pakai nama sendiri, oepama : atoeran jang menetapkan haq dan kawadjiban antara laki dan bini atawa satoe sanaq saoedara dan lain sanaq saoedara bijasa dikatakan „fami- lierecht;" atoerar. jang menetapkan sijapa mendjadi waris kepada lain orang dan bagaimana kadjadian harta benda orang satelah dija mati, bijasa dikatakan „erfrecht-" djika ada atoeran asing jang menetapkan haq dan kawadjiban antara saudagar saudagar dan antara saudagar dan lain orang, maka atoeran itoe bijasa dikatakan „Handelsrecht" dan lain lainnja.

Dalam tijap tijap negeri haroes ada tetap djoega per- boewatan apa dilarang atawa disoeroeh oleh negeri dan siqsa apa mengenai orang jang tijada memperdoelikan la- rangan atawa perintah itoe. Atoeran jang menetapkan hal itoe, namanja dengan behasa belanda: „strafrecht."

Oepama: djika ditetapkan dalam satoe negeri, bahwa orang jang memboenoeh lain orang, hendaq digantoeng;

bahwa orang jang mentjoeri barang orang lain hendaq di- koeroeng dalam pendjara lima tahoen lamanja; bahwa orang jang memaki lain orang, didenda oleh negeri, maka samoewa

atoeran itoe ada „strafrecht."

Tetapi larangan atawa perintah negeri, jang tijada di- qoewatkan dengan antjam siqsa, boekan strafrecht.

Maka djika burgerlijk recht soedah menetapkan apa djadi

(15)

haq dan kawadjiban antara pedoedoeq pedoedoeq negeri sa-orang kepada sa-orang, haroes ada tetap djoega, bagai- mana haq itoe boleh didjaga djangan sampai teranijaja dan, djika soedah teranijaja, bagaimana anijaja itoe diper- hentikan dan bagaimana orang, jang tijada menoeroet ka- wadjibannja kepada lain orang, dipaqsa akan demikijan.

Oepama : djika burgerlijk recht soedah menetapkan, kaloe si A. mempoenjai sapotong tanah, dija sendiri berkoewasa atas tanah itoe, haroes ada tetap lagi bagaimana si A boleh menahan si B dan si C jang mengganggoe dija atas tanah itoe. Djika burgerlijk recht soedah menetapkan, bahwa orang jang beroetang wadjib membajar itoe oetang, maka haroes ada tetap lagi bagaimana itoe orang dipaqsa, kaloe dija tijada membajar itoe oetang.

Maka atoeran jang menetapkan hal itoe, namanja dengan behasa belanda: „burgerlijk procesrecht.'"

Demikijan djoega lain dari pada hoekoem siqsa jang menetapkan siqsa apa boleh didjatohkan atas orang jang tijada menoeroet larangan atawa perintah negeri, maka haroes ada atoeran lagi jang menetapkan bagaimana hakim memeriqsa apa orang betoel soedah melanggar hoekoem siqsa itoe dan, djika ija, bagaimana siqsa didjatohkan atas dija. Maka atoeran itoe namanja dengan behasa belanda:

„ strafprocesrecht. ' '

Danlagi djika dalam negeri ada atoeran akan menegak- kan kasalahan kasalahan, penjakit penjakit atawa tjilaka tjilaka, itoe atoeran namanja „politierecht." Djoega namanja bagitoe, atoeran jang menetapkan bagaimana kasalahan kasalahan diperiqsa, sabelomnja perkara datang di moeka hakim.

Oepama : perintah negeri, bahwa orang jang berdjalan pada waqtoe malam haroes bawa lantera atawa obor ; bahwa orang di pasar tijada boleh berdjoewal boewah boewah menta ; bahwa roemah roemah tijada boleh beratap daoen daoen, tetapi haroes beratap genteng atawa besi, maka samoewa

(16)

atoeran itoe ada „politierecht". Djika atoeran atoeran itoe diqoewatkan dengan antjani siqsa, itoe atoeran masoeq djoega „strafrecht."

Oepama lagi tentang politierecht : perintah negeri, bahwa djika terdapat orang mati jang roepanja diboenoeh, wedono haroes datang dan memeriqsa kaädaän mait itoe.

Samoewa hoekoem dalam negeri haroes ditoeroet dan dipakai dalam negeri itoe sebab diperintahkan demikijan oleh kepala negeri. Dan diperintahkan demikijan dari se- bab hoekoem itoe ada perloe.

Bijasa dalam negeri adab kepala negeri menetapkan se- gala hoekoem dengan soerat. djangan kemoedijan hari boleh ada selisih, bagaimana atoeran negeri. Djika demikijan, maka hoekoem itoe namanja dengan behasa belanda: „be- schreven recht." Djika ada hoekoem jang tijada ditetapkan de- ngan soerat, tetapi hendaq ditoeroet djoega, sebab orang soedah bijasa demikijan dan kepala negeri soedah membij- arken hadat itoe, maka hoekoem itoe namanja »gewoonterecht."

Sjahdan. Segala roepa hoekoem jang terseboet diatas terdapat djoega di tanah Hindi-belanda dan kabanjakan ada „beschreven recht."

Jang menetapkan atoeran-atoeran itoe, tijada salamanja ada sama, melainkan kadang kadang itoe atoeran ditetapkan oleh Radja belanda dengan Stalen-Generaal, dan djika demikijan namanja „wetten". Kadang-kadang ditetapkan oleh Radja belanda sendiri, dan djika demikijan namanja „Koninklijke besluiten". Kadang kadang ditetapkan oleh Gouverneur- Generaal dengan Raad van Indië, dan djika demikijan na- manja „koloniale ordonnanlié'n."

Tiga tiga roepa oendang oendang itoe dikatakan djoega dengan satoe nama : „algemeene verordeningen" (oendang besar).

Maka saperti terseboet tadi kabanjakan hoekoem jang lakoe di tanah Hindi sini ada „beschreven recht."

Adapoen staats- en administratief- recht soedah ditetapkan dengan beberapa algemeene verordeningen Oendang oen-

(17)

dang jang penting sekali jang niengatoer sekarang hal ini, ijaitoe „nederlandsche grondwet," jang ditetapkan pada tahoen 1887, dan „reglement op het beleid der regeering van Neder- landàch-lndiè", jang ditetapkan pada tahoen 1854.

Maka burgerlijk recht jang terpakai di tanah Hindi-belanda, tijada ada sama bagi sarnoewa bangsa bangsa.

Bangsa bangsa orang europa dan orang jang disamakan dengan orang europa (1) pakai satoe „burgerlijk recht dan burgerlijk recht itoe soedah ditetapken dengan algemeene verordeningen.

Maka algemeene verordeningen jang mengatoer hal ini ada doewa jang besar sekali, jang soedah ditetapkan dengan Koninklijk besluit pada tahoen 1846 dan namanja „burger- lijk wetboek voor Nederlandsch Indië" dan „wetboek van koop- handel voor Nederlandsch Indië" (bagi saudagar saudagar).

Maka lain bangsa bangsa jang tinggal di tanah Hindi- belanda, ijaitoe anaq boemi dan orang jang disamakan dengan anaq boemi atawa dengan lain nama „orang timoer asing"

(saperti arab, keling, hindoe, tjinaj tijap tijap bangsa bijasa pakai burgerlijk recht bagi dija sendiri, orang djawa toeroet hoekoem djawa, orang melajoe toeroet hoekoem melajoe, orang mengkasar toeroet hoekoem mengkasar, orang arab toeroet hoekoem arab, orang hindoe toeroet hoekoem hindoe, orang tjina toeroet hoekoem tjina. Maka segala roepa burgerlijk recht itoe bijasa tijada ditetapkan dengan soerat, melainkan re-

(1) Maka segala pedoedoeq di tanah Hindi-belanda dibedakan ampat roepa:

1, orang europa {euroj/eanen), ijaitoe samoewa orang jang asalnja dari benoea Europa, saperti orang belanda, orang perantjis, orang djarman, orang inggeris, dan anaq tjoetjoenja.

•11. anaq boemi {inlanders), ijaitoe samoewa orang jang asalnja dari tanah Hindi- belanda dan anaq tjoetjoenja.

I I I . orang jang disamakan dengan orang europa {met europeanen gelijkgesteU den), ijaitoe samoewa orang djepan dan samoewa lain orang jang boekan orang europa atawa anaq boemi dan jang tijada orang islam atawa kafir.

IV. orang jang disamakan dengan anaq boemi, {met inlanders gelijhgestelden), ijaitoe samoewa orang, jang tijada masoeq fatsal lj I I dan III.

