MICROFORM: SHELF SIGNATUUR

52  Download (0)

Full text

(1)

SIGNATUUR MICROVORM

BIBLIOGRAFISCH VERSLAG : BIBLIOGRAPHIC RECORD:

MOEDERNEGATIEF OPSLAGNUMMER:

I MM69C-t0

0 3C>C\

MASTER NEGATIVE STORAGE NUMBER: . .J KITLVlRoyal Nelherlands In litule of Soulhea I Asianand Caribbean Studles

SHELF NUMBER MICROFORM:

Boekoeljrrila k.pala penjamoen ling drrmawan alawaSatoepertjlnlaln lingIlda broenloeng : soealo.lj.rlla jangbener soedah kedjadlan dl n<grl. lIaU.1 oleh T.e.e.· Oalavla : L1.Tlong Goan, 1922.·5dl.(411p.~; 17.m Slno-Mal.1• llteratuur

DjU.I-5.

AUTEUR(S) T.e.e.

E..mpl..rg<&....ns:

5dLlnI bd.

M SINO 0236 dl 5

Sign. van origln ..l:

Sh. lfnr.or originalropy:

Mhh8832 N

FilmformaatISize offllm : Beeld plaatsingIImageplacement:

Reductie moederfilmIReductionMasterft/m:

Jaar van verfilmingIFilmedin : Verfil md doorbedrijfIFilmed by:

Sign. vanmlerovorm:

Sh. lrnr.or mlrrororm:

M SINO0236dl5

HDP / _ 16I_mm COMIC/IIB

rr :

1 2005 Karmac Microfilm Systems

(2)

I,

J '

.

~

~J;Jj

I

Di terbitken oleh LIE TIONG GOAN- BAT AVIA.

