SIGNATUUR MICROVORM ••

44  Download (0)

Hele tekst

(1)

SIGNATUUR MICROVORM

BIBLIOGRAFISCH VERSLAG:

BIBLIOGRAPHIC REC ORD:

MOEDERNEGATIEFOPSLAGNUMMER:

I MM69C-IO o c

L\

MASTER NEGATIVE STORAGE NUMBER: \

KITLV/Royal Netherla nds Institute of SoutheastAsian andCaribbean Studies

SHELF NUMBER MICROFORM :

Doen21 ms war duiOekama :saloeljerilljlng kadjldian dinogr iOll ndl••

Ol tovio : diljilakdon dlkaloearkenolehOrukk. Kho Tjen2Die&Co••1917.1919.

·11dL1(987 p.I.;17em

Vert.ihtw.van :DeroovlnOekaml:een "erhl llfdoorJ.vanLennep, - A nevel aboutkni2hlsand their Il d i..,..'It;, "'baek 2roundthehl.loritol tOnme"between the OUlth ondtheFrlslan, in the 141httnlury.- Slno-Ma ld.tllteratuur•• Novelie

10 j ll·I I-II.

AUTEUR(S)

Jacob vanLennep(1802· 1868)

Eltmplalrgogevens:

IdjiLJ2I11(tlmll).·1917-1919.·All.gepag., In 101811907p,

M SINO 0156 dl4

Sign.vanorig ineel:

Shelrnr.or ori2inll topy:

Mhh8396N

Filmform aatISizeoffilm : Beeld plaa tsing /Imageplacement:

Reduct iemoederfilmIReductionMaster film:

JaarvanverfilmingIFilmedin:

Verfilmd door bedrijfIFilmedby:

Sign. vln mierevorm:

Shelrnr. ormlerofor mt M SINO 0156 dl4

HDP/~16 / . mm COMIC / liB

\"5: I 2005 KarmacMicrofilmSystems

(2)
(3)

\

,

Satoe tjerita jang kadjadian di negri

Olanda.

Ditjitak dan dikaloearken

BAT AV I A. 1917.

(4)

BOENGA-M AWAR DARI DEKAM A.

DJILID K A- A M PAT.

."Merninta ikan pada pepoehoenan dan kern bang pada laoetan," berseroe Adeelen : "tapi djangan . sekali rnerninta penaloekan pada saorang Fries

jang merdika."

,,~egimana !" kala poela iloe Graaf: "apa ini ada perkataan-perkataannja orang [aug mengasi Wah padamoe? Dan swaranja Abt jang moelia dan Toean van Aylva djoega dalem iloe bahasa jang sernbarangan?"

Itoe padri kapala, jang sakoetika lamanja dengen keadaan jang kikoek telah toedjoeken ia poenja mata dari Oraaf pada Adeelen, dan dari dia ini pada Aylva, tiada djawab soeatoe apa, tapi seka keringct jang berketel-ketel dari djidatnja. Maka Aylva (aloe angkat bitjara.

"Graaf jang rnoelia!" kata ia: "blon.pernaada mendjadi kainginanatawa maksoednja orang-orang jang membri tirah pada kita,aken bikin koerang Padoeka ampoenja hak dankabesaran. Apa jang kita, poenja sasama kawan sadjabat soeda ber- kata biarlah ia tanggoeng sendiri: kita poenja kawadjiban tjoema, akenatoerken pernjataandari friesland poeuja kasetiaan dan aken mendengeri

Bo enaa-MawnrdariOekama, 16.

(5)

4 -

kau poenja kainginan. Lebi djaoe dari iloe tida ada ditoelis dalem kila poenja soerat titah."

"Djadi kau tida ada dapel kakwasaan," me- nanja Willem dengcn sedikitheran,"aken membri

slarnat padakami dengentroes-trang,alasnamanj a

marika itoe [ang mengoetoes padamoe, sebagi Toean dari Friesland ?"

"Akoe oelangken padamoe," djawab Aylv a; ..apa jang Padoeka soeka menilahken pada kita, nanti disampeken dengen setia oleh kita pada orang-oran g jang mengasi tilah pada kita."