(18)

geering (kepala negeri) bijasa membijarkan bahwa orang itoe toeroet sehadja sabagaimana diperintahkan oleh dija poenja agama dan oleh dija poenja hadat dan disoeroeh kepada hakim djika ada selisih antara anaq-anaq boemi atawa orang-orang jang disamakan dengan dija, akan inemoetoeskan selisih itoe toeroet dija poenja agama (sjara) dan hadat. Djadi hakim jang memoetoeskan kaselisihan burgerlijk recht antara doewa anaq boemi jang islam, pertama hendaq menoeroet apa jang diperintahkan dalam qoran sebab itoe qoran memoewat dija poe- nja agama. Tetapi lain dari pada itoe hakim haroesmemeriqsa djoegaapabarangkaliatoeran qorän itoe soedah tij ada lakoe lagi di tempat mana orang itoe tinggal, apa atoeran qoran soedah diboewang oleh hadat. Maka itoe banjaq kali djadi, oepama:

di tanah Poelan Pertja barat atoeran qoran tentang waris- waris soedah diboewang oleh orang melajoe, soenggoehpoen orang melajoe itoe beragama islam ; di tanah Djawa barang- barang jang kadapatan oleh soewami atawa bininja saman- tara dija berkawin, bijasa dihitoeng kapoenjaän doewa-doewa orang itoe, soenggoehpoen toeroet qoran itoe barang haroes tinggal kapoenjaän pehaq sendiri jang soedah mendapat itoe (1) dan lain-lainnja.

Akan tetapi regeering soedah soeroeh djoega: djika atoeran sjara atawa hadat itoe melawan kaädilan jang terpakai dalam negeri adab, maka hakim tij ada boleh toeroet atoeran sjara dan hadat itoe, melainkan hendaq memberi kepoe- toesan toeroet burgerlijk recht jang dipakai oleh orang europa di tanah Hindi sini, ijaitoe jang terdapat dalam bur- gerlijk wetboek dan wetboek van koophandel. Lain dari pada ini soedah diperintahkan oleh regeering, bahwa hakim hen- daq toeroet burgerlijk wetboek dan wetboek van koophandel, djika dalam sjara dan hadat dija tijada boleh mendapat katerangan akan memoetoeskan perkara.

(1) Zie Mr. van den Berg ; /De afwijkingen van let mohamedaansche fa- milie- en erfrecht op Java en Madoera," bladz. 12.

(19)

Sjahdan. Djadi, burgerlijk recht bagi anaq boemi dan orang jang disamakan dengan anaq boemi di tanah Hindi- belanda bijasa lagi tinggal gewoonterecht. Tetapi ada ke- tjoewali.

Adapoen ada djoega algemeene verordeningen jang menga- toer hal burgerlijk rechl bagi anaq boemi atawa orang jang disamakan dengan anaq boemi.

Pada tahoen 1855 regeering soedah menetapkan bahwa orang timoer asing di tanah Djawa dan Mendoera hendaq menoeroet burgerlijk rechl bagi orang europa, saperti terse- boet dalam burgerlijk wetboek dan wetboek van koophandel, melainkan dalam hal familierecht dan erfrecht.

Atoeran jang demikijan kemoedijan hari diberi djoega bagi orang timoer asing jang tinggal dalam gouvernement Suma- tra's Westkust (1874), dalam residentie Benkoelen (1880), dalam gouvernement Celebes en Onderhoorigheden (1882) dan dalam residentie Timor, Amboina, Menado dan Ternale (1882).

Bagitoe djoega pada tahoen 1879 soedah ditetapkan oleh regeering bahwa fatsal 1601, 1602 dan 1603 burgerlijk wetboek, jang mengatoer haq dan kawadjiban antara orang jang makan gadji dengan toewannja hendaq ditoeroet djoe- ga oleh segala anaq boemi dan segala orang timoer asing di antero tanah Hindi-belanda.

Pada tahoen 1895 dan 1898 regeering soedah mengatoer hal nikah dan talaq bagi orang islam di tanah Djawa dan Mendoera.

Sjahdan. Maka strafrecht di tanah Hindi-belanda ada djoega beschreven recht. Algemeene verordeningen jang penting sekali jang mengatoer hal ini ada doewa. Satoe namanja

„het wetboek van strafrecht voor de europeanen in Nederlandsch Indie", jang soedah ditetapkan pada tahoen 1866 dan jang

mengatoer hoekoem siqsa bagi orang europa dan orang jang disamakan dengan orang europa di tanah Hindi-belanda, dan satoe namanja „hel wetboek van strafrecht voor de in- landers m Nederlandsch Indiê," jang soedah ditetapkan pada

(20)

tahoen 1872 dan jang mengatoer hoekoem siqsa bagi anaq boemi dan orang jang disamakan dengan anaq boemi di tanah Hindi-belanda.

Sjahdan. Maka burgerlijk procesrecht di tanah Hindi-be- landa ada djoega beschreven recht. Algemeene verordeningen jang penting sekali jang soedah menetapkan hal hoekoem itoe ada doewa. Satoe namanja -»hel reglement op de burger- lijke rechtsvordering voor de raden van justitie op Java en het Hooggerechtshof van Ncderlandsch Jndw," dan satoe namanja

„het reglement op de uitoefening der politie, de burgerlijke rechtspleging en de strafvordering onder de inlanders en daar- mede gelijkgestelde per sown op Java en Madoera," jang dika- takan djoega „het inlandsch reglement." Oendang jang perta- ma soedah ditetapkan pada tahoen 1847, oendang jang kadoewa pada tahoen 1848.

Maka reglement op de burgerlijke rechtsvordering itoe menga- toer bagaimana hakim belanda di tanah Djawa dan Mendoera memeriqsa dan memoetoeskan kaselisihan jang dibawa di moeka dija dan inlandsch reglement mengatoer bagaimana hakim anaq boemi di tanah Djawa dan Mendoera memeriqsa dan, memoetoelran kaselisihan jang dibawa dimoeka dija.

Apa artinja „hakim belanda" dan apa artinja „hakim anaq boemi" nanti diterangkan di belakang ini.

Bagaimana di lain poelau poelau hakim-hakim memeriqsa dan memoetoeskan kaselisihan jang dibawa di moeka dija»

soedah diatoer dengan lain algemeene verordeningen, jang bijasa bersatoedjoe dengan reglement op de burgerlijke rechts- vordering dan inlandsch reglement jang tadi.

Sjahdan. Maka strafprocesrecht di tanah Hindi-belanda ada djoega beschreven recht. Oendang-oendang jang sekarang mengatoer hal itoe ada bagi tanah Djawa dan Mendoera

„het reglement op de strafvordering voor de raden van justitie op Java en hel Hooggerechtshof van Nederlandsch Indië, jang ditetapkan pada tahoen 1847 dan „inlandsch reglement" jang soedah terseboet tadi. Dalam reglement op de strafvordering

(21)

ada terseboet bagaimana hakim belanda di poelau Djawa dan Mendoera memeriqsa dan menghoekoem kasalahan orang jang soedah melanggar hoekoem siqsa. Maka dalam inlandsch reglement ada terseboet bagaimana di poelau Djawa dan Mendoera kaädilan jang demikijan diberi oleh hakim anaq boemi.

Maka bagaimana di lain poelau-poelau hakim memeriqsa dan menghoekoem kasalahan, diatoer bijasa bagi tijap-tijap poelau dengan algemeene verordeningen lain jang bersatoedjoe dengan reglemen!, op de strafvordering dan inlandsch reglement jang tadi.

Sjahdan. Maka hoekoem politie di tanah Hindi-belanda ada djoega beschreven recht.

Hoekoem jang demikijan terdapat pertama-pertama dalam doewa algemeene verordeningen jang ditetapkan pada tahoen

1872. Satoe namanja „algemeen pohliestrafreglemenl voor de europeanen in Nederlandsch Indië" dan satoe namanja „algemeen poliliestr af r egleme.nl voor de inlanders in Nederlandsch Indië.'''' Lain dari pada itoe hoekoem politie terdapat dalam roepa- roepa oendang, baik jang lakoe di ^antero tanah Hindi- belanda, baik jang hanja lakoe dalam satoe gewest sehadja (gewestelijke keuren of reglementen van politie). Atoeran politie, jang menetapkan bagaimana kasalahan hendaq diselidiq sabelomnja perkara datang di moeka hakim, (1) bijasa terdapat dalam oendang-oendang tentang strafprocesrecht jang terseboet diatas, saperti reglement op de strafvordering dan inlandsch reglement.