I 9 2 2.

~~~t?f~~ ? ~) V' M . . ~ D&ll . : I

~

l

~

. '

J

I

I '

I . . BOEKOE TJERITA

t

KEPAL PE J OE JA n DEK A

I

ATA.W.A, .

! Satoe Pertjlntaftn jang tida Broentoeng

I

Soeatoe tjerita jang beoer soedah kedjadian di

~ I Negrie ltalie. ~

(?

((V f)\

I

Oleh T.

c. c. .

I

I I

I .

I' I

11

(3)

Boekoe-boekoe ini jang tida dipertandaken .tangan o/eh Penerbit, tida sah adanja.

I

, Batavia, 10 Augustus 1922.

XIX.

(Samboengan. )

Itoe orang bergerak hendak menjerang pada Thosio.

Thosio tjaboet pisonja jang ada menjelip di ia poenja pinggang, dan dengan sabar menoenggoe itoe orang menerdjang padanja.

Tiba tiba orang itoe lompat ka hadepannja Thosio jang djadi moendoer sedikit,koetika orang itoe djoedjoekan pistolnja ka ia poenja moeka.

Dengan roepa jang sabar Thosio tinggal diam, dan mengawasie pada itoe orang.

"Kaoe djangan begerak!" kata itoe orang" ,

"kaloe kaoe sajang djiwamoe."

..Siapatah kaoe ini1" tanja Thosio dengan roepa [ang bertamba sabar. "Apatah kaoe ada satoe pendjahat jang hendak membongkar madjikankoe poenja roemah!"

.Kaoe djangan banjak bitjara! sekarang lekas

~jal an masoek kedalam. Toeroet akoe poenja prentah kaloe kaoe masi sajang djiwamoe."

"Soeda tantoe!" kata Thosio sembari berdjalan Imasoek dan diikoetie oleh itoe orang.

Tempo sampe di roeangan pertama, orang itoe aloe prentah Thosio berdoedoek.

Sebagi djoegaorang jangsetengah mabok Thosio oeroetie apa jang itoe orang prentah padanja.

Kepala penjamoen. 21

I

(4)

XIX, (Samboengan. )

Itoe orang bergerak hendak menjerang pada Thosio.

Thosio tjaboet pisonja jang ada menjelip di ia poenja pinggang, dan dengan sabar menoenggo e itoe orang menerdjang padanja.

Tiba tiba orang itoe lompat ka hadepannja Thosio [ang djadi moendoer sedikit, koetika orang itoe djoedjoekan pistolnja ka ia poenja moeka.

Dengan roepa jang sabar Thosio tinggal diam, dan mengawasie pada itoe orang.

"Kaoe djangan begerak l" kata itoe orang,., .kaloe kaoe sajang djiwamoe."

..Siapatah kaoe ini?"tanja Thosio dengan roepa jang bertamba sabar. "Apatah kaoe ada satoe pendjahat jang hendak membongkar madjikankoe poenja roernah l"

.Kaoe djangan banjak bitjara! sekarang lekas djalan masoek kedalam. Toeroet akoe poenja prentah kaloe kaoe masi sajang djiwamoe."

"Soeda tantoe l" kata Thosio sembari berdjalan masoek dan diikoetie oleh itoe brang.

Tempo sampe di roeangan pertama, orangitoe laloe prentah Thosio berdoedoek.

Sebagi djoega orang jangsetengah mabok Thosio toeroetie apa jang itoe orang prentah padanja.

Boekoe-boekoe ini jang tida dipertandaken ,tangim oleh Penerbit, tida sah adanja.

I

, Batavia, 10 Augustus 1922,

"

Kepala penjamoen. 21 hERHALING VAN

BEELD DUPUCATE IMAGE

(5)

I

- 322 -

"Siapatah kaoe poenja madjikan?" kata orang itoe pada Thosio jang soeda berdoedoek di hadapannja itoe orang.

..Toean GhetoI" saoet Thosio dengan sabar.

"Kaoe djoesta I Thosio menjengir.

"Kaloe kaoe rasa akoe berdjoesta, ja; soeda sadja, akoe poen tida nanti berkata poela," ia kata achirnja.

"Kaoe djangan tjoba berdjoesta padakoe, ingat kaoe poenja djiwa adadi akoe poenja tangan!"

"Setoel," kata Thosio.

"Kaloe kaoe taoe begitoe, lekaslah kaoe bilang siapa madjikanmoe?"

"Tadi akoe soeda bilang,bahoewaakoe poenja madjikan itoe ada toean Gheto, apatah kaoe tida denger?"

"Kaoe djangan bikin permaenan padakoe eh, bangsat! akoe nanti boenoe padamoe?"

~Permainan? tida sekali, akoe tida bikin per- mainan, akoe soeda bilang dengan teroes terang padamoe bahoewa akoe poenja madjikan ada toean Gheto apatah kaoe tida denger akoe soeda bilang tadi?"

"Demi Iblis! bebrapa kali akoe soeda bilang djanganlah kaoe tjoba djoestakan padakoe."

"Apa goena akoe misti berdjoesta."

\toe orang djadi sengit.

"Kaoe maoe bilang atawa tida!" ia kata dengan soeara mengantjam.

- 323 -

Thosio tinggal diam sembarie mengawasie itoe . orang jang berbadan tegep dan roepanja ada bertenaga koeat.

"Kaoe maoe bllang atawa tida?"

"TidaI" kata Thosio jang koenjoeng-koenjoeng djadi beringas.

Tempo itoe orang meleng sedikit dengan tjepet ia pegang orang itoe poenja pistol dan pelok lehernja.

!toe orang lantas berontak sahingga ia poenja pistol djadi terlompat..

Doea orang itoe djadi bergoelet.

Clement Francence jang menoenggoe di atas djadi mendongkol tempo soeda liwatsatengahdjam lamanja blon djoega Thosio balik kombali.

"Kemanatah itoe setan soeda pergi?" kata ia dengan roepa tida sabar.

Laloe ia toeroen kebawah, dan koetika ia sampe diroeangan pertarna, ia djadi kaget dapat liat Thosio sedang bergoelet pada satoe orang jang tida terkenal.

Dengen tjepet Clement Francence balik kombali keatas, dan Gheto laloe di panggil.

"Dibawah Thosio sedeng bergoelet, lekaslah kaoe pergi bantoe padanja," kata itoe Kepala penjamoen pada Gheto.

Gheto lantas berlari-lari kabawa dan tempo ia sampe dimana Thosio sedang bergoelet, ia laloe kloearkan sendjata pistol dan djoedjoekan pada itoe orang.

11

(6)

- 324-

"Lepaskan padanja ThosioI" kata Gheto sem- bari mengawasken pada itoe orang jang djadi terprandjat.

"Siapatah kaoe ini? begini malam datang menggoda akoe poenja roemah?" Gheto berkata dengan soeara tadjam.

"Akoe ini ada satoe Politie resia," saoet itoe orang sembari keboet pakeannja jang djadi kotor koetika ia bergoelet pata Thosio.

"Kaoe satoe Potilie resia? tetapi apa kaoe poenja maksoed, soedah masoek dalam roemah koe? dan apatah lantarann]a kaoe bergoelet sama akoe poenja boedjang?"

"Kaoe djangan banjak bitjara, toean,akoe taoe kaoe ada menjimpen satoe Kepala penjamoen bersama satoe nona bangsawanI" °

"Bagitoe? dan silahkanlah kaoe preksa dalam roemahkoe, djika kedapatan apa jang kaoe bilang, akoe trima sala dan toeroet apa kaoe poenja maoe. Akan tetapi djikaloe kaoe tjari tida dapat,I

ingatI akoe pandang kaoe menghina padakoe?"

kata poela Gheto dengan hati mendongkol. ° Itoe Politie resia tida menjaoet.

"Akoe tida mempoenja banjak tempo, ini waktoe boekannja siang hari, kaloe kaoe hendak tjari pada itoe Kepala penjamoen di sini datanglah pada besok pagi, dengan segalasenang hati akoe nanti kasi kaoe menggledah akoe poenja roemah dengan sapoeas poeasnja," kata poela Gheto.

"Baik," kata Hoe Politie resia dengan roepa jang

- 325-

maloe, "besok pagiakoe nanti datang poela disiniI'~

Dengan tida bitjara poela lantas ia berlaloe dari itoe roemah.

Gheto bersama Thosio laloe kasi taoe itoe hal pada Clement Francence jang dengan sabar lantas berkata:

"Sekarang djanganlah kita orang memboeang banjak tempo, hanja kaoe Thosio lekas selakan koeda jang akan terpake."

"Baik," kata Thosio. "Akan tetapi ada soeara apatah itoe jang riboet-riboet dibawah. Demi Iblis! Brangkali . . . ?;( °

Gheto poenja roepa'djadi poetjat.

Oibawah kedengeran soeara riboet-riboet.

"Padamkan lampoe lekas!" kata Gheto achirnja dengan soeara bergoemeter.

"Thosio! lekas kaoe toeroen kebawah danHat apa soeda terdjadi I"

Thosio laloe berlari-lari toeroen kebawah. Dipintoe loear ia berpapasan dengan bebrapa politie resia.

"Ini diaI" kata bebrapa orang sembari mem- boeroe. Thosiojang dengan sabar lantas moendoer.

"Ada apatah hingga soeda bikin riboet di ini roemah?" kata itoe penjamoen sembari mengawasie pada itoe sekawanan Detective.

"Pegang padanja I" kedengeran poela bebrapa orang itoe berkata.

"Baikl" kata Thosio jang dengan sabar laloe bersidakep.

(7)

- 326-

Doea orang datang menghamperie kahadepan- nja itoe penjamoen.

"Apatah disini roemahnja Toean Gheto?" kata doea Detective itoe dengan berbareng. .

"Betoel." kata Thosio. .

"Panggil kaoe poenja madjikan datang kemari."

"Baik," kata poela Thosio jang laloe berdjalan masoek kadalam.

Koetika ia batik kombali bersama dengan Gheto jang roepanja sekarang soeda bertamba sabar.

"Slamat malam, toean!" kata poeta doea Detectives itoe tempo liat pada Gheto.

"Stamat malam 1/1 kata Gheto, "tapiada apatah hingga soeda membikin banjak riboet dalam roemahkoe1"

"Tida lainI toean, kitaorang hendak mengtedah kaoe poenja roemah."

"Adaapatah? hinggaroemahkoe mistidi gledah, Apatah akoe ada simpan barang gelap,brangkati?"

..Betoel, Tida sala, toean: kaoe ada simpan satoe Kepala penjamoen I"

"Satoe kepala penjamoen?" kata poela Gheto,

"Silahkanlah kaoe preksa, dengan senang akoe soeka antar rnasoek."

"ltoelah kita orang harapI" kata poeta berbrapa orang jang dengan kasar lantas brobosan masoek kadalam orang poenja roemah.

Clement Francence tida memboeang banjak tempo,koetika Ghetopergikloeardengan tjepatber- sama Katharina, marika pergi kaistaltempat koeda,

- 327 -

dimana zonder pakekan sela poeta. marika tatoe lompat keatas koeda dan larikan kaloear roemah.

ltoe bebrapa Detectives soeda menrobos kedalam dan koetika marika soeda mengoebek dengan sapoeas poeasnja, tetapie marika itoe tida dapat tjari apa jang marika sedang tjari.

"tni djendela terboeka I" kata sala satoe De- tecitive sembari lompat toeroen kebawah dandi toeroet oleh sekalian kawan-kawanja.