"Hidoeplah Allah!" menjeboet Graaf, dengen terrawa getir pada orang-orang jang doedoek di deketnja: ,,){au denger itoe, Toean-loean! orang minla soepaja bisa denger kamipoenjaprenta-pren- ta, soepaja itoe boleh ditimbang olehkami pocnja rahajat Fries [ang setia .dan diambil poetoesan apa itoe ada satoedjoe dengen kamerdikaan-ka-

merdikaan lamadari iloe negri. DemiSintjapik !"

demi k ian Graaf landjoetken biljaranja, "kaloe kami toeroeti sadja apa jang kamipoenjapangkat

sebagi Graaf ada memin ta, nisijaj a kami lamas

kasi taoe kami poenja kainginan dan djaga soe- paja itoe didjalanken. dengen liada memperdoe- liken, bra pa djaoe kami poenja kainginan ada satoedjoe dengen pikiran-pikirannja kami poenja rahajat di sebraug laoetan ; tapi dalem hal ini kami tjoema maoe toeroetikamipeenjakatjintaan bagi anak-anak jang tersesat don timbang iloe perkara dengen maleng, soepaja orang tiada

- 5 -

nanti bilang, bahoewa kami soeda ambil poetoesan dan berlakoe dengen terlaloe keboeroe napsoe, Samantara iloe kami kasi inget padamoe, kami

poenj a orang-orang jang setia! aken kasi nasehat

'pada marika, soepaja marika djangan ganggoe

kami poenja kasabaran dengen perkara-perkara katerlaloean jang baroe. Toean-toean! sekarang -perhtrnpoenan ditoetoep!"

Sembari oetjapken ini perkataan GraafWillem bangoen dari ia poenja tern pat doedoek danber- laloe dari itoe roewangan dengen tjara begitoe roepa djoega seperti tatkala ia dateng, sedeng sigra djoega semoea orang jang ada hadlir di itoe perhimpoenan poen toeroet ia poenja to...

ladan dan laloe boebar.

(6)

X.

DEODA~T DITITAHKEN MENGOENDANG OETOESAN FRIES.

Deodaat berdiam di gang boeat masoek, sampe semoea orang soeda berlaloe, dan dengen mak- soed hendak mentjari pada Reinout, ia masoek kombali ka dalem gredja. Tapi ia tiada dapetken sobatnja, jang roepa- roepanja soeda berdjalan kaloear dari satoe pintoe laen, sedeng begltoe, di itoe waktoe dateng satoe soeroehan dari Graaf menghamperi padanja dan bri taoe, bahoewa Graaf ingin bitjara sama dia.

Dengen tiada oetjapken satoe perkataan Deodaat ikoeti itoe orang moeda, jang djalan doeloean dl dalem pekarangannja klooster dan anter ia ka kamar- tidoernja Graaf. Satelah dikasi taoe ba- hoewa Deodaat soeda dateng, ia lantas disoeroe...

masoek. Willem lagi melondjor dengen satengat

I

• reba di satoe rustbank dan lagi bitjara sama ia poenja paman, Toean van Beaumont, dan Toean-, toean van Naaldwijk dan van Teylingen ; doea'4 _ orang moeda bangsawan lagi asik simpen pakean oepatjara di dalem satoe koffer besar jang tertaboer dengen tembaga disana-sini, jang ada di seblanja Graaf, sedeng saorang moeda poela

- 7 -

lagi berdiri di depannja Graafdengen pegangsatoe nenampan perak, di atasmanaada anggoerboemboe,

"Demi Sint-Japik I" kata Graaf: "sobat Deo- daat , kau bisa oendjoek djasa besar pada kami."

Padoeka boleh tiada oesa merasa sangsi [ang

se~ala

titahnja nanti didjalanken dengen baek,"

kata Deodaat.

"Nah ! - Kau soeda pergi pada itoe orang-orang Fries; - malah roepa-roepanja kau soeda ber- kenalan rapet dengen marika itoe; kerna di ini f)agi orang soeda dapet liat kau pasiar dengen mencenggang koeda bersama-sama marika itoe."

"Akoe merasa amat bersoekoer pada marika itoe, [ang soeda oendjoek ada menaro kaperloean boeat awasi akoe poenja perdjalanan-perdjalanan,"

kata Deodaat.