Sjahdan. Apabila regeering soedah menetapkan dengan soerat satoe atoeran hoekoem, patoetlah samoewa pedoedoeq negeri mendapat tahoe atoeran itoe. Soepaja demikijan oen dang, jang soedah ditetapkan, lagi dioemoemkan. Maka itoe namanja dengan behasa belanda „afkondiging."

Maka oendang-oendang besar (algemeene verordeningen)

(1) lihat moeka aoerat 3.

(22)

dioemoemkan dengan uientjitjak oendang dalam satoe soerat chabar .ketjil, jang namanja „staatsblad van Nederlandsch- Indië.n Maka staatsblad ini dikarang dan dikaloewarkan di Betawi atas perintah regeering. Maka didalam tijada ada lain chabar, melainkan oendang besar dan perintah Gouverneur- Generaal sehadja. Sijapa soeka boleh beli staatsblad itoe.

Beharoe apabila algemeene verordening soedah ditjitaq dalam staatsblad, maka algemeene verordening mempoenjai qoewat dan hendaq ditoeroet oleh segala orang pada weqtoe apabila boleh dikira bahwa orang soedah mendapat tahoe afkon- diging itoe. Djika' tijada terseboet lain dalam oendang, itoe dihitoeng bagi poelau Djawa dan Mendoera satelah 30 hari sa- soedahnja afkondiging, bagi lain poelau poelau satelah 100 hari.

Maka satelah 30 atawa 100 hari itoe samoewa orang haroes toeroet algemeene verordening itoe dan tijada boleh berdalih (melepaskan diri) dengan berkata: tijada mendapat tahoe boenjinja staatsblad itoe. Akan tetapi soepaja dja- ngan terlaloe berat perintah ini atas orang ketjil dan bodoq, dalam tijap tijap gewest dimana ada perloe, boenjinja staats- blad itoe lagi disalin kepada behasa anaq boemi dan tjina, salinan itoe ditempelkan di kampong dan di desa dan ditja- nangkan (dengan poekoel bende).

Maka oendang oendang ketjil (gewestelijke keuren en regle- menten) satelah ditetapkan, dioemoemkan djoega dan hendaq ditoeroet satelah 30 atawa 100 hari, saperti diterangkan tadi. Hanja ada selisih sedikit: oendang oendang ini tijada ditjitaq dalam staatsblad tetapi dalam Javasehe courant, ijaitoe satoe soerat chabar jang dikarang dan ditjitaq di Betawi djoega atas perintah regeering akan memberi tahoe kepada isi negeri segala chabar jang boleh ada perloe kepada dija dan jang tijada dimasoeqkan dalam staatsblad.

TENTANG HAKIM HAKIM.

Sabermoela. Jang namanja hakim, ijaitoe pegawai jang didjadikan oleh kepala negeri akan menghoekoem pedoe- doeq-pedoedoeq negeri.

(23)

Adapoen pada masa ini dalam negeri adab tijada lagi kepala negeri sendiri menghoekoem orang saperti pada masa dahoeloe, melainkan dija menjerahkan pekerdjahan itoe ke- pada beberapa pegawai-pegawai, jang didjadikan oleh dija.

Maka pekerdjahan pegawai-pegawai ini ada doewa roepa.

lu akan memeriqsa dan memoetoeskan burgerlijke zaken, artinja perselisihan antara pedoedoeq pedoedoeq negeri ten- tang haq miliq atawa lain haq atas harta benda, tentang oetang pioetang atawa lain haq jang ditetapkan dengan burgerlijk recht..

2° akan memeriqsa dan memoetoeskan strafzaken, ijaitoe akan memeriqsa apa orang jang terdawa melanggar hoekoem siqsa, betoel ada salah dan kalau ija akan menentoekan siqsa jang dija haroes mendapat.

Maka hakim hakim, jang melakoekan pekerdjahan no.

1, bijasa dinamai dengan behasa belanda „burgerlijke rechters''1 atawa „rechters in burgerlijke zaken," dan hakim hakim jang melakoekan pekerdjahan no. 2, bijasa dinamai strafrech- ters" atawa „rechters in strafzaken." Tetapi atjap kali pe- kerdjahan doewa roepa itoe diserahkan kepada satoe hakim.

Lain dari pada itoe perkara perkara ketjil dan perkara perkara besar bijasa dipoetoeskan tijap tijap roepa perkara oleh lain hakim.

Maka atoeran jang menetapkan hakim hakim jang mana ada dalam satoe negeri dan apa roepa perkara perkara diserahkan kepada tijap tijap hakim itoe, dikatakan dengan behasa belanda „rechterlijke organisatie.'''

Bagi tanah Hindi-belanda atoeran jang demikijan soedah di- beri dengan beberapa algemeene verordeningen, pertama pertama pada tahoen 1847 dengan satoe oendang jang dikatakan

„reglement op de rechterlijke organisatie en hel beleid der justitie in Nederlandsch Indië."

Toeroet reglement ini, lain dari pada rechters in burgerlijke zaken dan rechters in strafzaken, hakim hakim di tanah Hindi- belanda boleh dibehagi dengan doewa roepa lagi, ijaitoe:

(24)

1° inlandsche rechters (hakim hakim anaq boemi).

2° europeesche rechters (hakim hakim belanda)

Maka jang dinamai „in/andsche rechters," ijaitoe hakim hakim jang ditetapkan akan memoetoeskan perkara perkara, djika si terdawa atawa sakitan ada anaq boemi atawa orang jang disamakan dengan anaq boemi.

Hakim hakim ini tijada tahoe memoetoeskan perkara, djika si terdawa atawa sakitan ada orang europa atawa orang jang disamakan dengan orang europa.

Maka jang dinamai „europeesche rechters," ijaitoe hakim hakim jang ditetapkan akan memoetoeskan perkara per- kara, djika si terdawa atawa sakitan ada orang europa atawa orang jang disamakan dengan orang europa.

Tetapi kadang kadang hakim hakim ini memoetoeskan djoega dawa atas anaq boemi dan orang jang disamakan dengan anaq boemi.

Djadi, kita melihat bahwa jang menghoekoem anaq boemi dan orang jang disamakan dengan anaq boemi, boleh ada atawa inlandsche rechters atawa europeesche rechters.

Sjahdan. Maka hakim hakim jang terdapat atas tanah gouvernement di poelau Djawa dan Mendoera ada jang ter- seboet di bawah ini:

1°, dislriclsgerecht. \ 2°. regentschapsgerecht j

3°. politie rol. > inlandsche rechters.

4°. landraad. \ 5°. rechtbank van omgang. 1

6°. residentiegerechl. ]

7°. raad van justitie. > europeesche rechters.

8°. Hooggerechtshof. \

Maka sekarang sehaja hendaq menerangkan sijapa ada masing-masing hakim itoe, dimana tempatnja doedoeq, perkara perkara apa dipoetoeskan oleh dija dan sampai dimana dairah koewasanja.

(25)

NO I. DISTRICTSGERECHT.

Maka jang namanja districtsgerechl ijaitoe satoe madjlis hakim, jang bijasa terdapat dt tanah Djawa dan Mendoera dalam tijap tijap iboe district. Jang doedoeq dalam dislricls- gerecht ijaitoe wedono, jang mendjadi hakim. Dan lagi beberapa priaij priaij ketjil, jang didjadikan oleh resident, sasoedahnja bermoeaiaqat dengan regent. Dan lagi peng- hoeloe district. Akan tetapi priaij priaij ketjil dan peng- hoeloe ini tij ada memoetoeskan perkara, melainkan memberi advies (timbangan) sehadja kepada wedono, djadi penoeloeng bitjara sehadja.

Maka perkara perkara jang dipoetoeskan oleh districts- gerechl itoe ada ini :

a) segala burgerlijke zaken, jang harganja koerang dari f 20, djika si pendawa ada anaq boemi atawa orang jang disama- kan dengan anaq boemi dan si terdawa ada anaq boemi betoel.

Djika perkara ini soedah dipoetoeskan oleh districtsgerecht dan djika orang jang kalah tijada soeka terima kapoetoesan, maka atas dija poenja permintaan perkara boleh diperiqsa dan dipoetoeskan lagi satoe kali oleh regentschapsgerecht.

Pemeriqsaän jang kadoewa ini namanja dengan behasa be- landa „hooger beroep" atawa »appel" dan jang pertawa namanja „eerste aanleg".

b) penoedoehan tentang maki maki dan bentjana bentjana dengan moeloet, djika si penoedoeh ada anaq boemi atawa oraDg jang disamakan dengan anaq boemi dan si tertoedoeh ada anaq boemi betoel.