Marika sampe di istal koeda.

"Tantoe marika soeda kaboerI" kata [anglain sembari memboeroe kaloear roemah, jang mana tiba-tiba marika dengar boenjinja koedasedang dilarikan dengan keras.

"Lekasl/l kata jang lain. "ltoediahal diasoeda lari, Iekas l sobat sobat."

Dengan roepa jang sebagi djoega angin tje- patnja kawanan itoe lantas berobatan lari kaloear roemah, dan dengan sekoeat-koeatnja marika laloe pandjangkan kakinja boeat menjoesoel itoe koeda, aken tetapi ia poenja maksoed tida kesam- pean; sebab koeda ada lebi tjepat larinja dari pada manoesia jang melainkan berkaki doea.

Clement Francence larikan koedanja dengan tjepat sekali menoedjoe katoear kota, akan tetapi seblonnja kloear dari dalam kota bebrapa patrouli

menahan padanja.

Clement Francence tida ladenie pada itoe bebra- pa patrouli jang djoega toeroet mengoedakdari blakang.

(8)

- 328-

Pistol laloe di pake menembak dan boenjinja it oe soeda membikin terprandjat pada pendoedoek jang sedang tidoer poeles.

Sabentar poela bebrapa poeloe politie dengan berkoeda soeda menjoesoel pada itoe Kepala penjamoen jang sedang melarikan dirinja.

Katharina bisa sekali naik koeda, akan tetapi koetika ia larikan koedanja dengan tjepat sekali, mendadak ia terlempar dan djato kebawah.

Clement Francence djadi kaget, dengan tjepat ia tahan koedanja, dan angkat pada Katharina jang koetika djato djadi pangsan lantaran kaget.

Clement Francence laloe naikan nona Katharina keatas koedanja sendiri dan sasoedah dengan tetap nona itoe ada di atas koeda baroelah ia sendiri naik djoega ka ko~da terseboet jang lantas di larikan dengan tjepat sekali.

Bebrapa poeloe Politie itoe soeda bisa mem- boeroe ampir dekat pada itoe Kepala penjamoen.

Clement Francence tida djadi bingoeng mas- kipoen ia poenja tanggoengan ada sampe berat, ia tida perdoelikan maskipoen itoe bebrapa politie menembak kepadanja dengan seroe, jang mana soekoer sekali tida mengenahkan kepadanja.

Sedang kedoea dengkoelnja ia pake akan me- nekan peroet koeda, tangannja jang kanan djambak koeda itoe poenja soeri jang di pake sebagi les, dan tangannja jang kere pegang pada ia poenja katjintaan jang sebagi orang mati tida bergerak soeatoe apa.

- 329-

Soeda tiga djam lamanja Politie mengoeber, akan tetapi maksoednja boeat menangkap itoe Kepala penjamoen tinggal sia sia.

Maskipoen maksoednja tida kesampean tochmasi dioega marika oeber itoe Kepala penjamoen jang lantaran koeda jang di toenggangi ada sampebaik soeda ampir tida kliatan poela bajang bajangannja.

Begitoe poenja begitoe anam djam soeda ber- laloe dengan tjepat sekali, Clement Francence soeda tida klihatan poela bagi dipemandangannja itoe kawanan Politie.

Bebrapa poeloe Politie jang mengoeber itoe poen ada menoenggang koeda, akan tetapi dasar Kepala penjamoen itoe blon sampe temponja bisa tertangkap, koedanja masing-masing tida bisa menjoesoel pada koedanja itoe Kepala penjamoen.

Tiba-tiba koetika hendak menikoeng di satoe belokan, Clement Francence djadi terlempar ber- sama ia poenja katjintaan dan dengan lantaran itoelah doea orang itoe terdjato kedalam satoe djoerang jang dalam dan jang lebat dengan poehoen-poehoennan.

Koedanja poen soeda toeroet masoek ka itoe tampat jang berbahaja.

Satoe djam kombali soeda berlaloe itoe beberapa politie soedabisalombain pada ClementFrancence.

* * *

Gheto bermoela djadi sangat koeatir Clement Francence nanti kena tertangkap, akan tetapi

-

(9)

• - 330 -

koetika ia bersama itoe sekawannan politie resia memreksa itoe roemah marika tida dapatkan apa jang di tjari, dari itoe sebablah Gheto djadi merasa heran tertjampoer dengan rasa senang.

Dengan tida memboeang banjak tempo poela ia prentah Thosio lekas berdandan bebrapa boe- djang laloe di prentah selakan doea koeda toenggang.

\toe bebrapa politie jang soeda mengledah roemahnja Gheto· soenggoe bole dibilang ada sakawanan kerbo jang kliwat goblog, marika soeda begitoe riboet dengan gerabag-geroeboeg, tjobalah tempo marika tinggalkan itoe roemah marika lantas bikin pendjagaanterlebi doeloe, jang man a tantoe Gheto tida nanti bisa melarikan diri.

Sahabisnja bikin beres apa jang perloe, Gheto laloe panggil satoe boedjang.

"Kaoe haroes djaga ini roemah dengan baik,"

kata Gheto pada boedjang itoe. "Akoe hendak pergi ka lain tampat boeat samentara-waktoe, djikaloe politie datang tjari padakoe, bilang sadja padanja bahoewa akoe sedang pergi rnelantjong, tida lama nanti datang kombali. Kaoe haroes djaga dengan baik roemah ini, djanganlah kaoe bitjara jang tida kroean di loearan, akoe sendiri ada sampe pertjaja padamoe, dan akoe harap kaoe soeka pegang.kapertjajaankce dengan betoel."

"Hamba haraptoeankoe, tida nantidjadi koeatir,"

kata boedjang itoe. "hamba mengartie dengan baik,apa jang toeankoe bilang."

- 331 -

"Oh I akoe girang sekali kaloe kaoe soeda sampe mengartie," kata poela Gheto.

Kamoedian Thosio datang ka itoe tampat.

"Koeda akoe soeda selahken, dan sendjata poen akoe soeda sadiakan, apatah kita orang misti brangkat sekarang?" kata Thosio.

"Baik," kata Gheto jang bersama dengan Thosio laloe berdjalan kloear.

Diloear roemah soeda tersedia doea koedajang akan terpake.

Sasoedah pake pakeannja dengan sampoerna baroelah Gheto bersama Thosio naik ka atas koeda dan larikan toenggangan itoe menoedjoe kaloear kota.

Sedang Gheto bersama Thosio larikan koedanja dengan keras menoedjoe ka sebla:oetara, adalah • itoe sekawanan politie sedang larikan koedanja mengoebar pada itoe Kepala penjamoen jang boeron.

Diitoe tempat dimana Clement Francence soeda djato, politie tida mengetahoei jangbakal tawanan- nja soeda masoek ka dalam djoerang, oleh kerna tida mengetahoei maka marika teroes larikan koe- danja masing-masing dengan keras sahingga doea tiga djam lamanja, akan tetapi marika tida dapat Iihat poela pada orang jang sedang di oebar.

Dengan sangat mendongkol marika laloe balik kombali kadalam kota.

Marika laloe raportkan itoe hal kepadaKepala politie.

(10)

- 332 -

Kepala politie jang mendengar itoe kabardjadi sangat goesar.

"Kaoe semoeah ada satoe kawanan kerbo jang sangat goblok!" kata Kepala politie itoe dengan goesar.

"Kenapatah kaoe tida maoe toeroet sabagimana Regulus poenja prentah?"

Hoe semoeah politie jang soeda mengoebar dengen dapat banjak kalelahan serta tida berhasil, marika djadi mendongkol poela tempo dapat makian dari marika poenja Chef.

Dengan roepa jang sangat goesar marika berla- loe dari hadepannja itoe Kepala politie.

Sedang Kepala politie laloememanggil pada Regulus.

Sasoedah orang mentjari doea djam lamanja beroelah Regulus datang menghadap.

"Kemanatah kaoe soeda pergi toean?" rnenanja Kepala politie dengan roepa jang menjatakan koerang senang.

Regulus tida menjaoet, roepanja poen ada sangat mendongkol.

Sasoedah berdoedoek baroelah ia berkata:

"Akoe soeda atoer dengan baik boeat tangkap pada itoe Kepala penjamoen, akan tetapi akoe tida doega sekali bahoewa itoe orang jang akoe pake semoeah ada dari golongan orang jang goblok. Marika soeda tiada bisa tahan sabar

,

d an bikin telantar semoeah apa jang akoe soeda atoer dengan baik."

- 333 -

"Dan kemanatah kaoe soeda pergi? akoe me- rasa sangat heran!?" kata poela Kepala politie.

"Akoe sedang mengatoer tipoe akan menangkap pada Clement Francence jang akoe soeda dapat kenjataan bahoewa betoel adanja ia ada tinggal di Gheto poenja roemah, bebrapa politie akoe soeda atoer soepaja mendjaga dengan baik roe- mah terseboet, tetapi akoe tida njana sekali jang marika soeda tida bisa toeroet apa jang akoe soeda prentah. Akoe soeda pesan poma-porna padanja djanganlah marika bikin itoe Kepala penjamoen mendoesin, dan kaloe bisa bagitoe, tantoegampang sekali kita bisa dapat tangkap padanja. Bermoela satoe pembantoekoe soeda mengintip ka dalam pekarangan roemahnja Gheto, dan pada itoe waktoe kabetoelan sekali satoe orang sedang hendak sadiakan koeda-koeda jang brangkali hendak terpake. Hoe pembantoe poen ada satoe orang jang sangat goblok, sebab boekannja ia biarin sadja, hanja ia soeda berklai pada itoe boedjang dan . . . ." .

"Sedang kaoe sendiri tempo itoe hal kedjadian ada dimana?" memotong itoe Kepala politie.

"Hoe waktoe akoe sedang ada di bangsal Opera Bintang Timoer, sarna eigenaardari Opera terse- boet, akoe sedang bertjakapan tentang perkaranja nona Tamicolo jang terboenoe. la bilang djoega padakoebahoewa nona itoe ada banjak sekali pin- djaman padanja, ia mintasoepaja akoe soeka toe- loeng kaloeharta bandanja nona terseboettiada di

"

'I

I1

(11)

- 334-

ahliwariskan, ia minta Itoe di pasrahkan kepa- danja."

"Oan?"