.Hldoeplah Allah! soenggoe saorang ltaliaan tjepet sekali mendjadi mara. Tapi! itoelah tiada heran, maskipoenorang ada merasa sedik.ilaneh, bahoewa kau bisa djadi kawan jang begiloe baek dari orang-orang jang bersifat begitoe soeka berontak. Samantara itoe, kami taoe pada siapa kami menaro kapertjajaan dan kami tiada kwatir jang Deodaat· van Verona nanti blakangi ia poenja Toean tjoema dari lantaran sapasang mata jang bagoes. 1\pa boekan begltoe ?" "

"Akoe tiada rnengarti, begimana "

,,0 I kami taoe betoel apa [ang kami kata.

Hoe oetoesan-oetoesan, sebaglmana jang kami dapet kabar, ada bawa satoe barang jang sanget

...

I

I

(7)

- 8 -

menarik hati boeat bikin i1ang rasa djengkel dari perdjalanan. Apa boekan begitoe?"

ltoe orang moeda bersenjoem dan bongkokki badannja.

"Nah! kila tida ada kabratan soeatoe apa hat kau berlakoe manis pada iloe gadis Fries jang tjantik, Malah sabaliknja kita merasa lebi senang, kaloe kau bisa lebi mendesak pocla di antara itoe orang-orang Fries, asal sad]a di waktoe begitoe kau tiada meloepakenkaperloean-kaper- loeannja kau poenja Toean; mengartikah kau bitjarakoe

r:

"Akoe kwatir [ang akoc liada mengarli betoel Padoeka ampoenja maksoed," djawab Deodaat,

"jang djidatnja djadi kaliatan berapi lautaran mara: "Padoeka loch liada nanti miuta, soepaja akoe mendjalanken pakerdjaaunja djoeroe-pe- ngintip ?"

"Nah, Toean-toean!" kala Willcm, dengen berpaling sembari tertawa pada orang-orang jang ada di sapoeternja: "apalah kami soeda tiada kena ramalken? Liatlah soeda ada kabratan- kabratan."

"Deodaat ada satoe Ridder jang gaga," kala Beaumont, sembari menepok poendaknja ia poenja moerid: "ia soeda tiada loepa itoe pela- djaran, jang akoe soeda tjoba bikin meresap ka dalem hatinja."

"la toch moesli mengarti," kata Teylingen, "ba- hoewa toean Graaf liada bisa minta soeatoe apa

- 9 -

jang tiada paloel, lebi lagi liada bisa bila hat Hoe ada bertentangan pada kawadjibannja Ridder."

"Dengerlah, Deodaat!" kata poela GraafWillem:

"kami nanti bilang padamoe dengen perkataan 'ringkes, apa adanja itoe hal,- kamoedian kau boleh berlakoe sebagimana jang kau soeka. Kau socda denger itoe bahasa jang liada taoe adat dari itoe oetoesan-oetoesan, dan kau poenja pi- kiran tentoe ada tjotjok dengen kami, ba!loewa menoeroet kami poenja pangkat, haroeslah kami pergi adaken itoe wet di tana-daerahnja .... ."

"Dan seroehken itoe seroehan praug : Hollandl"

kata Deodaat : "demi Sint·Jakob! itoelah sasoeng- goenja ada muziek sjorga!"

"Di koeping kita tentoelah ada begitue." kata poeta Graaf sembari lertawa: "tapi ini Toean- tocan poenja pikiran ada laen; - iaorang pikir, bahoewa orang moesti pikir doeloe doea kali, sablonnja orang boroskcn oewang dan teniara, boeat maloemken prang dtFriesland. Itoe sebab maka iaorang maoe tjoba, apa jan~ masi bisa didapetken dengen daja jang Icbi lem bek. Kami mengarti, bahoewa orang tiada nanti bisa adjak berdami pada itoe Adeelen jang bertabeat kerbo ; tapi itoe doea oetoesan jang laen barangkali bisa djoega diadjak berempoek; dan pertjaja tida ada .-soeatoe apa tiada patoet jang diminta dari padamoe,

aken membri bantoeanmoe dalem hal itoe."