Maka hoekoem jang dalam perkara perkara siqsa ini boleh diberi oleh districtsgerecht tijada ada lebih dari pada f 3 denda dan tijada ada hooger beroep.

Maka dairah koewasa districtsgerecht sampai di batas dis- trict sehadja, artinja dislriclsgerecht hanja boleh memeriqsa burgerlijke zaken jang terseboet di atas, djika si terdawa tinggal dalam district itoe dan hanja boleh menghoekoem pelang- garan jang diperboewat dalam district itoe sehadja.

(26)

NO. 2. REGENTSCHAPSGERECHT

Maka regentschapsgerecht ijaitoe satoe madjlis hakim jang terdapat di tanah Djawa dan Mendoera dalam tijap tijap iboe kaboepaten dan kadang kadang di lain tempat djoega.

Jang doedoeq dalam regentschapsgerecht, ijaitoe regent atawa patih jang djadi hakim.

Danlagi beberapa priaji priaji jang dibawah dija, jang didjadikan oleh resident dengan toeroet hadat anaq boemi.

Dan lagi doedoeq dalam regentschapsgerecht penghoeloe ka- boepaten atawa wakilnja. dan djaksa atawa wakilnja. Akan tetapi lain priaji priaji itoe dan penghoeloe dan djaksa tijada toeroet memoetoeskan perkara, melainkan memberi advies sehadja kepada boepati, djadi penoeloeng bitjara se- hadja.

Maka perkara perkara jang di poetoeskan oleh regenl- schapsgerechl ada ini:

a) akan kadoewa kali (in höoger beroep) : burgerlijke zaken jang pertama kali soedah dipoetoeskan oleh districtsgerecht,

djika soedah diminta appel dalam perkara itoe.

b) akan pertama kali: burgerlijke zaken jang harganja tijada koerang dari f 20 dan tijada lebih dari f 50, djika si pendawa ada anaq boemi atawa orang jang disamakan dengan anaq boemi dan si terdawa ada anaq boemi betoel-

Djika perkara ini soedah dipoetoeskan oleh regentschaps- gerecht dan djika orang jang kalah tijada soeka terima kapoetoesan, maka atas dija poenja permintaan perkara boleh diperiqsa dan dipoetoeskan lagi satoe kali oleh landraad.

e) strafzaken jang ketjil, ijaitoe penoedoehan tentang pelanggaran jang boleh disiqsakan tijada lebih berat dari pada dengan denda f 10 atawa pendjara 6 hari (diketjoewa- likan perkara perkara jang hendaq dipoetoeskan oleh dislrkls- gerecht), djika si penoedoeh ada anaq boemi atawa orang jang disamakan dengan anaq boemi dan si tertoedoeh ada anaq boemi betoel. Tetapi pelanggaran tentang atoeran

(27)

pacht atawa bea negeri salamanja tijada dipoetoeskan oleh regen tschapsgerech l.

Djika pelanggaran soedah dipoetoeskan olek regentschaps- gerecht dan djika sakitan atawa djaksa tijada soeka terima kapoetoesan itoe, maka atas dija poenja permintaan perkara boleh diperiqsa dan dipoetoeskan lagi satoe kali oleh landraad Maka koewasa regenlschapsgerecht tinggal dalam batas kaboepaten atawa afdeehng kaboepaten dimana madjlis itoe berdoedoeq. Artinja saptrti soedah diterangkan ten- tang koewasa districtsgerecht.

Dimana tijada ada kepala district, perkara perkara jang bijasa dipoetoeskan oleh dija, dibawa dimoeka raad kaboepaten, dan djika tijada ada raad kaboepaten perkara perkara itoe dan djoega perkara-perkara jang memang hen- daq dipoetoeskan oleh raad kaboepaten, dibawa ka moeka landraad.

Tetapi dalam residentie Betawi pelanggaran jang dalam lain residentie bijasa dipoetoeskan oleh dislrictsgerechl dan regenlschapsgerecht dibawa kamoeka politierol.

NO, 3. POLITIEROL

Maka koewasa politierol dilakoekan dalam tijap-tijap resi- dentie di iboe residentie oleh resident atawa wakilnja (ijaitoe assistent-resident voor de politie atawa secretaris), dan di iboe af- deeling residentie oleh assistent-resident (djika koewasa hoe- koem ini toeroet fatsal 89 al. 2 lnlandsch Beglement soedah di- serahkan kepada dija oleh resident). Dan ada djoega tempat, jang ditetapkan oleh Gouverneur-Generaal, di mana contro-

leur boleh memoetoeskan perkara-perkara jang diserahkan kepada dija oleh resident atawa assistent-resident, djangan sampai terlaloe soesah bagi orang jang tinggal djaoeh dari iboe residentie atawa iboe afdeeling residentie. Lihat staats- blad 1894 No. 216 dan 217.

Maka resident atawa assistent-resident atawa controleur itoe ada hakim sendiri. Akan tetapi bersama dija doedoeq

(28)

lagi : hoofddjaksa atawa djaksa atawa adjunktnja (sama con- troleur: djoeroetoelisnja) jang menoelis apa dilakoekan di politierol.

Perkara-perkara jang dipoetoeskan di politierol ada per- kara-perkara siqsa sahadja, ijaitoe pelanggaran ketjil, jang toe- roet hoekoetn siqsa boleh disiqsakan tijada lebih berat dari pada denda f 100 atawa pendjara 8 hari atawa kerdja krakal 3 boelan lamanja, dengan atawa tijada dengan rampas barang.

Memang melainkan djika perkara itoe haroes dipoetoeskan oleh raad district atawa raad kaboepaten.

Maka perkara-perkara jang soedah dipoetoeskan di poli- tierol ini, tijada boleh dipoetoeskan satoe kali lagi.

Maka koewasa hakim di politierol tinggal dalam batas residen - tie atawa residenlie-afdeeling atawa contrôle afdeeling sehadja.

Artinja resident dan assistent-resident boleh memoetoes- kan di rol itoe pelanggaran sehadja jang diperboewat da- lam residentie atawa residenlie-afdeeling jang diperentahkan oleh dija. Dan controleur hanja boleh memoetoeskan pelang- garan jang diperboewat dalam dija poenja conlrâle-afdeeling.

NO. 4. LANDRAAD.

Maka jang namanja landraad di tanah Djawa dan Men- doera ijaitoe satoe madjlis hakim jang terdapat di tijap-tijap iboe residentie dan tijap-tijap iboe residenlie-afdeeling dan lagi di Bekasi, sekalipoen Bekasi ada iboe district sehadja.

Jang doedoeq dalam landraad: satoe voorzitter atawa presi- dent (kepala) belanda dengan beberapa leden (sakoetoe sa- koetoe) anaq boemi, hoofddjaksa atawa djaksa atawa adjunkt- nja dan hoofdpenghoeloe atawa penghoeloe atawa wakilnja dan lagi satoe griffier belanda. Dan kadang kadang lagi satoe adviseur tjina.

Maka jang ada voorzitter itoe dahoeloe bijasa resident atawa assistent-resident, tetapi sekarang di antero tanah Djawa dan Mendoera (melainkan di afdeeling Bawean di residentie Soerabaja) jang ada kepala landraad satoe pengawai

(29)

belanda bagi pengadilan sehadja, jang soedali naik alim hoekoem (meester in de rechtswetenschap) di sekola radja di negeri belanda.

Djika voorzitter ini tijada boleb doedoeq di landraad sebab tijada ada atawa sebab ada alangan, maka jang ganti dija di iboe residentie assistent-resident djika ada atawa se- cretaris residentie, dan di iboe afdeeling assistent-resident atawa lain pegawai jang disoeroeb oleh Gouverneur-Generaal.

Maka kadang kadang pada satoe landraad diberi doewa president kalau ada banjaq sekali kerdja. Djika demikijan masing masing president berganti-ganti doedoeq di landraad.

Akan tetapi kadang kadang djoega satoe president sehadja ditetapkan bagi doewa atawa lebih banjaq landraad.

Maka jang ada leden dalam landraad, ijaitoe regent dan lain priaji priaji anaq boemi, baik jang lagi makan gadji pada gouvernement baik jang soedah lepas dari djabatannja, jang soedah ditetapkan oleh Gouverneur-Generaal. Berapa leden hendaq ditetapkan bagi tijap landraad, itoe tijada di- atoer dengan rechterlijke organisatie, tetapi bijasa tijada ada koerang dari ampat. Lain dari pada voorzitter sedikit se- dikitnja. haroes doedoeq doewa leden, dan leden itoe toeroet memoetoeskan perkara.