"Oan akoe bilang dengan soeka hati akoe soeka toeloeng padanja, asal sadja ia mempoenja soerat soerat jang tegoeh. Pada djam doea malam baroelah akoe bisa melihat Gheto poenja roemah, disitoe akoe dapatkan soeda sangat soenjie, bebrapa orang jang akoe taro disitoe poen akoe tida Iihat mata idoengnja. soekoer sekali akoe lantas pergi masoek ka Gheto poenja roemah, dan disitoe akoe melainkan dapatkan ia poenja boedjang; akoe laloe tanja kemana madjikannja soeda pergi, boedjang itoe bilang bahoewa madji- kannja baroe sadja pergi melantjong ka lain tempat, akoe laloe bawa boedjang itoe ka akoe poenja roemah, lebi djaoe akoe lantas memboedjoek pa- danja soepaja ia kasi taoe padakoe apa jang ia taoe, bermoela ia tinggal membandel dan tida maoe kasi taoe soeatoe apa, akan tetapi akoe soeda mengantjam padanja sahingga ia boeka djoega sedikit soeara ia bilang jang ia poenja madjikan ada bikin perhoeboengan pada itoe Kepala pe- njamoen jang pada djam satoe soeda pergi dengan di oebar oleh sekawanan politie bersendjata.

Akoe tanja padanja apa itoe Kepala penjamoen ada bawa satoe orang hoetan? dan akoe dapat penjahoetan bahoewa itoe benar adanja, akoe tanja poela dimana adanja sekarang orang oetan itoe?'

- 335-

"Madjikankoe soeda bawa pergi," saoetnja boedjang itoe.

"Kemanatah kaoe poenja madjikan soedah pergi?" akoe tanja.

"Hoe akoe tida taoe sama sekali, sebab ia tida bilang," saoet poela ia.

"Apatah kaoe taoe bahoewa itoe Kepala penja- moen ada bikin perhoeboengan sama Gheto?"

"Kaloe tida sala" sahoetnja.

"Apatah itoe nona jang ada bersamaitoe Kepala penjamoen, datangnja bersama-sarna?"

"Setoel" sahoetnja poela.

"Kaoe poenja madjikan bekerdja apa sahari- hari?" tanja akoe poela.

"Saban hari ia djalan koelilingan dan menderma pada orang-orang miskin jang dilanggar°kasoe- sahan," saoet ia poela.

"Akoe berdiam sabentaran boeat berpikir, ka- moedian sasoedah akoe tanja poela dari lain-lain perkara jang tida bagitoe penting akoe lantas bawa padanja ka dalam pendjara.U

"Oan sekarang pakerdjahan kita sama sekali tida berhasil," kata Kepala politie dengan roepadoeka.

"Ja, apa maoe dikata, akoepoen soeda bekerdja keras sekali, akan tetapi kaloe memangnja soeda tida berhasil. . . ."

11Hm! kaloe brangkali kaoe tida pake itoe se- moeah orang goblok, tantoe pakerdjahan ini bisa berhasil dengan balk," kata poela itoe Kepala politie.

(12)

- 336-

"Bole djadi!"

*

Clement Francence soeda djato dalam itoe djoe- rangjangsoekoer sekaliida berbahaja bagi djiwanja.

Koetika. ia terdjoempalit bersama ia poenja katjintaan, ia soeda tantoekan bahoewa ia misti mati disitoe, akan tetapi ia poenja doegahan soedah kliroe.

\toe djoerang jang dalam penoe dengan roempoet alang alang jang tebal, maskipoen doea orang itoe soeda djato dengan keras sekali akan tetapi selainnja dapat loeka-Joeka sedikit jang tida ber- bahaja marika tida djadi binasa disitoe.

Hoe Kepala penjamoen laloe bangoen dan le- takan ia poenja katjintaan disatoe tempat jang sedikit empoek.

Pada koetika itoe matahari soeda terbit, dan dikira baroe sadja djam sablas pagi, dengan roepa jang sangat berdoeka Clement Francence laloe berdaja boeat sedarkan ia poenja katjintaan jang masi tinggal pangsan.

Tida lama kamoedian sasoeda berdaja sedikit sedarlah nona itoe.

Clement Francence memboedjoek soepaja ka- tjintaannja itoe tetapkan hatinja.

"Akoe tida njana sekali mendadak kita orang bole djato disini, " kata itoe nona, waktoe mendengar Clement Francence bilangbahoewa marikasoeda terdjato kasitoe.

- 337-

"Ah, itoe tida djadi apa, kita toch tida dapat loeka jang berbahaja," kata itoe Kepala penjamoen sembari meraba ia poenja kepala jang ada dapat sedikit loeka enteng.

"Soekoer sekali akoe poen melainkan dapat ini sedikit loeka," kata poela Katharina sembari pegang djidatnja jang djoega soeda dapat sedikit loeka.

Katharina menoleh kakiri kanan, tida sebrapa djaoe dari itoe djoerang di satoe tampat jang sedikit semak, ada terliat satoe koeda sedang berbaring.

Koeda itoeada kapoenjaanja Clement Francence.

"Tjoba kaoe liat Clement Francence,to kata Katharina tempo meliat itoe koeda jang soeda toeroet djato djoega ka dalam itoe djoerang.

"Bagimana setia binalang itoe, sesoenggoehnja baroelah ini hari akoe Iihat."

Clement Francence djadi sedikit kaget dan menengok kamana itoe koeda berada.

Sembari gojang kepala ia bangoen berdiri dan hamperi itoe koeda jang koetika dapat lihat pada Toeannja laloe djoega bangoen berdiri, akan tetapi binatang itoe tida bisa bediri lama-lama, hanja sasoedah berdiri kira samenit lamanja, tiba-tiba ia roeboe kombali, dan moekanja kliatan ber- djengit.

"la poenja kaki depan soeda pata,to kata itoe Kepala penjamoen sembari oesap-oesapbinatang itoe poenja leher.

Kepalapenjamoen. 22

(13)

- 338-

"Kasian," kata itoe nona, dan koenjoeng-koe- njoeng aer matanja kloear. .

"Kenapatah kaoe menangis Katharina?" kata poela itoe Kepala penjamoen.

"OhI Clement Francence, akoe merasa kasian sekali pada binatang itoe jang ada sangat satia kepadarnoe," kata nona itoe sembari sesegoekan.

"Akoe poen merasasangat berdoeka, Katharina, djarang sekali terdapat satoe binatang jang sebagi ini, akoe soeda pake padanja lebih dari setengah taon dan selamanja ia tinggal setia."

Hoe Kepala penjamoen soeda berkata bagitoe se- deng aer matanja mengoetjoer dengan deres sekali.

"Sekarang," ia kata poela. "Koeatkanlah hatimoe Katharina, bersedia boeat terdjang kita poenja kasoesahan. Kita haroes naik ka atas dan teroes- kan kita poenja perdjalanan."

Katharina bangoen berdiri, sedang Clement Francence laloe toentoen itoe koeda jang bertjilaka .naik ka atas bersama-sama ia poenjakatjintaan, Lantaran itoe djoerang ada sangat dalam maka marika dengan soesa baroe bisa naik kaatas.

"Apatah kaoe tida koeatir pada politie?" kata Katharina koetika marika soeda indjak kombali djalan besar.

"Tida, akoe tida koeatir," kata Clement Fran- cence sembari mengadjak itoe nona pergi ka soeatoe tampat.

Katharina bantingkan dirinja diatas roempoet jang tebal sembari mengelah napas.

- 339-

"Akoe merasa amat lapar, Clement," kata ia poela sembari tekan peroetnja.

"Sabar, sedikit Katharina, akoe nanti tjarima- kanan boeat kita orang bersantap," kata Clement Francence sembari menoleh kakiri kanan.

Koenjoeng-koenjoeng kadengaran boenjienja koeda berlari.

Koetika mendengar itoe moekanja itoe nona tjantik djadi poetjat. .

Itoe Kepala penjamoen tinggal berdiri dengan sabar.

Tida lama dari kedjaoehan ada kliatan doea orang sedeng menoenggang koeda, sedeng koeda terseboet dilarikan dengan, keras sekali.

"Tjilaka sekali I" kata Clement Francencejang mendoega bahoewa itoe ada politie.

"Tetapi, tetapi . . . kita orang djangan takoet, maskipoen ia ada politie."·

Sekarang itoe doea orang jang toenggang koeda soeda kliatan dengan teges, dan koetika soeda datang ampir dekat, itoe Kepala penja- moen djadi merasa sangat girang.

-

I

(14)

xx.

Kamoedian doea penoenggang koeda itoe sampe di hadepannja itoe Kepala penjamoen.

"Soekoer sekali kaoe datang," kata itoeKepala penjamoen pada sala satoe dari antara doea orang itoe, jang boekan lain hanja Gheto dan Thosio.

Doea orang itoe laloe toeroen dari atas koeda.

Clement Francence laloe tjeritakan bagi mana marika berdoea soeda dioebar oleh politie, dan lantaran koeda jang dipake soeda lari dengan keras sekali, sahingga tempo hendakmenikoeng di satoe tingkoengan, soeda terdjoempalit kada- lam djoerang, jang soekoer sekali marika tida dapat loeka jang berbahaja.

"Sekarang kita orang djangan berajal lebi la- ma, Kapitein," kata Oheto sasoedah itoe Kepala penjamoen tjerita. .Polltle tantoe mengoebar

kombali." .

.Betoel," kata Clement Francence. "Tetapi kita orang poenja peroet soeda sangat lapar, djoega koeda jang kita pake soeda pata kaki depannja."

"Ach, menjesel sekali akoe tida bawa rnakanan,"

kala poela Oheto. "Tetapi kaoe djangan koeatir, tida berapa djaoe dari sini ada satoe kampoeng die man a brangkali kita bisa dapat sedikit ma- kanan."

- 341 -

"Baik, tapi ini koeda tantoe tida bisa dipake poela," kata poela Clement Francence,

"Kakinja soeda pata kaoe bilang?"

"Betoe!."

"Tembak sadja, sebab koeda itoe tantoe tida adagoenanja lagi."

"Itoe terlaloe sekali."

"Kasian," kata Kalharina sembari tekap moe- kanja.

"Djika kita tida tembak, tantoe berbahaja apabila politie dapatkan ini koeda disini.cc

"Setoel,'akan telapi akoe merasa kasian padanja;

ia ada satoe koeda jang balk."

"Maskipoen bagitoe, terpaksa kita misti tembak djoega padanja."

"Pergilah kaoe lakoekan itoe," kata poelaitoe Kepala'penjarn oen dengan sedi.

Gheto laloe tembak koeda itoe.

Bangkenja laloe di boeang ka dalam djoerang.

"Sekarang marilah kita brangkat," kata poela Gheto sasoedah selese oeroes itoe koeda.

"Baik, akoe sendiri bersama Katharina naik satoe koeda, kaoe dan Thosio naik djoega satoe

koeda.

Marika laloe teroeskan perdjalanannja.

Tiga djam marika larikan koeda dengan keras, sampelah marika ka satoe kampoeng jang paling dekat.

.-Satoe roemah ketjil jang marika dapatkan paling doeloe, disitoelah marika brenti.

- - -- _.

(15)

- 342-

Diitoe roemah ketjil ada tinggal satoe orang toea jang keren roepanja.

la trima tetamoenja dengan senang.

Clement Francence laloe kasi taoe satoe persatoe apa maksoednja.