"Soenggoe," kata Deodaat, sembari bersenjoem : IJPadoeka pikir tcrlaloe tinggi tentang akoc poenja

....

(8)

- 10 -

kapandean. Apalah akoe nanti sanggoep bisa emongln itoe orang jang terhormat seperti itoe padri kanala dan saorang bangsawan [ang pinter seperti Toean van Aylva? Djika akoe boleh nja- taken 'troes-traug pikirankoe, boekankah Toean van Beaumont ada mempoenjai lebi banjak pe- ngaroe alas ia poenja kawan lama dalem pa- prangan ?"

"Akoe bisa kasi pikiran [ang paling baek pada Aylva, begitoe sering akoe kabetoelan bertemoe padau]a," kata Beaurnont : .. tapi kau blsa merasa sendiri, dalem keadaan doedoeknja perkara seperti sekarang, nistjaja ada membri kaniataan kalemahan jang sasoenggoenja, djika pamannja Graaf pergi mengemis ia poenja maksoed baek. Sabaliknja kau boleh bitjara apa-apa seperf kaloear dari pikiranmoe sendiri."

.. "Dan," kala Graaf Willem, "djikakaulidaada poenja pengaroe pada itoe Toean-toean toea, barangkall kau bisa dapetken Hoe pada itoe nona bangsawan, Tentang hal karni, kami nanti me- ngawasi dengen senang, hal kau tjoba menarik ••

gadis Hoe ampoenja hali: satoe hoeboenzan per- nikaan antara kami poenja soedara-soedara dalem paprangan jang setia dan anak-anak prampoean Fries [ang mendjadi achliwaris nanti membikin tali perhoeboengan antara itoe doea negri djadi lebi tegoe."

"Djika ini ada mendjadi Padoeka ampoenja maksoed," kata Deodaat, jang parasnja sabentar

- 11 -

mera dan sabentar poetjet, "akoe ada kenal sato orang, [ang lebi pantes mendjalanken ini prent dari pada akoe."

.Soenggoe! sobatmoe Reiuout barangkali?"

.Akoe pertjaja dengen sasoenggoen]a, bahoewa

ia ada sangel tjintai Madzy [ang tjantik."

. "Demi Sint-japik I kami tiada perdoeli, blae Peter alawa Paulus, jang ambil iloe penganten. PergiJah adjak kau poenja Reinout dan bersama dia kau oendang itoe orang-orang Fries aken dateng di kami poenja pesta ini malern. Tapi iaorang moesti adjak djoega marika poenja gadis jang tjantik; - dan bikinlah ini oendaugan se- bagi soeatoe boekti dari kami ampoenja maksoed baek, dari kami poenja kainginan aken tinggat roekoen dan bersobat, kau mengarti? - Demi Sint-japik! itoe pikiran sadja soeda menjenangken padakoe aken meliat itoe poetri Friesberpake pakeannja dengen lengkcp! - Pergilah sekarang dan rempoeken-kau poenja oeroesan."

"Betoel sekali, Toean-toeanl" demikian Hoe Graaf landjoetken bitjaran]a, koetika Deodaat soe- da berlaloe: "akoe pertjaja, bahoewa kau poenja pikiran adaberoel dan boeat ini wakloe kita moesti

.singkirken iloe pikiran boeat madjoeken tentara

ka Friesland. Akoe baroesan ada dapet trima kabar dari Utrecht. Roepa-roepanja itoe koem- poelan padri-padri soeda tiada maoe akoe lagi kami ini sebagi wali dari tana Utrecht:- tapi demi Sinl-japik! dengen pedang di tangan kam].

(9)

- 1 2 -

nanti minta itoe kapala-kapala goendoel kasi pe- njaoetan, djikamarikamaslberajal la~i satoeharl.'C

"Apa liada lebi baek," menanja Beaumont.

"Iebi doeloe kirirn satoe soeroehan ka Grenofile>

'(fan minla iloeBisschopbalik poelang dan soepaja ia goenaken pengaroe-kakwasaann]a aken mendja- Ianken Padoeka ampoenja Oendang-oendang?"