Maka koolddjaksa, djaksa atawa adjunktnja tijada toeroet memoetoeskan perkara, melainkan dija ada ambtenaar van het openbaar ministerie (wakil negeri) pada landraad. Karena demikijan, djika negeri mendawa orang di rnoeka landraad, dija jang mendjalankan dawa itoe dan lain dari pada itoe, dalam samoewa perkara jang hendaq dipoetoeskan oleh landraad, dija memberi advies kepada hakim hakim.

Maka penghoeloe djoega memberi advies sehadja kepada landraad, pertama-tama tentang sjara dan hadat jang hen- daq ditoeroet.

Akan tetapi, djika si terdawa atawa sakitan memakai agama serani, toeroet staatsblad 1891 No. 230 penghoeloe

Roekoen-roekoeü Hoekoem deel 1 2

(30)

tijada doedoeq dalam landraad. Dan lagi Hooggerechtshof di Betawi soedah menimbang bahwa, kalau orang tjina terdawa di moeka landraad, pengkoeloe djoega tijada perloe toeroet doedoeq dalam madjlis. Tetapi dalam hal ini sa- lamanja toeroet doedoeq di landraad satoe atawa doewa kepala tjina, atawa kalau tijada ada kepala tjina satoe atawa doewa orang tjina jang baiq, jang ditetapkan oleh president landraad, akan djadi adviseur.

Maka griffier ada penoelis .landraad. Djika landraad terkoempoel, griffier hendaq mengarang soer&t proces-verbaal, ijaitoe soerat tjeritera dari apa djadi dalam madjlis itoe.

Lain dari pada itoe, dija poenja kerdja pada landraad ada roe- pa roepa lagi, saperti ditetapkan dengan lnlandsch Reglement.

Maka griffier itoe ada satoe pegawai belanda, jangdidja- dikan oleh Gouverneur-Generaal bagi satoe atawa lebih banjaq landraad. Hanja di Bawean tijada ada pegawai jang de- mikijan, melainkan pekerdjahan dija diserahkan oleh resident Soerabaja kepada satoe pegawai jang soedah memegang lain pekerdjahan, bijasa satoe djoeroetoelis di kantor assistent-resident.

Maka griffier landraad ditoeloeng dalam pekerdjahannja oleh satoe atawa beberapa djoeroetoelis, jang dija sendiri boleh angkat tetapi dengan qaboel president landraad.

Akan bajar orang ini tijap tijap boelan president menarima oewaDg negeri, banjaqnja saperti soedah ditetapkan oleh directeur van justitie.

Kadang kadang djika ada banjaq kerdja pada landraad, maka landraad sendiri boleh mengangkat satoe djoeroetoelis akan ganti griffier dalam segala pekerdjahan jang oendangoen- dang menjerahkan kepada dija. Maka djoeroetoelis jang de- mikijan dinamai „buitengewoon substituut-griffier." Maka atas ini hendaq diminta qaboel dari directeur van Justitie. Maka substituut-griffier itoe dibajar dengan oewang jang soedah disadijakan bagi djoeroetoelis landraad; negeri tijada kena tambah belandjanja dari itoe. Maka dari sebab itoe,

(31)

substituut-griffier jang demikijan dinamai : buitengewoon substituut-griffier buiten bezwaar van den lande."

Sjabdan. Maka tentang perkara perkara jang dipoe- toeskan oleh landraad, kita boleh berkata pendeq sehadja'

Bagi anaq boemi landraad ada hakim jang sahari-hari, hakim jang bijasa (dagelijksche rechter) baik dalam burgerlijke zaken baik dalam strafzaken. Artinja bahwa segala dawa atas anaq boemi, jang tijada diketjoewalikan dengan oendang oendang, akan pertama kali dipoetoeskan oleh landraad.

Bagi orang jang disamakan dengan anaq boemi di poelau Djawa dan Mendoera, maka landraad ada hakim jang sahari-hari dalam perkara perkara siqsa sehadja. Dalam burgerlijke zaken orang itoe dihoekoem oleh landraad hanja djika ada selisih tentang erfrecht atawa familierecht jang haroes dipoetoeskan toeroet dija poenja sjara dan hadat, diketjoewalikan lagi djika raad agama hendaq memoetoeskan perkara itoe,

Maka burgerlijke zaken jang akan pertama kali soedah dipoetoeskan oleh landraad, djika harga dawa ada lebih dari / 500, atas permintaan orang jang kalah boleh dipe- riqsa dan dipoetoeskan lagi satoe kali oleh raad van justitie.

Pemeriqsaän jang kadoewa itoe namanja hooger beroep atawa appèl.

Maka perkara perkara siqsa jang akan pertama kali dipoetoeskan oleh landraad ada doewa roepa: overtredingen (pelanggaran) dan misdrijven (kadjahatan). Overtredingen, saperti nanti maoe diterangkan dengan lebih pandjang, ada kasalahan jang ketjil, jang salamanja tijada boleh disiqsakan lebih berat dari pada dengan kerdja paqsa loewar rantai.

Misdrijven ada kasalahan jang lebih besar, jang kadang kadang disiqsakan dengan berat sekali.

Maka overtredingen, jang akan pertama kali soedah di- hoekoem oleh landraad, atas permintaan sakitan atawa djaksa boleh diperiqsa dan dihoekoem lagi satoe kali oleh raad van justitie, djika pelanggaran itoe boleh disiqsakan

(32)

dengan denda lebih dari / 500 atawa dengan siqsa lebih berat dari pada denda atawa dengan rampas barang. Itoe pemeriqsaän jang kadoewa namanja hooger beroep atawa appèl. Overtredingen jaog lebih ketjil tijada boleh kena appèl.

Maka dalam perkara-perkara kadjahatan, jang pertama kali soedah dihoekoem oleh landraad, bijasa boleh djoega ada pe- meriqsaän beharoe oleh hakim jang lebih tinggi. Tetapi dalam perkara-perkara ini pemeriqsaän jang kadoewa ada lain dari pada dalam perkara-perkara pelanggaran, didjalankan oleh lain hakim dan memakai lain nama. Adapoen dalam perkara kadjahatan itoe pemeriqsaän jang beharoe namanja revisie dan didjalankan oleh Hooggerechtshof van Nederlandsch-lndiè (Hof Besar di Betawi.)

Revisie itoe boleh diminta oleh sakitan atawa oleh djaksa, tetapi tijada boleh diminta, djika landraad soedah mele- paskan sakitan dari sebab salahnja tijada terang.

Lain dari pada rechter in eersten aanleg (hakim jang pertama), landraad ada djoega rechter in hooger beroep (hakim jang kadoewa). Karena, saperti soedah dikatakan diatas, landraad boleh memoetoeskan akan kadoewa kali perkara perkara jang pertama kali soedah dipoetoeskan olah raad kaboepaten dalam afdeeling di mana landraad itoe.

Sjahdan. Maka tentang dairah koewasa landraad, kita haroes ingat bahwa burgerlijke zahen landraad boleh me- meriqsa sehadja, djika si terdawa beroemah atawa tinggal dalam afdeeling, di mana landraad itoe doedoeq. Tetapi dairah koewasa landraad Bekasi memang dalam batas district sehadja. Dan strafzaken landraad bijasa boleh memeriqsa sehadja, djika kasalahan diperboewat dalam afdeeling, dimana landraad doedoeq. Tetapi landraad dalam afdeeling di mana sakitan tinggal atawa ditangkap boleh djoega menghoekoem dija, djika kabaüjakan saqsi saqsi tinggal lebih dekat landraad ini dari pada landraad dalam afdeeling, di mana kasalahan soedah diperboewat.

Djika sakitan didawa dengan kasalahan lebih dari satoe,

(33)

jang soedah diperboewat dalam dairah doewa landraad ata- wa lebih, dari sebab saboleh-boleh-nja samoewa kasalaban itoe haroes diperiqsa dan dipoetoeskan sama sekali, maka tijap tijap landraad itoe, pertama-tama landraad dalam afdeeling di mana saki tan ditaban atawa beroemah, poenja koewasa akan memoetoeskan samoewa kasalaban itoe. Tetapi djika samoewa perkara itoe soedab dipoetoeskan oleb satoe land- raad, lain landraad memang tijada boleb memoetoeskan itoe perkara lagi.

No. 5 RECHTBANK VAN OMGANG.