"Baik," kata orang toea itoe, jang laloe prentah satoe boedjang menjediakan makanan boeat tetamoenja itoe bersantap.

Sasoedah bersantap, orang toea itoe minta Clement Francence datang ka kamartoelisnja, ia hendak bitjara padanja dengan ampat mata.

"Kaoe poenja pertjintaan dengan itoe nona tida nanti djadi broentoeng sebagimana kaoe harap,' kata itoe orang toeah koetika Cle- ment Francence soeda berdoedoek di kamar toeli snja.

"Apa mengartienja itoe, toean?" kata Clement Francence dengan terprandjat.

"Kaoe ada tjinta pada satoe nona bangsawan,"

orang toea itoe meneroeskan bitjaranja. "Sekali lagi akoe bilang bahoewa kaoe tida nanti bisa hidoep broentoeng. Kaoe ada satoe manoesia jang soeda di taro sala tampat. . . .JJ

"Dan akoe tida mengartie apa maksoednja perkataanrnoe Itoe,U memoetoeskan itoe Kepala penjamoen dengan hati berdebar debar.

"Maskipoen akoe tida kenal padamoe, tetapi akoe kenal sarnne baik kaoe poenja hikajat, Clement Francence!" kata poelaitoe orang toeah,

Clement Francence djadi sangat kaget.

- 343 -

"Kaoe djangan kaget, dan akoe merasa soekoer sekali jang kaoe soeda tida membanta akoe poenja omongan. Kaoe djangan heran kaloe akoe memang kenal kaoe poenja hikajat, kaoe djangan tjoba membanta akoe poenja omongan! Kaoe poenja kedatangan disini boleh dibilang soeda di tachdirkan oleh Al1ah jang maha koeasa. Sekarang lebi baik kaoe toeroet akoe poenja nasehat, jalah kaoe antarkan kombali kaoe poenja katjintaan pada ia poenja ajah. Dan kaoe sendiri lantas pergi lari ka lain tempat soepaja kaoe tida nanti kena tertangkap..Kaoe djangan begerak, doedoek doeloe disini dan dengar akoe poenja omongan.

Kaoe poenja sarang lekas kaoe bikin habis, soepaja tida nanti politie djadi dapat soesa lebi djaoe. Singkirkanlah dirimoe dari ini negri jang tida broentoeng bagi dirimoe. Akoe brani tang- goeng djikaloe kaoe pergi lari ka lain tempat kaoe nanti dapat poela namamoe jang terhormat.

Toeroetlah apa jang akoe soeda bilang,soepaja kaoe tida nanti rasakan seksaan jang lebi berat poela. Tetapkanlah kaoe poenja hati soepaja kaoe bisa dapatkan poela kabroentoengan. Disini kaoe soeda tida dapatkan Hoe, dan di lain negri kaoe nanti dapat itoe. . . .JJ

"Tapi siapatah kaoe ini?" kata itoe Kepala penjamoen dengan angker, sedang hatinja ia rasakan berdebar debar keras sekali.

"Djanganlah kaoe memoetoeskan akoe poenja pembltjaraan, ingat; kaoe djangan semakan akoe

-

(16)

- 344 --

Ini sebagi kaoe poenja sebawahan. Toeroetakoe poenja nasehat dan kaoe nanti slamat. Apa jang kaoe soeda dapatkan lepaskanlah itoe dari genggemanmoe,"

"Akoe soeka toeroet kaoe poenja nasehat, akan tetapi kasi taoe lebi doeloe siapatah kaoe poenja diri ini?" kata poela itoe Kepala penjamoen dengan hati jang sedikit tetap.

"Kaoe tida perloe taoe akoe poenja nama, apa jang akoe soeda bilang tantoe kaoe soeda mengarlie sampe trang, sekarang akoe membri slamat djalan padamoe, dan akoe harap kaoe soeka perhatikan apa jang akoe soeda bilang baroesan."

Clement Francence laloe bangoen dari tampat doedoeknja dengan hati jang sangat mendongkoI.

Bersama Gheto ia laloeteroeskanperdjalanannja.

Diatas koeda itoe Kepala penjamoen laloe tjaritakan pada katjintaannja apa jang ia soeda dapat dengar dari itoe orang toea.

"Setan!" kata itoe Kepala penjamoen dalam hatinja, "ia poenja omongan semoeah djoesta belaka. Akoe tida bisa pertjaja, ia toch boekan saloe dewa jang'blsa meramalkan orang poenja proentoengan! Hm! brangkali itoe orang soeda djadi gila. Akan tetapi . . . akan tetapi kenapatah ia kenal semoeah akoe poenja hikajat? Oh itoe akoe merasa heran sekali. Blon perna akoe dapatkan satoe orang sebagi ia.

Tetapi akoe perdoelikan amat padanja, akoe

- 345-

bole persetan!" bagitoelah itoe Kepala penjamoen berkata dalam hatinja. Roepanja djadi amat doeka sedari itoe waktoe, maskipoen bitjaranja itoe orang toea ia tida anggep nanti bisa djadi benar adanja, toeh hatinja tinggal bersangsie.

"'",'"

Soeda lama djoega kita tinggalkan pada Cor- neto jang djadi wakilnja Clement Francence.

Corneto soeda berdjandji pada ia poenja Ka- pitein jang ia soeka toeroet apa jang Kapiteinnja soeda bilang.

Akan tetapi sesoedah Kapitein terseboet pergi kira satoe minggoe berselang, lantaran gosokannja ia poenja kawan-kawan djoega, maka hatinja djadi berbalik sebagi doeloe hari, jaitoe berhati kedjam.

Barang siapa jang tida soeka toeroetia poenja prentah laloe ia poekoel dengan tida pikir pan- djang poela.

Pada satoe hari Corneto koempoelkan semoeah kawan kawannja.

. "Lantaran kita orang selaloe di ganggoe oleh politie, maka pakerdjahan kita jang sangat bagoes dan enak soeda djadi terhalang dan poetoessama sekali," kata Corneto dengan soeara keras pada kawan-kawannja. "Soeda lama akoe mendendem di hati hendak melabrak pada itoe kawanan siloeman hitam, akan tetapi lanlaran maksoed itoe seJaloe tertjegah oleh Kapitein'kita, kerna itoe akoe blon brani bergerak.

i

,I,

(17)

- 346-

Pikirannja Kapitein kita sesoenggoehnja djoega ada teramat sala, tjobalah kaoe pikir dengan baik-baik,

Kaloe kita dapat tertangkap oleh politie, soeda tantoe kita misti dapat hoekoeman jang amat berat boekan?

Sekarang kita orang soeda lakoekan ini paker- djahan lama sakali, tida bergoena selamanja kita misti mengalah pada politie, jang selaloe mengarah pada kita dengan keras sekali.

Apa goenanja kita misti memboeang banjak tempo, dan tinggal mengawaskan pada marika jang selaloe bermoesoe·pada kita, tida bergoena kita misti bersabar terlaloe dari misti.

Sekarang akoe ada ingatan hendak melabrak pada marika itoe, bagimana kaoe poenja pikiran, sobat-sobat I?

Djangan koeatir kita nanti djadi kalah mentah- mentah, apabila memangnja kita taoe marika poenja keadaan, sedang marika tida mengetahoei keadaan kita,"

"Kaqe poenja omongan tida sala," kata Toledo, jang setoedjoe koetika dapat dengar pembitjara- annja Corneto.

"Tetapi akoe haroes membanta itoe!" kata Ike dengan .gaga, jang memang sengadja hendak tjari lantaran.

Pembatja tantoe tida loepa koetika Ike hendak perkosa pada nona Katharina, Corneto soeda datang menjegah, dan telah brie djoega padanja

- 347 -

bebrapa kepelan hingga ia dapat bebrapa loeka jang membikin ia djato pangsan.

Sedari waktoe itoe Ike selaloe mendendam sakit hati pada Corneto. Dalam segala waktoe ia selaloe mentjari daja oepaja hendak mernbalas sakit hatinja pada itoe wakil Kepala penjamoen jang berhati kedjam.

"Apatah kaoe bHang?" tanja Corneto dengan soeara keren.

Akoe bilang," kata poela lke, "bahoewa akoe tid; setoedjoe dengan kaoe poenja pembitjaraan

itoe. . . . .' . . " ,

"Sebab!?" lriak Corneto dengan soeara keras jang memoetoeskan Ike poenja bitjara. .

"Sebab," kata poela lke dengan sabar [ang mana ada menjatakan ia poenja kebranian hen- • dak melawan pada Corneto. "Kapitein kita tida mengidinken kaoe berboeat bagitoe, kaoe haroes toeroet apa jang ia soedah .'If

"Begitoe? tetapi demi lblis 1 dari manat~h datangnla kebranianmoe membantah akoe poenja kahendak?"

"Dari hatikoe,"

DBagitoe I" triak poela Corneto sambil berdiri dan menghamperie pada Ike, jang djoega lantas bangoen dari tempat doedoeknja.

Kaloe kaoe brani banta pernbitjaraan, tantoe

"

djoega kaoe brani bertanding padakoe?" kata poela Corneto dengan sengit sembari gigit

bibirnja.

I

I

(18)

- 348-

"Soeda tantoe," kata fke "apabila akoe tida mempoenja sala."

"Baik bersedialah," kata poela Corneto, sembari goeloeng tangan badjoenja.

Sedang fke dengan sabar laloe moendoer bebrapa tindak.

, Dengan tjepat Corneto menerdjang dengan kadoea kepalannja jang besar.

Ike poen tida memboeang banjak tempo, dengan tjepat ia singkirkan dirinja, dan balas menerdjang.

Corneto djadi bertamba goesar, ia kloearkan tenaganja betoel betoel, dan labrak pada Ike dengan sengit, hingga Ike djadi kewalahan.

Bebrapa kepelan Ikesoeda dapatkan, akantetapi masi djoega ia melawan teroes pada iloe raksasa.

. Corneto ada berpangawakan tinggi besar, sedang Ike jang ada berpangawakan kate gemoek soeda kateter koetika Corneto menerdjang sebagi satoe kerbo gila.

Satoe kepelan tiba tiba melanggar Corneto poenja hidoeng, dan dari sitoe telah kloear banjak ketjap, hingga membikin bertamba goesardan maloe baginja.

la tidarasakan iloepoekoelan jangtida berbahaja, hanja dengan sengit laloe mendesek pada Ike jang achirnja, lantaran memang boekan ada ia poenja tandingan, koenjoeng-koenjoeng Ike djato tersoempat . . . Corneto poenja kaki telah melajang kena dibetoelan fke poenja kemaloean.

- 349-

Ike menggeletak dengan tida berkoesik.

Dengan girang Corneto laloe doedoek di tempatnja,

"la soedah brani melawan padakoe, dan itoelah ada ia poenja bagian," kata Corneto pada kawan kawannja, jang koetika melihat itoe pertandingan merasa amat girang. "Ingat! barang siapa jang brani poela membantah akoe poenjapembitjaraan, akoe nanti bikin sebagiitoe tjonto," menjamboeng poela Corneto sembari menoendjoek pada Ike.