.Ki ri m satoe soeroehoen ka Grenoble - pang-

~il poelang iloe Bisschop! - tida, Oom jang baek! dengen begiloe itoe keadaanmendjadi lebi roesak Jagi. Akoe soeda ambil satoe haloean jang kliroe, lalkala akoe soeroe pili iroe jan van Arkel mendjadi Bisschop di Utrecht, oleh kerna la ada saorang bangsawan Olanda. Akoe soeda barep, nanti bisa prenra padanja sebagi satoe anak ketjil, tapi derni Allah! begitoe lekas ia soeda pake iloe kopia Bisschop, lantas djoega ia anggep dirinja ad, mendjadi wali dan saJaloe soeda l1Ienghalang-halangi padakoe dalemsegala hal. - Tapi itoelah moesti dibikin abis : - Utrecht moesli bertoendoek! - dan kamoedian Friesland.

- Sekarang akoe masi maoe tjoha aken berlakoe sabar : lapi akoe harep nanti bisa soeroe itoe Adeelen jallg so mbo ng bajar ia poenja perhlnaan bersama dengen boenganja '- Biarlah samantara Hoe ia berlakoe kira-kira ; kerna akoe ada merasa soesa bisatahan amarakoesebagirnanajang sampe sebagitoe djaoe akoe soeda berboeat.'

Sebab bitjaraan salandjoetnja antara iloe Graaf dan orang-orang kapertjajaannja ada koerang

- 13 -

penting boeat dikatahoei oleh pembalja, rnaka biarlah sekarang kita ikoeti perdjalanannja Deodaat, jang, sasoeda dengen siasia mentjari pada Rei-, nout, aken bri taoe padanja tentang Graaf ampoe- nja kalnginan, tiada brani berajal lagi aken men-, djalanken uoe prentajang iatrima,laloe berdjalan menoeujoe ka lempat·mondoknja itoe orang-orang Fries. Baroe sadja ia kaloear dari pintoe kota, itoe waktoe ia dapet liat itoe loekang soenglap Barbanera dan ia poenja pembanroe dengen me- noenggang masing-lIIasing loenggangannja ada berdjalan pergi, dengen leriring oleh bebrapa hamba pclitie jang bersendjara. Lantas sasoeda dibikin itoe oepatjara kabetoelan Sehout telah dateng di tempat toeioepan dan soeda kasi preu- la soepaja didjalanken tilahnja Graaf, dengen tiada perdoeliken pada pikiran jang dinjataken oleh Claes Gerritsz dan jang laen-laen, hingga itoe thabib tetirou dengen ia poenja kontjo di- bawa kaloear wales negri, dan itoe prenlalah jail!:. sekarang lagi didjalanken.

Tiba-tiba saielah Barbanera dapet liat iloe Rid- der, lantas djotga ia bri tanda, bahoewa ia ada iugin omollg apa-apa, Deodaat laloe djalanken koedanja di samplngnja itoe toekang soeuglap, dan iloc toekang socnglap, kombali dengen

'meuggoenaken bahasa Italic, Jaloe bisiki padanja

perkataan-p erkataan begini:

"Apalah kau hendak kasi padakoe, djika akoe bikin kau djadi diakoe ada satoe poen a jallD

I

!

1

(10)

- 14 -

h dari saorang bangsawan [ang berkwasa 1'"

"Dan Reinout?" menanja Deodaat, jangpikiraunja pallng doeloe ada menginget pada ia poenja sobat.

Barbanera angkat poendakuja: It Apa ada apa- apa jang boleh diberboeat bagi dia,' kata ia,

"itoelah akoe tiada brani poetoesken, Tapi djika kau maoe ikoeli akoe, nistjaja di satoe tempat mengaso jang paling doeloe sampe, akoe nanti kasiken itoe soerat-soerat.':

"Akoe liada ingin dapet taoe soeatoe apa lebi

·-djaoe," kala Deodaat, sembari mengawasi dengen memandang renda pada Barbanera: It pertama

sebab akoe tjoema menaro sedikit kapertjajaan atas apa jang kau bisa Ijeritaken padakoe; dan kadoea akoe tiada ingin dapetken itoe deradjat, jang Iiada bisa dibagi pada Reinout. Djika kau kenal ajahkoe Ijarilah padanja, dan akoe nanti menoenggoe apa ia maoe akoe poelranja alawa tida ; tapi akoe tiada maoe desakidirikoepadanja, [ang di waktoe akoe masi ketjil soeda kasikenakoe di langan laen orang. Kau mengarti bitjarakoe!

berlaloelah dariiuinegri,demikianlahakoepoenja nasehat padamoe; kerna itoe pertjobahan-pert]o- bahan, jang kau berboeat disin i aken sesxrken -orang-orang, nanti bisa mendatengkeu nasin uje-

ek atas dirimo e sendiri."