Maka di tanab Djawa dan Mendoera di mana ada landraad, pada masa ini ada rechtbank van omgang (raad sambang, raad koeliling) djoega. Jang dj adi kepala raad sambang, ijaitoe pre- sident landraad. Bersama dengan dijaadabakim dalam madjlis raad sambang beberapa priaji jang besar dan pandai sekali („de voornaamste en bekwaamste inlandsche hoofden" katafatsal 100 Eecbt. Org,) jaDg ditetapkan oleh Gouverneur-Gene- raal. Berapa banjaq priaji itoe tijada ditentoekan dengan Rechterlijke Organisatie. Tetapi sedikit sedikitnja hendaq ada ampat leden, sebab toeroet fatsal 101 Recht. Org. raad sambang tijada boleh doedoeq, kalau tijada ada ampat le- den, lain dari pada president.

Maka pada masa dahoeloe dalam tijap-tijap residentie di tanah Djawa dan Mendoera tjoema ada satoe raad sambang, jang doedoeq pada tempat jang ditetapkan oleh resident, dan bagi samoewa raad sambang itoe hanja ada ampat kepala, jang masing masing mengapaki beberapa raad sambang. Djadi masing masing dari ampat kepala itoe berdjalan koeliling akan mengapaki madjlis jang ada behagijan dija. Maka dari sebab ini, k e p a k itoe dinamai „omgaand rechter"" dan madjlis itoe dinamai „omgaand gerecht."

Akan tetapi sekarang itoe hakim-hakim tijada „sambang"

lagi, nama „raad sambang" sehadja jang tinggal.

Di Bawean, karena k a p a k landraad disana boekan alim

(34)

hoekoein, jang ada kepala raad sambang disana, ijaitoe president landraad Soerabaja.

Maka lain dari pada president dan leden doedoeq dalam raad sambang hoofddjaksa atawa djaksa atawa adjunktnja, hoofd- penglioeloe atawa penghoeloe atawa wakilnja, kadang ka- dang satoe adviseur tjina dan lagi satoe griffier. Jang mendjabat pekerdjaban griffier pada raad sambang ijaitoe griffier landraad. Pada raad sambang di Bawean griffier landraad Soerabaja. Maka pekerdjaban samoewa pegawai itoe ada saperti pada landraad.

Sjahdan. Maka perkara perkara jang dipoetoeskan oleh raad sambang ada strafzaken sehadja, ijaitoe kadjabatan jang diperboewat oleb aiiaq boemi atawa orang jang disa- makan dengan anaq boemi, burgerlijke zaken salamanja tijada. Adapoen raad sambang menghoekoem akan per- tama kali:

1°. samoewa kadjabatan jang toeroet Ini. Swb. boleh di- siqsakan dengan siqsa mati atawa dengan siqsa jang dekat siqsa mati.

Maka jang namanja „siqsa dekat siqsa mati" [straf naast die des doods) ijaitoe : kerdja paqsa dalam rantai dari 5—20 tahoen. Maka itoe siqsa dinamai bagitoe, sebab dalam Ini- Swb. ditetapkan beberapa siqsa, jang diatoer toeroet be- ratnja. Jang berat sekali ada siqsa mati ; dengan ini di- siqsakan kadjabatan jang besar sekali. Lantas toeroet siq- sa kerdja paqsa dalam rantai dari 5—20 tahoen.

2°. pelawanan kepada pemerintah jang oemoem dengan meloekakan orang (gewelddadig verzet tegen het openbaar ge- zag, bloedslorting of kwetsing te weeg gebracht hebbende), jang dihoekoem toeroet fatsal 165 Inl. Swb.

3°. penganijajaan (knevelarif) dan pelangkahan koewasa (misbruik van gezag), djika diperboewat oleh priaji anaq boemi dibawah pangkat wedono.

Djika wedono atawa lain priaji jang sama tinggi atawa lebih tinggi pangkatnja didawa dengan kadjahatan ini, maka

(35)

perkara datang di moeka hakim belanda, ijaitoe raad van justitie, toeroet staatsblad 1867 No. 10. (1)

Maka raad sambang salamanja ada hakim jang pertama, tijada pernah ada hakim jang kadoewa.

Maka dalam perkara-perkara jang soedah dipoetoeskan oleh raad gambang, boleh diminta revisie oleh sakitan atawa oleh djaksa, melainkan djika sakitan soedah dilepaskan oleh raad sambang dari sebab tijada terang dija salah. Revisie itoe dilakoekan oleh Hof Besar di Betawi.

Maka apa ditetapkan tentang dairah koewasa landraad, terpakai djoega tentang dairah koewasa raad sambang.

No 6 RESIDENTIEGEBECHT.

Maka residentiegerecht sabetoelnja ada satoe hakim belanda, sebab pertama-tama hakim itoe ditetapkan akan meng- hoekoem orang belanda dan erang jang disamakan dengan orang belanda. Adapoen toeroet rechterlijke organisatie residen- tiegerecht memoetoeskan kaselisihan tentang oetang pioetang oewang atawa barang-barang jang terbawa (2) jang harganja tijada lebih dari pada f 200, djika si terdawa ada orang europa atawa jang disamakan dengan orang europa dan si pen- dawa ada anaq boemi atawa orang jang disamakan dengan anaq boemi, dan menghoekoem pelanggaran jang diperboe- wat oleh orang europa atawa jang disamakan dengan orang eu- ropa, jang boleh disiqsakan tijada lebih berat dari pada den- gan 8 hari pendjara atawa f 100 denda, dengan atawa tij ada dengan rampas barang.

Tetapi lain dari pada atas orang europa dan orang jang di- samakan dengan orang europa residentiegerecht yoenfa koewasa

(1) Djadi djika perkara diboeka satelah wedono dan sabagainja soedah mendapat lepas, perkara tijada di hawa di moeka raad van justitie, melainkan di moeka ha- kim bijasa, ijaitoe landraad. Arrest Hof van 28 Juni 1B94 in T. Dl. 62, biz. 351.

(2) „Barang barang jang terbawa" {roerende goederen), ijaitoe samoewa barang jang boekan tanah atawa barang jang bersaugkoet pada tanah, seperti roemah, pohon. Ini dikatakan »barang barang jang trjadaterbawa" {onroerendegoederen).

(36)

hoekoem djoega atas anaq boemi dan orang jang disamakan dengan anaq boemi.

Adapoen residentiegerecht memoetoeskan djoega burgelijke zaken jang terseboet diatas sekalipoen si terdawa ada anaq boemi atawa orang jang disamakan dengan anaq boemi, djika dalam perkara itoe si terdawa hendaq toeroet hoekoem belanda, baik dari sebab soedah ditetapkan demikijan dengan oendang oendang (1) baik dari sebab si terdawa dahoeloe soedah berdjandji demikijan; fatsal 9 Ov. Bep. fatsal 124Becht.

Org. Maka perdjandjian jang demikijan toeroet fatsal 13 Alg. Bep. hanja boleh djadi dengan soerat dan namanja:

»onderwerping aan de europeesche wetgeving.'''

Dan lagi pada tahoen 1867 dengan staatsblad No. 10 soedah ditetapkan bahwa hendaq dipoetoeskan oleh hakim- hakim jang soedah ditetapkan bagi orang europa dan orang jang disamakan dengan orang europa segala dawa siqsa atas :

1° radja dan pangeran (vorsten), pateh radja, regent dan onderregent; samoewa jang tijada mendjabat perkerdjahan lagi dan itoe radja dan pangeran djoega kalau belom tahoe mendjabat pemerintahan sama sekali.

2° bininja orang orang jang terseboet tadi dan sanaq- saoedaranja sampai graad (poepoe) kaämpat. (2)

3" pateh, wedono dan lain priaji priaji anaq boemi jang tijada dibawah pangkat wedono, ondereollecteur, penghoeloe besar, penghoeloe landraad, djaksa besar atawa djaksa atawa adjunktnja, lid landraad atawa lid raad sambang, samoewa salama sehadja marika itoe mendjabat pekerdjahannja.

(1) Oepama : dawa atas orang timoer asing jang terbit dari burgerlijk wet- boek atawa wetboek van koophandel, dawa atas anaq boemi jang terbit dari atoe- ran burgerlijk wetboek tentang baq dan kawadjiban antara toewan dan kawan.

(2) „Zoo wettige als onwettige" zegt bet staatsblad. Daarmede zal wel be- doeld zijn, dat bet geen versebil maakt of de relatie bestaat in of ontstaan is uit een huwelijk met een zoogenaamde eerste vrouw (nadmi) of met eene zoogenaamde bijzit (goendrik).

Beide huwelijken zijn echter volgens den Koran volkomen wettig. Zie van den Berg t . a . p . blz. 14.

(37)

Djadi, pelanggaran jang soedah terseboet di atas, jang, kalau diperboewat oleh orang europa boleh disiqsakan tijada lebih berat dari pada: pendjara 8 hari atawa ƒ 100 denda, dengan atawa tijada dengan rampas barang, dihoe- koem djoega oleh residentiegèrecht, djika diperboewat oleh orang jang berasal atawa berpangkat jang terseboet tadi.