"Ini malam," kata poela Corneto, "Kita haroes melabrak pada itoe siloetrian hitam. fngat! djangan kasi hati pada marika itoe, boenoe siapa jang paling dekatI"

Betoel" kata bebrapa penjamoen dengan

" ,

soeara jang ampir berbareng.

"Bersedia dengan betoel, eh I" . Balk." saoet poela itoe kawanan penjamoen

" ,

dengan soeara keras. .

Toledo jang melihat Ikejangmasi blonberkoesik, laloe datang menghampirie, dengan klakoean kasar ia korek korek Ike poenja toeboe dengan kakinja.

"Ha! brangkali ia soeda binasaI" kata itoe penjamoen jang kedjam sembari tertawa berkaka- kan.

Kombali ia tendang-tendang Ike poenja badan, akan tetapi Ike tida berkoesik djoega.

Vike [ang ada berhadlir disitoe koetika melihat klakoeannja Toledo, djadi merasa koerang senang.

I

:

I I

I

(19)

- 350-

"Seharoesnja kaoe misti loeloeng pada sesama- moe," kata Vike dengan soeara keras, "djanganlah kaoe bergirang, kaloe melihat sesamamoe sedang dapat katjilakaan."

Tatkala mendengar oetjapannja Vike, Toledo djadi amat mendongkol.

"Sedang kaoe sendiri kenapatah berdiam sadja,"

kata Toledo dengan sombong.

: ..Kaoe jang menghapirie paling doeloe pada itoe orang jang bertjilaka, kenapatah kaoe tida mane lantas menoeloeng, apatah goenanja kaoe korek korek ia poenja badan?"

"Maskipoen benar bagitoe, kaoe sendiriapa goenanja misti tjampoer dalam orang lain poenja perkara!"

"Akoe merasa amat panas melihatkaoe poenja klakoean jang seperti binatang," kata poelaVike dengan sengit.

Toledo djadi sangat goesar.

"Perloe apa kaoe misti banjak bitjara!" kata ia achirnja dengan mata mendelik.

"Akoe bitjara dengan atoeran, tida goena kaoe m.isti tarik oerat kerbomoe Toledo!" kata poeal Vlke dengan soeara keras, jang laloe datang menghamperie pada Toledo.

Doea orang itoe djadi berhadepan satoe sama lain dengan mata jang di boeka paling besar.

Toledo tida bisa bersabar Iibi lama.

Sedang Vike poen laloe menerdjang pada moesoehnja,

- 351 -

Doea orang itoe djadi bergoelet dengan sengit.

Tetapi sablonnja terdjadi toempah dara Corneto kaboeroe datang memisakan.

ltoe wakil dari Kepala penjamoen laloe kasi mengartie.bahoewa ia (Toledo) ada di fihak jang bersala, jang mana ia harap doea orang itoe soeka djadi akoer kombali.

Toledo laloe meminta rnaaf atas kesalahannja pada Vike.

. Sedang Vike poen maalkan itoe dengan hati jang adem.

Corneto laloe prentah satoe orang menoeloeng pada Ike, jang masi pangsan.

Kamoedian Ike djadi tersedar kombali.

la tida membilang banjak trima kasi padajang telah menoeloeng padanja, hanja dengan roepa jang sabar ia laloe djalan masoek ka dalam ka- marnja dan ia berdiam disitoe.

Pada itoe malam ada sangat gelap, roepa- roepanja hendak toeroen hoedjan jang besar.

Itoe waktoe jang baik Corneto tida boeang dengan pertjoema, hanja ia !aloe atoer kawan- kawannja akan menerdjang pada kawanan politie.

Djam toedjoe sasoedahnja masing-masing pada bersantap, Corneto laloe atoer kombali dan pesan poma-poma pada kawannja soepajananti masing- masing soeka kaloearkan tenaganja dengan keras akan melabrak pada moesoeh.

Waktoenja penjamoen itoe hendak melabrak pada kawanan politie soeda di tetapkan pada

I '

(20)

- 352 -

djam sablas malam, pada itoe waktoe baroe sadja djam toedjoe, dan itoe kawanan penjamoen masi mempoenja banjak tempo.

Ike jang masi berbaring dalam kamarnja me- rasa sakit hati sekali pada Corneto jang telah membikin ia djadi misti berbaring pada itoe waktoe.

Sekarang apa jang ia misti berboeat, sedang ia poenja toeboe rasanja ada amat sakit, akan tetapi maskipoen begitoe ia paksa djoega akan tjoba bangoen, dan kamoedian ia bisa djoega bangoen akan bersantap malam.

la tida bitjara hitam atawa poeti pada kawan kawannja jang menggoda dengan roepa-roepa omongan.

la dapat dengar Corneto hendak melabrak pada politie, dan koetika ia dapat dengar itoe, hatinja ia rasakan ada amat mendongkol, akan tetapi ia tida bisa menjegah.

Itoe koetika jang baik, Ike telah pikir satoe daja jang ia rasa baik, jalah berchianat pada kawan-kawannja.

Bermoela ia pikir hendak djebloeskan kawannja ka dalam tjoebloek politie, akan tetapi ia misti pikir pandjang. la poenja pikiran telah ingat pada ia poenja Kapitein jang toelen, jang ada bagitoe baik dan boediman maskipoen pada orangbangsa apa djoega.

Tetapi kaloe ia ingat bagimana sakit hatinja kepadaCorneto, ia djadi maoe djoega berboeatitoe.

- 353 -

Niat jang koerang baik itoe ia hendak berboeat;

ia hendak bikin tjilaka pada Corneto, ia poenja moesoeh jang satoe-satoenja. Tetapi apabila ia berboeat bagitoe soeda tantoe kawannja jang lain misti terkena djoega. Apa daja sekarang kaloe ia maoe djoega membalas sakit hatinja pada Corneto jang ada amat kedjam.

la poenja niatan boeat berchianat pada kawan kawannja, kamoedian ia oeroengkan, lantaran mengingat Clement Francence poenja k.ebaikan.

. Maskipoen ia soeda oeroengkan djoega itoe niatan, akan tetapi hatinja masi berkobar-kobar, dengan diam-diam ia berlaloe dari itoe tempat dan pergi kombali ka dalam kamarnja, dimana ia laloe mengambil satoe lembar kertas dan toelis disitoe berapa perkataan.

Sasoedah itoe laloe ia berdandan dan dengan semboeni ia kloear dari dalam gowa, dimana ia laloe meJihat koelilingan, dan koetika dapatkan tida ada orang mengintip ia poenja diri, laloe ia teroeskan perdjalanannja menoedjoe ka sebla oetara.

Dalam gelap ia teroeskan perdjalanannja. la tida koeatir pada apa poen. . .

Tiga pal djaoehnja ia soeda berdjalan dan tida djaoeh dari mana sekarang ia ada berdiri, ada terlihat sinarnja lampoe di bebrapa tampat.

la laloe kloearkan dari sakoenja itoe soerat jang ia telah toelis dalam gowanja, djoempoet satoe batoe, dan boengkoes itoe batoe dengan itoesoerat.

Kepala penjamoen, 23

I

I

(21)

- 354 -

Kamoedian ia berdjalan kombali ka dekat di- mana ada terlihat sinarnja lampoe, dan koetika ia ampir sampe deket sekali kasitoe, ia laloe lemparkan batoe itoe ka djoeroesan satoe lampoe [ang sedang tergantoeng, tetapi soekoer sekati tida mengenakan pada lampoe itoe.

Sasoedah melempar itoesoeratjangterboengkoes bersama itoe batoe, laloe ia balik kombati di djalanan mana jang ia telah djalankan.

Kamoediania sampekombali ka gowanjadimana koetika ia sampe di dalam, ia lihat kawan-kawannja sedang bertjakapan satoe sama lain dengan roepa jang amat girang.

Kamoedian pada djam sepoeloe,itoekawannan penjamoen laloe bersedia.

Corneto poen soeda berdandan,laloemengadjak kawan kawannja kaloear dari gowa.

*••

Sekarang kita, batik kombali melihat pada itoe sinar api didalam tampat glap.

Kaloe terllnat dari kedjaoehan tantoe.orang kira sinar api itoe, ada matanja bebrapa andjing hoetan jang sedang berkoempoel dalam itoe tampat, akan tetapi itoe ada ktiroe.

\toe tampat ada bentengnja politie jang hendak menangkap pada kawannan penjamoen, akan tetapi soeda bebrapa lama marika berdiam disitoe, blon djoega marika bisa dapattangkap maskipoen satoe penjamoen.

- 355 -

Satoe pendjaga sedang berdiri diloear tenda, roepa roepanja sedang mendjaga.

Disitoe ada terdapat bebrapa tenda-tenda, dan dalam tiap-tiap tenda ada terdapat satoe pen- djaga jang ktihatannja selaloe berkoeatir.

Satoe pendjaga dari tenda jang sebla kiri kli- hatan djadi sangat terprandjatkoetika satoe roepa barang ketjil telah melajang deket sekali pada lampoe jang ada tergantoengdie itoe tenda.

la tida lekas poengoet itoe barang, hanja dengan roepa jang sedikit ketakoetan.ia me- lihat-lihat die koelilingnja itoe tempat.

Dan koetika ia tida dapat lihat soeatoe apa, baroelah ia brani poengoet itoe barang.

Tatkala ia soeda poengoet barang itoe laloe ia lihat-lihat, tetapi ia tida merasa heran, hanja ia hendak boeang kombali.

Kabetoelan sekali pada Hoe waktoe, satoe orang telah kaloewar dari dalam tendadan tempo melihat Hoe pendjaga di tangannja ada meme- gang satoe roepa barang, ia laloe datang meng- hamperie dan tanja apa jang terpegang olehnja.

Pendjaga itoe laloe kasikan itoe barang pada itoe orang.

Dan itoe orang laloe priksa itoe.

Laloe ia boeka itoe barang, dan dari sitoe ia dapatkan satoe kertas jang tertoelis dengan kasar sekati

Di sinarnja lampoe orang itoe laloe tjoba membatja.

- -

(22)

- 356 -

. Tiba-tiba moekanja djadi poetjat, badannja djadi bergoemetar, dengan tergopo-gopo ia laloe berlari-Iari ka lain tenda. :

Sedang itoe pendjaga jang melihatklakoeannja itoe kawan, djadi merasa heran atas perboeatan- nja itoe.

Itoe orang jang berlari-Iari ka lain tenda, seka- rang telah sampe ka tenda sebla dalam, dan di sitoelah ia laloe masoek.

Di atas satoe korsi kajoe [ang ampir roesak ada terlihat satoe orang jang berbadan ketjil se- dang isap pipa.

Orang Hoe tantoe pembatja telah kenal jang boekan lain hanja Rosa Blanc.

Rosa Blanc djadi sedikit kaget koetika melihat pada Hoe orang jang datang dengan roepa poetjet dan bingoeng.

"Ada apatah, hingga membikin kaoe poenja roepa djadi bagitoe matjam?" tanja Rosa Blanc.