'.Sasoeda berkata begini. lantas ia gentoes lle- roet koedanja dengen tadji separoeuja, dan si- gra djoega ia soeda ada di depan itoe kiooster oea. Lantaran ia bri taoe, bahoewa kadatengannja

,t

- 15 -

.ada dengen titahnja Graaf, maka boekan sadja ia lantas ~ibri masoek oleh itoe orang-orang Fries, malah soeda ditrima djoega seperti sobat-sobat lama oleh Aylva dan itoe padri kapala; danMadzy, iang kabetoelan ada deket walinjadiitoe waktoe, tiada berlaloe dariitoe roewangantatkala Deodaat dateng disitoe.

Tapi iloe oetoesan-oeloesan djadi keroetken djidatnja, koelika marika soeda dapet denger, kabar apa jang ada dibawa oleh Deodaat. Aylva dan Adeelen bengong tiada berkata soeatoe apa ; Madzy bebalik dan pergiberdiri deket djendela;

dan Deodaat,jang ada poenja banjak perasaan jang pantes, hingga ia meugarti jang iloe doea orang bangsawan ada mace biljara apa-apa, laloe pergi menghamperi itoe gadis dan moelai bitjara sama dia sembarangan dengen tida ada kalenloeannja.

"RidderI" kala Aylva, sasoeda berempoek sama Adeelen dengen swara pelahan: Itako~ poenja kawan-sadjabat Adeelen dan akoe nanli soeka sekali menerima oendangannja Graaf ;- tapi ten- tang halnja kita poenja nona bangsawan,kila tiada bisa trima itoe boeat dia. Kita poenja kembang- kembang Fries nanti sala tempatnja di astananja Graaf."

"Satoe boenga jang begitoe tjantik," kata Deo- daat, "nanti. meriasken sasoeatoe astana: tapi soenggoe, satoe djawaban begiloe akoe tiada beleh bawa poelang."

"Tapi toch orang moesti merasa senangdengen

...

(11)

- 17-

...

roema. Boeat ia poenja kainginan, itoe maka akoe tiada nanti pergi ka itoe pesta. Kau mengarti bitjarakoe, Seerp! boeat ia poenja kainginan."

"Apa tiada bisa diroba soeatoe apa lagi atas itoe poetoesan, Toean Olderman 1" menanja Deodaat, seraja mengawasl padanja dengen mata jan~

moehoen dikasiani.

"Kau soeda denger, sobatkoe!" kata Aylva,

"begimana jang orang soeda berkata. Akoe sen- diri rasa,bahoewa ada lebi baek aken pegang tetep itoe niatan jang satoe kali orang soeda danet...

"Tapi dengen sasoenggoenja I" kata poela Deo- daat, "mengapatah moesti dipegataken ia bikin soeatoe kasenangan hati, jang ada soeroep boeat ia poenja kamoedaan, kapandean, kaeilokan, jang ada lebi dari laen orang? Djlka ia soeda melaloei itoe rawa-rawa Fries boeat ikoet kau dateng disini, itoe hal toch boekan boeat bikin ia djadi linj!gal melenggoet dalem ini tempat-perlapaannja padri jang soelji dan menjediken. Boekankah kau tiada ingin, jang Oraaf nanti rnendjadi mara padakoe bila akoe bawa satoe penjaoetan jang rnenampik."