Maka residentiegèrecht salamanja ada rechter in eerste instantie (hakim jang pertama) sehadja.

Burgerlijke zaken jang soedah dipoetoeskan oleh residentie- gerecht atas permintaan orang jang kalah boleh diperiqsa dan dipoetoeskan lagi satoe kali oleh raad van justitie,

djika harga dawa ada lebih dari pada f 50.

Overtredingen jang soedah dihoekoem oleh residentiegèrecht atas permintaan sakitan atawa ambtenaar van het openbaar ministerie boleh diperiqsa dan dipoetoeskan satoe kali lagi oleh raad van justitie, djika pelanggaran itoe boleh disiqsakan dengan denda lebih dari / 25 atawa dengan lain siqsa jang lebih berat dari pada denda atawa dengan rampas barang.

Sjahdan, Maka residentiegèrecht pada masa dahoeloe terdapat di iboe residentie sehadja dan resident ada hakim dalam madjlis itoe Maka dari sebab itoe namanja resi- dentiegerecht.

Akan tetapi pada masa ini residentiegerecht terdapat di tanah Djawa dan Mendoera di tijap tijap tempat di mana ada landraad dan hakim dalam madjlis itoe ada president landraad, jang diserahi koewasa residentier echter. Hanja di Bawean resident Soerabaja lagi ada r esidenlier echter.

Lain dari pada president landraad atawa resident jang ada hakim, doedoeq lagi dalam residentiegèrecht satoe griffier dan satoe ambtenaar van het openbaar ministerie, ijaitce satoe pegawai jang mendjalankan dawa negeri atas sakitan dalam perkara perkara pelanggaran jang hendaq diperiqsa oleh residentiegèrecht.

Maka griffier dan ambtenaar van het openbaar ministerie

(38)

ditetapkan oleh resident. Bijasa pekerdjahan doewa pegawai itoe diberi kepada satoe pegawai sehadja dan bijasa diberi kepada griffier landraad (staatsblad 1866 N0. 162.)

Djika anaq boemi islam dalam perkara siqsa didawa di moeka residenliegerecht, hendaq doedoeq djoega dalam madjlis itoe satoe penghoeloe akan memberi advies.

Maka dairah koewasa residentiegerecht ada sampai batas afdeeling sehadja (di Bekasi sampai batas district).

No. 7 RAAD VAN JUSTITIE.

Maka, sabagaimana soedah dikatakan di atas, di tanah Djawa ada raden van justitie tiga : satoe di Betawi, satoe di Semarang dan satoe di Soerabaja.

Jang doedoeq dalem madjlis raad van j uslitie: satoe kepala atawa president (di Betawi dan di Samarang ada lagi satoe wakil kepala atawa vice-president,) beberapa leden (di Betawi 6, di Samarang 5, di Soerabaja 4), satoe officier van justitie akan mendjabat pekerdjahan openbaar ministerie

dengan wakilnja jmg na,ma.n)a, substituut-officier, satoe griffier dengan wakilnja jang namanja substituut-griffier (di Betawi dan di Samarang ada doewa substituut griffier).

Samoewa orang itoe ada orang belanda, jang soedah men- dapat pangkat „meester in de rechten" atawa „meester in de rechtswetenschap.'''

Maka akan memeriqsa dan memoetoeskan perkara sala- manja sedikit sedikitnja haroes doedoeq president a'awa vice-president dengan doewa leden. Kalau tijada ada sampai banjaq leden, maka griffier boleh doedoeq saperti lid.

Maka raad van justitie ini sabetoelnja ada hakirn belanda.

Adapoen bagi orang europa dan orang jang disamakan dengan orang europa raad van justitie ada hakim jang sahari- hari baik dalam burgerlijke zaken baik dalam strafzaken, artinja hakim jang bijasa, hakim jang memoetoeskan samoewa perkara perkara, diketjoewalikan jang toeroet oendang oendang haroes dipoetoeskan oleh lain hakim.

(39)

Tetapi lain dari pada itoe raad van justitie kadang kadang rnenghcekoem djoega anaq boemi dan orang jang disamakan dengan anaq boemi.

Adapoen raad van justitie memoetoeskan akan kadoewa kali burgerlijke zaken dan overtredingen, jang akan pertama kali soedah dipoetoeskan oleh landraad dan oleh residentiege- reeht, djika soedah diminta appèl dalam perkara perkara itoe.

Dan raad van justitie memoetoeskan lagi akan pertama kali- 1° samoewa burgerlijke zaken dimana si terdawa ada anaq boemi atawa orang jang disamakan dengan anaq boemi, djika si terdawa dalam perkara itoe haroes toeroet hoekoem belanda, baik dari sebab soedah ditetapkan demikijan de- ngan oendang oendang, baik dari sebab si terdawa dahoeloe soedah berdjandji demikijan, melainkan djika perkara itoe masoeq koewasa residenticgerechl ; fatsal 124 Recht. Org- dan fatsal 9 Ov. Bep. Lihat moeka soerat 24.

2° samoewa kaselisihan tentang „zee- en str and-vonden"

(tawanan karang) dan tentang „prijs en buit" (rampasan dan djarahan), dengan tijada perdoeli bangsa si terdawa.

3° samoewa kasalahan ini: „zecroof" (rompakan), „sla- venhandel" (djoewal beli orang) „misdrijven aangaande prijs en buit" (kadjahatan tentang rampasan dan djarahan),

„drukpersover(redingen'' (kasalahan jang diperboewat dengan apitan tjitaq) dan „overtredingen bij aanvaring" (kasalahan tentang tempoeh kapal kapal), samoewa dengan tijada perdoeli bangsa sakitan.

4° samoewa kasalahan jang terseboet dalam fatsal 318—326 Ini. Swb. Maka kasalahan ini boleh diperboewat oleh orang timoer asing sehadja, tijada oleh anaq boemi betoel.

5° samoewa burgerlijke zaken dan strafzaken, baik besar baiq ketjil, djika si terdawa atawa sakitan ada radja, pateh radja, regent atawa onder-regent, jang lagi inendjabat pekerdjahannja.

6° samoewa strafzaken, djika sakitan ada orang berasal atawa berpangkat jang terseboet di atas (moeka soerat 24),

(40)

melainkan djika perkara hendaq dipoetoeskan oleh residen- tiegerecht.

Maka atoeran bahwa anaq boemi jang berpangkat atawa berasal tinggi sekali hendaq dihoekoern kadang kadang dalam samoewa perkara oleh raad van. justitie kadang kadang dalam perkara siqsa sehadja oleh hakim belanda, ditetapkan dengan staatsblad 1867 No. 10. Dengan staatsblad itoe di- tetapkan djoega bahwa dawa atas radja, pateh radja, regent atawa onder-regent, jang lagi mendjabat pekerdjahannja, tijada boleh diboeka kalau tijada dengan idzin dahoeloe dari Gouver- neur-Generaal. Itoe idzin diminta dalam burgerlijke zaken oleh si pendawa, dalam strafzaken oleh officier van justitie.

Maka dairah koewasa hoekoem raad van justitie tiga jang terseboet diatas ada bagini:

Raad van justitie di Betawi poenja koewasa atas resi- dentie Betawi, Bantan, Krawang, Preanger-Kegentschappen dan Tjirebon. Djadi : akan kadoewa kali raad van justitie di Betawi memeriqsa perkara perkara jang soedah dipoe- toeskan oleh landraden atawa residentiegerechten dalam djadja- han djadjahan itoe sehadja. Dan akan pertama kali raad van justitie bijasa memoetoeskan burgerlijke zaken, hanja djika si terdawa tiuggal dalam salah satoe residentie-residentie itoe, dan kasalahan hanja jang diperboewat dalam salah satoe residentie-residentie itoe.

Maka raad van justitie di Samarang poenja koewasa hoekoem atas residentie Samarang, Tegal, Pekalongan, Banjoemas, Bagelen, Kedoe, Djokjakarta, Soerakarta, Djapara, Rembang dan Madioen.

Dan raad van justitie di Soerabaja poenja koewasa hoekoem atas residentie Soerabaja, Mendoera, Kediri, Pasoeroean,

Probolinggo dan Besoeki.

Sjahdan. Burgerlijke zakm jang pertama kali soedah dipoetoeskan oleh raad van justitie, boleh diperiqsa dan dipoe- toeskan lagi atas permintaan orang jang kalah oleh Hoog- gerechtshof van Nederlandsch lndie (Hof Besar di Betawi), dji-

(41)

ka harga dawa ada lebih dari f 500. Maka pemeriqsaän beharoe itoe namanja hooger beroep atawa appèl.