Itoe orang tida berkata sceatoe apa, hanja dengan lekas ia kasikan itoe soerat.

Rosa Blanc laloe batja soerat ttoe jang,ada kasar, boenjinja seperti begini:

.Kaoe orang bakal di serang."

Koetika dapat membatja itoe soerat Rosa' Blanc djadi sedikit kaget.

"Dari manatah kaoe dapatkan ini soerat?" ia tanja pada itoe orang.

"Akoe dapatkan dari pendjaga tenda sebla kiri," saoet orang Hoe dengan badan bergoemetar.

- 357-

"Kaoe djangan takoet, lekas kaoe panggil orang itoe-datang kemari."

!toe orang laloe pergi kombali ka tenda sebla kiri, dimana kamoedian ia balik kombali bersama itoe pendjaga.

"Dari manatah kaoe dapatkan ini satoe lembar soerat?" tanja poela Rosa Blanc.

"Koetika akoe sedeng mendjaga," menerangkan itoe pendjaga, "koenjoeng:<oenjoeng dengan tida ketahoean satoe roepa barang telah melajang dan djato dekat lampoe jang tergantoeng. Akoe laloe poengoet barang itoe dan koetika akoe hendak boeang kombali, ia laloe ambil dan bawa lari kemari."

"Tapi apatah kaoe tida Iihat siapa jang telah lemparkan ini barang?"

"Akoe tida Iihat."

"Tida bole djadiI"

"Akoe brani soempa bahoewa akoe tida lihat maskipoen satoe setan, itoe waktoe akoe sedang mendjaga dan akoe tida dapat taoe kaloe ada satoe orang jang telah melempar ini seroepa

barang."

"Dan apatah kaoe tida taoe apa. isinja ba- rang itoe?"

"Tida, akoe tida mengetahoei apa isinja barang Hoe. "

"Baik, sekarang kaoe bole djaga sadja disana, dan berhati hatilah, soepaja tida nanti terdjadi poela jang seperti begini."

r

I I

,

(23)

- 358- Hoe orang laloe moendoer.

Rosa Blanc laloe tilahkan itoe orang jang membawa barang itoe, panggil pada Bacili.

Satoe djam beselang itoe orang balik kombali bersama Bacili.

Rosa Blanc laloe kasi lihatsoerat itoepada Bacili.

Koetika Bacili habis membatja soerat itoe, klihatan ia djadi sangat terprandjat.

"Dari manatah kaoe dapatkan ini sepoetjoek soerat?" tanja ia achirnja.

Rosa Blanc laloe menjeritakan.

"Tantoe ini ada satoe tipoe jang hendak mem- bikin kita orangdjadiiboek," kata Bacili kamoedian,

"tapi siapatah orangnja jang melempar ini? se- soenggoehnja akoe merasa amat heran, kenapatah kaloe ia maoe menjerang ia kirim ini soerat?"

"Ini boekan ada toelisannja ClementFrancence,"

kata Rosa Blanc, "Tantoe djoega ini ada satoe tipoe jang hendak membikin kita orang djadi tjilaka, akan tetapi kita toeh haroes bersedia.

Kerna Hoe akoe harap kaoe soeka bikinpersediahan jang baik toean Bacili, siapa taoe kaloemernang benar kita bakal di serang. Masatah kita ada begitoe goblog misti kenadi akalin oleh sakawanan penjamoen jang terkoetoek.

Maskipoen kita tida mengetahoei siapa jang telah toelis ini soerat boedeg, toch kita djangan berajal dan haroes mendjaga dengan berhati hati sekali. Akoe harap kaoe soeka prentah pada masing masing orang boeat berhati hati.a

- 359 -

"Kaoe poenja omongan tida sala, toean! baik akoe nanti oeroes iloe hal dengan baik agar kita poenja kahormatan tida nanti terdjato di bawahnja segala kawanan penjamoen jang herkoetoek."

,,\toe [ang akoe harap, toean Bacili."

(24)

XXI.

SedangCorneto telah bikinpersediahan akanme- njerang pada politie, adalah politie poen telah ber- sedia akan menjamboet kadatangannja marika itoe.

Pada itoe waktoe ada sangat gelap, roepa- roepanja hendak toeroen hoedjan [ang besar, akan tetapi tida lama kamoedian bintang-bintang jang tersemboeni telah kasih lihat kombali roe-' panja, hingga membikin sedikit tjahaja bagi hoe- tan jang gelap.

Pada djam sablas ada terlihat bebrapa banjak bajangan orang die sepandjangnja pinggir goe- noeng Maritime Alps.

Itoe bajangan jang bererot-rerot ada kawanan penjamoen jang menoedjoe hendak menjerang pada politie.

Tida lama kamoedian terdengar soearanja senapan jang berboenji beroentoen-roentoen, se- mingkin lama soeara itoe semingkin seroe ka- dengarannja.

Tiba-tiba klihatan api berkobar-kobar dan dari terangnja api itoe kita bisa melihat satoe peman- dangan jang sangat ngeri.

Disitoe ada terlihat kawanan penjamoen jang sedang bertempoer dengan kawanan politie.

Dan rriarika sedang serang menjerang dengan sengit sekali.

- 361 -

Apa sadja di goenahkan akan membinasakan kepada moesoeh-moesoehnja satoe sama lain, hingga terdjadilah disitoe satoe paprangan ketjil jang telah mengorbankan banjak sekali djiwa

manoesia.

Tiga djam satoe sama lain ielah serang menje- rang dengan amat sengit.

Sedang api jang mengkobar-kobar telah merna- kan banjak korban jang terdapat disitoe.

Kawanan penjamoen soeda bertriak-triak hingga soearanja ada sangat riboet, apa jang marika oetjapkan tida bisa terdengar dengan njata.

Tida lama kamoedian api jang rnenjala telah padam sendirinja, lantaran terkena hawanja em- boen atawa lain-lainnja.

Sabentar kawanan politie kena di poekoel moen- doer oleh kawanan penjamoen, sabentar poela kawanan penjamoen telah kena di bikin moendoer oleh itoe sekawanan politie.

Bagitoe poenja bagitoe, itoe paprangan ketjil klihatan semingkin lama bertamba semingkin sengit.

Bangke-bangke orang jang djadi korban dalam itoe paprangan ketjil, mengletak malang melin- tang, sedang darah telah mernbasakan pada roern- poet-roernpoet jang ada toemboe disitoe.

Politie-politie jang terbagi dalam bebrapa tern- pat telah datang djoega kasitie dan marika laloe menjerang pada kawanan penjarnoen jang ada sangat brani dalarn itoe paprangan.

(25)

- 362-

Ampir djam ampat pagi, baroelah itoe pa- prangan djadi brenti.

Kawanan penjamoen telah kena di kalahkan, dan marika itoe soeda terpoekoel moendoer.

Rosa Blanc dalam itoe paprangan ada jang paling brani menjerang pada moesoe, merasa amat girang soeda bisa moendoerkan pada itoe kawanan penjamoen.

la laloe prentah orang-orang jang habis prang itoe, minoem-minoem atas kahormatannja sekalian kawanan politie.

Kamoedian dengan tjepat ia membri kabar pada Kepala politie di kota Modena.

Orang-orang jang telah dapat loeka dan binasa dalam itoe paprangan laloe di koempoelkan djadi

satoe tempat. .

Tiga poeloe orang [ang telah dapat loeka-Ioeka berat dan doea poeloe lebi jang telah binasa, Toedjoe poeloe kawanan penjamoen tertjampoer jang loeka dengan jang binasa ada mengletak malang melintang.

Rosa Blanc laloe prentah kawan-kawannja mengoempoelkan moesoehnja jang masi hidoep, dan jang soeda binasa laloe di koeboer bersama sama kawanan politie dengan di djadikan satoe.

Sedang jang telah kena loeka-Ioeka amat berat laloe di bawa ka kota Modena akan di sem- boehkan.

Rosa Blanc merasa amatgirang soedah dapatkan kamenangan dalam paprangan itoe.

- 363-

Tida lama kamoedian Kepala politie dari kota Modena datang ka itoe tempat dan memreksa.

Sedeng Rosa Blanc dapat poedjian jang ia soeda bisa bikin moendoer pada itoe kawannan penjamoen jang terkenal gaga brani. .

Satoe minggoe telah berlaloe dengan tjepat, akan tetapi Rosa Blanc tida dapat Iihat poela kawanan penjamoen jang datang menjerang.

Kombali satoe minggoe telah berlaloe, akan tetapi bajang-bajangannja tida djoega terlihat.

Maskipoen politie telah tjari sakoelingnja itoe tempat, akan tetapi marika tida bisa dapatkan di- manatempat semboeninja itoekawanan penjamoen.

Sedang itoe kawanan penjamoen [ang dapat loeka loeka dan ada terletak di Hospitaal, maski di kompes bagimana poen marika itoesatoe poen tida ada jang maoe bilang dimana kawannja ada bersemboeni.

Politie soeda pake atoeran jang keras soepaja marika itoe bisa mengakoe, akan tetapi tinggal pertjoema sadja, maskipoen djadi binasa rnarika tida soeka bilangresianjadari marika poenja gowa.

Atoeran keras tida bisa terpake, politie laloe goenakan atoeran [ang lema lemboet, dan itoe djoega tida menghasilkan soeatoe apa.

Kombali satoe boelan telah Iiwat.

Politie masi djoega blon bisa dapatkan tampat semboeninja itoe kawanan penjamoen.

Sedang politie di kota Modena berichtiar akan membikin lebi terang dan akan menghabiskan

(26)

- 364 -

sarangnja itoe penjamoen, adalah politie di kaki goenoeng Maritime Alps poen telah berdaja sa- bisa-bisa akan mentjari sarangnja itoe kawanan penjamoen.

Cor.ieto jang telah dapat kekalahan merasa amat mendongkol, dan djadi merasa heran kena- patah politie bisa taoe jangia hendakmenjerang.

Koetika dapat itoe kekalahan jang amat besar baginja, Corneto djadi sangat menjesal jang ia bagitoe terlaloe terboeroe napsoe, kaloe sampe ia poenja Kapitein dapat taoe itoe; apa jang

nanti ia moesti bilang.

la merasa sangat mendongkol dan tertjampoer dengan rasa doeka, 'lantaran bebrapa banjak kawan- kawannja telah dapat loeka dan binasa.

la tida doega terlebie doeloe jang itoe hal bisa kedjadian bagitoe roepa.

Bebrapa kali kombali iahendak pergimenjerang

poela, akan tetapi kawan-kawan nja banjak jang menjegah, sebab takoet kena di kalahkanpoela.

Tamba hari Corneto semingkin bertamba men- dongkol, hingga roepanja ada sebagt'satoe kerbo gila.

Bagitoe poenja bagitoe, tida lama kamoedian doea boelan telah Iiwat dengan tjepat sekali.

Saban hari Corneto soeda berlakoe sasoeka- soekanja pada ia poenja kawan, apa poelapada Ike ia ada sangat bentji, bebrapa kali ia hendak boenoe padanja, akan tetapi maksoednja itoe blon kesampean.

- 365 -

la poenja'tabeat jang amat djelek itocmernbikin

banjak kawan-kawannja djadi bentjipadanja,apa lagi ia poenja adat jang sangat kasar.

Corneto.soeda tida ingat poela sama ia poenja Kapitein.

Apa djoega jang Kapitein itoe telah pesan padanja ia tida ingat sama sekali atawa tegesnja ia tida maoe perdoelikan itoe.

Boekantah koetika Clement Francence hendak meninggalkan itoe gowa ia telah tinggalkan satoe tipoe, akan membikin slamat pada kawan kawannja?

Itoe memang betoel, akan tetapi Corneto tida bisa pake itoe tipoe jang amat bagoes.

Kenapatah Corneto tida maoe pake itoe tipoe jang di bilang bagoes?

Tipoe itoe oleh Cornetotida teranggapbagoes, hanja ia anggap tipoe jang Kapiteinnja kasi ada satoe tipoe jang sangat djelek, dan tida bole di pake.

Koetika Clement Francence hendak meninggal- kan gowa itoe, ia ada tempelkan satoe soerat di dekat kamarnja, soerat itoe kira kira begini boenjinja:

Akai akan menjelamatkan diri.

"Tinggal diam dan liatin itoe kawanan politie, djangan bergerak atawa tjoba men- deketie, dan itoelah ada satoe tipoe jang amat bagoes bagi mendjaga diri."

r

-

(27)

- 366 -

Begitoelah Clement Francence poenja akal, soepaja seblonja ia datang kombali, ia bisa menjegah kawannja berlakoe jang ia tida soeka.

Akan tetapi Corneto tida soeka pake itoe akal, sedang ia taoe sendiri bahoewa po1iti~ tida mengatahoei marika poenja tempat.

Sekarang baroelah ia dapat boektikan bahoewa akalnja Clement Francence itoe boleh terpake.

Akan tetapi soeda kasep, politiesekarang soeda mendjaga betoel-betoel, hingga maski bagimana poen, tida nanti itoe kawanan penjamoen bisa melawan menang poela.

Pada satoe hari Corneto laloe koempoelkan

kombali kawan-kawannja, '

"Doeloean kita soeda di kalahkan," ia kata deng- an soeara keras. "Sekarang kita misti membalas itoe sakit hati, boekan? Akoe amat mendong- kol jang doeloe hari kita terlaloe keboeroe napsoe, maskipoen djoega kita soeda melawan mati-rnatian pada itoe siloeman hitam, akoe per- tjaja bahoewa kaoe orang tantoe djoega setoedjoe akan membalas ini sakit hati jang ada amat

besar bagi kita, boekan? . Dari itoe ini malam akoe ada niatan hendak melabrak poela padanja, agar kita bisa teboes kita poenja maloe jang doeloean."

"Kaoe poenja omongan itoe memang bener,"

kata Ike jang kombali sengadja hendak bertjidra pada Corneto. "Akan tetapi sebagi kaoe ini, jang mewakilkan sebagi satoe Kepala, toch seharoes-

- 367 -

nja misti pikir dengan baik sablonnja kaoe ber- boeat apa jang kaoe hendak kerdjakan. Sekarang kombali kaoe hendak melabrak pada politie, jang akoe rasa tantoe kaoe,tida nanti bisa menangkan poela pada marika itoe, sekarang djikaloe kaoe poenja pikiran soeda terang dan taoeapa barang jang benar dan apa barang jang sala, djanganlah kaoe brani poela hendak mengerakan tenaga boeat melawan poela."

.Kaoe poenja omongan sebagi djoega satoe oelar biloedak poenja bisa, apa goena kaoe misti toeroettjampoer dalamakoe poenjapembitjaraan!"

menjentak Corneto dengan amat goesar.

"Akoe brani djoega tjampoer kaoe poenjabitjara, adalah akoe pikir bahoewa akoe ini ada salasatoe dari kaoe poenja kawan, dan djikaloe kaoe hendak membawa kita orang ka djalanan[ang sala, tantoe

kt "

djoega Ita orang . . . .

"DiamI kaoe binatang!" menjentak poela Cor- neto dengan soearagoesar. "Kaloe kaoe tida toetoep batjotrnoe, akoe nanti bikin mampoes padamoel"

Kaoe djangan kliroe, Kapitein," kata poela Ike dengan roepa jang amat sabar, "kaoe haroes pikir bahoewa akoe poenja omongan itoe ada benar, ma- satah kaloe kaoe poenja omongantida sala, akoe brani membanta?"

"Akoe bilang kaoe misti diamI atawaakoe nanti boenoe padamoe Ike I"

"Kaloe akoe poenja omongan tidasala kenapatah akoe misti berdiamI"

(28)

- 368 -

..Selamanja kaoe hendak membanta pada koe Setan! akoe nanti boenoe padamoe kaloe kaoe brani omong satoe kali poela.It

"ja, akoe nanti berdiam apabila kaoe soeka

-r obah kaoe poenja maksoed jang amat . . . It Tiba tiba Cornetolompatdari tempatdoedoeknja dah menerkam pada lke,

"Maskipoen akoe binasa, akoepoen tida merasa menjesel,It kata poela Ike jang berkepala batoe, sedang Corneto telah pegang ia poenja leher,dan ia ada pikiran hendak poteskan orang poenja leher.

Akan tetapi sablonnja ia poenja maksoed itoe terdjadi, Vike soeda datang sama tengah, dan memisahkan.

"Bersabarlah sediklt, Kapitein,l/ kata Vlke,

"Ike tida mempoenja kesalahan jang begiloe besar hingga kaoe misti bikin bagitoe roepa adanja."

Corneto jang mengingatkaloeia teroeskandjoega rnaksoednja, nanti boekan sadja ia poenja pamoer kena di bikin koerang, djoega ia takoet nanti kawan kawannja tida soeka toeroetin ia poenja adat jang memang keras dan djoega berhati kedjam.

Maka koetika ia mengingat begitoe ia laloe oeroengkan niatnja dan doedoek kombali di korsinja.

Sedang Ike dengan roepa jang sabar laloe menjingkirkan dari itoe tempat. .

- -

- 369-

Corneto laloe bitjarakan poela itoe hal, akan tetapi koetika ia dapat kenjataan bahoewa ka- wan-kawannja itoe bakal tida setoedjoe dengan ia poenja maksoed, laloe ia kombali ka kamarnja dengan hati oering-oeringan.

• ... •

Clement Francence bersama Katharina, Gheto, dan Thosio, soeda bikin perdjalanan jang amat djaoeh.

Disini lida akan die pandjangkan marika poe- nja perdjalanan itoe hanja di bilang pendek sadja bahoewa dengan satoe kreta Post marika telah sampe di kota Lombardy, dimana Clement Francence telah pergi ka roemahnja ia poenja paman dan adjak sekalian setoeroenja tinggal boeat samentara waktoe disitoe.

Graaf jacopo atawa pamannja Clement Fran- cence merasa girang telah ketemoe kombali pada ia poenja kaponakan jang ia ada amat tjinta.

la trima kadatangannja marika itoe dengan soeka hati.

Graaf [acopo poenja oemoer di kira baroe sadja ampat poeloe delapan taon,'klihatan ia poenja roepa ada amat tjakap, maskipoen ia poenja ramboet dan koemis soeda poeti.

la poenja istri soedah meninggal doenia koe- tika baroe sadja menikah satoe tahon larnanja.

Bermoela ia tida maoe berlstrl poela akan tetapi ia ingat bahoewa ia blon mempoenjai toeroenan,

I

I

Kepalapenjame en, 24

(29)

- 370 -

dari itoe berselang doea tahon poela, kombali ia mengambil satoe istri dan dari istri jang ba- lakangan itoe ia telah beroleh satoe poetra laki-Iaki.

Poetra itoe sekarangsoeda beroesia doea poeloe satoe tahon, roepanja ada amat tjakap dan blon sekali bertoendangan.

Hoe pertemoean antara paman dan kaponakan ada amat girang klihatannja. Bermoela Clement Francence tida maoe menjeritakan pada pamannja, bahoewa ia ada satoe Kepala penjamoen, akan tetapi lantaran paman itoe poen soeda dengar djoega sedikit kabar, memaksa djoega ia minta soepaja Clement Francence menjeritakan itoe kepadanja,

Dengan ampat mata Clement Francence laloe tjeritakan bagimana ia soeda djadi satoe Kepala penjamoen.

Itoe Graaf jang sedang bergirang, koetika men- dengar itoe tjerita, ia merasa amat doeka tjita.

la sesalin kenapatah kaponakannja berboeat

bagitoe. .

Aer mata telah mengoetjoer dari matanja itoe paman jang baik boedi.

Clement Francence poen jang melihat bagitoe, poen soeda toeroet menangis tersedoeh-sedoeh.

"Oh, Oomkoe, djanganlah kaoe toeroet djoega kaloearkan aer mata, akoe ini ada satoe Kepala penjamoen jang terkoetoek dan dari doeloean djoega akoe hendak memboenoe dirikoe jangsangat

-- ~- - 371

sial, apatah goenaakoe misti pikir pandjang poela kaloe begini roepa, Oh Allah, apatah sekarang akoe haroes berboeat! Oh, Oorn, ampoenkanlah padakoe OomIU bagitoelah Kepala penjamoen meratap dengan hati jang amat sedi, sembari berloetoet di hadepannja ia poenja paman jang djoega toeroet menangis dengan sedi sekali.

"Djikaloe kaoe hendak tjari djalan jang slamat,. Clement Francence pergilah dari ini negri, dan djanganlah kaoe indjak poela tanah Italie, toe- roetlah apa jang akoe soeda bilang," kata poela Graaf [acopo dengan hati jang amat sedi

"Akoe soeka toeroet apa jang kaoe bilang;

kaoe poenja satoe pata perkataan akoe'hargakan dengan tinggi sekali, Oom. Akoe nanti pergi lari kalain tempat akan mentjari kaslarnatan. Tapi, tapi, oh, akoe menjesel sekali doeloe akoe soeda tida bagitoe perhatikan kaoe poenja nasehat jang baik itoe, maka dari itoe akoe minta kaoe soeka ampoenkanlah pada koe Oorn, oh . . . Oom,"

kata poela itoe Kepala penjamoen dengan ber- tjoetjoeran aer mata dan tinggal berloetoet di hadapannja itoe Graaf.

"Akoe merasa amat girang apabila kaoe soeka toeroet nasehatkoe Clement Francence, sekarang kaoe haroes djaga baik-baik kaoe poenja diri, segala apa jang soeda kedjadian itoe tinggal soeda sadja, asal kaoe soeka bertobat dan djang- an berlakoe poela seperli jang soeda-soeda, Akoe poen merasa sesoenggoehnja menjesal jang kaoe

I " • ,

I

I

I

I

Figure

Updating...

References

Related subjects :