Maka overtredingen jang pertama kali soedah diperiqsa dan dipoetoeskan oleh raad van justitie boleh diperiqsa dan dipoetoeskan lagi atas permintaan sakitan atawa officier van justitie oleh Hof Besar di Betawi, djika pelanggaran itoe boleh disiqsakan dengan denda lebih dari f500 atawa dengan lain siqsa lebih berat dari pada denda atawa den- gan rampas barang. Maka pemeriqsaän beharoe itoe na- maDJa hooger beroep atawa appèl.

Maka misdrijven jang pertama kali soedah diperiqsa dan dipoetoeskan oleh raad van justitie, boleh diperiqsa dan di- poetoeskan lagi satoe kali oleh Hof Besar di Betawi, atas permintaan sakitan atawa officier van justitie, melainkan djika sakitan soedah dilepaskan oleh raad van justitie dari sebab salahnja koerang terang. Maka pemeriqsaän beha- roe itoe kadang kadang namanja hooger beroep atawa appèl, kadang kadang namaja revisie.

Maka apabila namanja hooger beroep atawa appèl dan apabila namanja revisie, itoe bergantoeng kepada ini:

bagaimana perkara soedah diperiqsa di moeka raad van justitie.

Itoe pemeriqsaän di moeka raad van justitie ada doewa roepa. Adapoen kadjahatan jang berat sekali, ijaitoe jang boleh disiqsakan (djika sakitan ada orang europa atawa orang jang disamakan dengan orang europa) dengan siqsa mati, pendjara berat {tnchthuisslraf), boewang kaloewar ta- nah Hindi-belanda, atawa (djika sakitan ada anaq boemi atawa orang jang disamakan dengan anaq boemi) dengan siqsa mati atawa kerdja paqsa dalam rantai, soepaja dipe- riqsa dengan betoel sekali salamanja lebih dahoeloe dari da- tang di moeka madjlis diperiqsa dahoeloe oleh satoe lid sendiri jang namanja rechter-commissaris dan dengan lihat soe- rat pemeriqsaän itoe raad van justitie menimbang apa ada sam- pai keterangan akan membawa sakitan di moeka madjlis

(42)

hakim, djangaii saboleh-bolehnja sakitan kena maloe dan roegi dengan tijada sebab.

Dalam perkara perkara kadjabatan jang lebib ringan, ijaitoe jang boleb disiqsakan sehadja (djika sakitan ada orang europa atawa orang jang disamakan dengan orang europa) dengan pendjara ringan (gevangenisstraf) atawa (djika sakitan ada anaq boemi atawa orang jang disamakan dengan anaq boemi) dengan kerdja paqsa loewar rantai, doewa doewa dengan atawa tijada dengan denda, petjat haq (ontzetting van rechten) atawa rampas barang, maka itoe pemeriqsaän oleh rechter-commissaris tijada salamanja djadi, melainkan djadi se- hadja djika diminta oleh officier van justitie atawa oleh saki- tan sendiri, dari sebab banjaq kali pemeriqsaän dalam per- kara perkara itoe ada gampang sekali dan perkara bagitoe ketjil, sampai tijada perdoeli apa teroes dibawa di moeka raad van justitie.

Maka pemeriqsaän jang daboeloe itoe oleh rechter-commis- saris namanja dengan behasa belanda: voorloopige instructie.

Maka dalam perkara perkara kadjahatan, jang soedah dipoetoeskan oleh raad van justitie dengan pakai voorloopige instructie, pemeriqsaän baharoe oleh Hof Besar di Betawi namanja revisie dan dalam perkara perkara kadjahatan jang soedah dipoetoeskan oleh raad van justitie dengan tijada pakai voorloopige instructie, pemeriqsaän beharoe di moeka Hof Besar namanja hooger beroep atawa appèl.

No 8 HOOGGERECHTSHOF VAN NEDER- LANDSCH-INDIË.

Maka Hooggerechtshof van Nederlandsch-lndië ada satoe madjlis hakim jang berdoedoeq di Weltevreden.

Jang doedoeq dalam madjlis itoe:

1 president, 3 vice-presidenlen,

11 raadsheeren (sakoetoe sakoetoe),

(43)

i procureur-generaal (ambtenaar van hel openbaar-ministerie), 3 advocaten-generaal (wakil procureur-generaal),

1 griffier,

3 substituut-griffiers.

Maka samoewa orang ini ada orang belanda, jang soedak mendapat pangkat meester in de rechten atawa meesier in de rechtswetenschap (alini hoekoem),

Maka president ditetapkan oleh Radja belanda sendiri; lain toewan toewan : vice-prcsidenten, raadshecren, procureur- generaal, advocaten-generaal, griffier dan substituut griffiers, ditetapkan oleh Gouverneur-Generaal.

Maka president, vice-president dan raadshecren tjoema boleh dilepaskan atawa dengan permintaännja sendiri atawa dari sebab jang dikatakan dalam regecringsreglemenl.

Jang memberi lepas itoe : kepada president salamanja Radja belanda ; kepada vice-f residenten dan raadshecren, djika dengan permintaännja sendiri: Gouverneur-Generaal, djika dari lain sebab : Radja belanda.

Djika Hof Besar doedoeq akan memoetoeskan perkara perkara, bijasa tijada samoewa 11 raadshecren toeroet doe- doeq. Akan memoetoeskan burgerlijke zaken bijasa hendaq doedoeq lima orang (ampat raadsheercn dengan president atawa satoe vice-president) dan akan memoetoeskan strafzaken bijasa hendaq doedoeq tiga atawa ampat orang.

Kapoetoesan Hooggerechtshof, baik dalam burgerlijke zaken baik dalam strafzaken, dinamai arreslen.

Maka procureur-generaal dan advocaten-generaal mendjabat pekerdjahan openbaar ministerie. Pekerdjaliannja pada Hof Besar ada sama roepa dengan pekerdjahan officier van justitie dan substituut-officier van justitie pada raad van justitie: per- tama-tama mendjalankan dawa negeri.

Maka pekerdjahan griffier dan substituut-griffier pada Hof Besar ada djoega sama roepa dengan pekerdjahan griffier dan substituut-griffier pada raad van justitie.

Djika dalam Hof Besar ada ko erang raadsheer en, griffier

(44)

boleh doedoeq saperti raadsheer akan memoetoeskan perka- ra perkara.

Ada lagi pada Hof Besar dan djoega pada raden van justitie dan pada kabanjakan landraden dan rechtbanken van omgang satoe atawa lebih banjaq pegawai jang namanja deurwaarder.

Ini pegawai ada soeroeban dalam perkara perkara jang diperiqsa di moeka madjlis. Djika orang hendaq dipanggil di moeka madjlis, djika hendaq dichabarkan apa apa oleh satoe pehaq kepada lain pehaq, maka deurwaarder memanggil

orang atawa membawa chabar i toe.

Maka ini bijasa diperboewat oleh deurwaarder dengan meninggalkan soerat (jang namanja exploit) kepada orang jang dipanggil atawa diberikan tahoe apa apa. Dan dari perboewatan itoe deurwaarder bijasa mengarang satoe soerat katerangan, jang namanja relaas.

Deurwaarder itoe pada Hof Besar dan pada raden van justitie bijasa ditetapkan oleh Gouverneur-Generaal, pada landraden, rechtbanken van omgang dan residenliegerechlen oleh direc- teur van justitie (staatsblad 1895 No. 204).

Djika pada satoe landraad atawa raad sambang tijada ditetapkan satoe pegawai jang demikijan, maka pekerdjakan dija dilakoekan oleh satoe kepala politie atawa oleh satoe orang baik baik jang dipilih oleh president madilis.

Sjahdan. Hooggerechtshof van Nederlandsch-lndië mem- poenjai koewasa hoekoem tijada atas poelau Djawa dan Mendoera sehadja, melainkan atas antero tanah Hindi- belanda.

Maka sabetoelnja Hooggerechtshof ada satoe hakim beland^.

Adapoen pertama-tama Hof Besar bijasa memoetoeskan in eersten aanleg burgerlijke zaken, djika si terdawa ada Gouverneur-Generaal atawa regeering Hindi-belanda dan kasalahan jang diperboewat oleh pegawai pegawai be- landa jang terseboet dalam fatsal 165 Eecht. Org. Tetapi Hof Besar menghoekoem djoega anaq boemi dan orang jang disamakan dengan anaq boemi.

Afbeelding

Updating...

Referenties

Gerelateerde onderwerpen :