..Djika akoe soeda barangkat dari Friesland,"

kata Madzy, "itoelah soeda terdjadi boeat loeloes- ken kainglnannja Seerp van Adeelen, jang kwalir Madzy De kama nanti dibawa minggat salagi ia tida ada. Tapi djanganlah siasiaken tempomoe, Ridder jang moelia! dengen membikin desakan jang tiada bergoena;akoe poenja poetoesan soeda diambil, akoe tiada pergi; dan soepaja liada larik

- 16-

begiloe," kata Adeelen, dengen lagoe-swara jang sorgol : "boekan lantaranmaoemendenger ngeng-

ngengannja iloe kelantjeng·kelanljeng Olanda, maka Boengamawar dari Dekama datengdislni."

"Akoe bisa membri djawaban padarnoe," kata Deodaar, [ang terlikem dengen Hoe perkataan,

"bahoewa astana di Holland boekan ada berisi kelantjeng-kelanljeng, lapi tawon-tawon [ang I dengen bersendjala sarna antoeknja tiada takoet pada tawon-Iawon asing;- tapisekarang akoe tjoema manebilang,bahoewaakoe tiadamengarli, begimana perkara dateng atawa IiadanjaBoenga- mawar dariDekamabisa djadibergantoengatasper- kenan atawa penoelakannja Toean Van Adeelen."

"la ada akoe poenja toenanga n," kala Seerp Van Adeelen: "dan ini perhoeboengan membikin akoe ada poenja sedikilhak alas ia poenja pe- na loekan ." .. atas ia poenja soeka mengala."

"Sekarallg akoe masi blon djadi kau poenja istrl, Seerp!" kala Madzy, sedeng rsoekanjajang djadi mera telah membikin bertambaeilokparas- nja, dan matanja djadi begoemirlap dengen ka- gagahan jang paling moelia : "maka loenggoelah sampe di itoe wakloe aken minta akoe poenja denger prenta, Begitoe lam a Madzy Dekama masi pake nama ajahnja, ia nanti bisataoe harga dirinja dan tiada nanti membri kakwasaan pada satoe orang, laen dari pada ia poenja wall, jang , telah dibriken padanja. Toean van Aylva jang

moelia anggep, ada lebi baek akce tinggal di Boen ga-M awardui Dekama , 11.

(12)

- 18-

lebi pandjang lagi, jang barangkali bisa djadi tiada enak, akoe minta permisi boeat berlaloe sadja."

Dan dengen tiada menoenggoe itoe permisi lagi, ia berlaloe dari itoe roewangan.

Deodaat soeda maoe tjela dengen tjara tadjem.

pada Adeelen boeat dia ini poenja kabandelan, ' hal jang mana ia anggep ada mendjadi djoega itoe lantaran dari penampikannja Aylva ; tapi sebab [nget pad

a

kainginannja Graaf boeat tinggal dami dengen itoe orang-orang Fries, maka ia timbang, aken goena madjikannja, ia moesti kasi denger Jagoe-swara jang lebi lembek.

"Dengen sasoenggoenja!" kata ia: "Toean~

toean jang moelia! akoe tiada mengarti kau am- poenja maksoed-maksoed. Kau dateng disini toch, .kaloe akoe tiada sala bade, ada sebagi oetoesan [ang soeka dami; dan maski begltoe toeh ini hari sampe doea kali Toean van Adeelen soeda bales Graaf poenja boedi dengen tiada berboedi.

Soenggoe, Toean-toean! sebagi sobat jang berdiri sama tenga akoe moesli kasi nasehat padamoe, lebi baek goenaken segala apa boeat bikin ilang • itoe perasaan tiada enak, jang iloe perkataan- perkataan, jang telah dioetjapken salagi sengit, telah menerbitken di dalem astana. Kau dapet kaoenloengan apa, bila kau limboelken moerkanja

<lraaf dan barangkali (kerna hal iloe poen nanti bisa kadjadian) djoega aken bikin ia madjoeken tentaranja jang besar di Friesland. Sedikit me- ngala dari fihakmoe, nistjaia itoe keadaan nanti

- '19 -

bikin djadi lebi baek dari sebagimana jang lebi doeloe blon perna kadjadian."

"Mengala!" berseroe Adeelen: "boeal apa 1:

boeat iloe hak jang ia rasa ada poenja atas Fries- Iand ? Soeroe kau poenja Graaf panggil poelang doeloe ia poenjaambtenaar-ambtenaar sampe jang paling pengabisan menjebrang laoetan, baroela kita tiada nanti tampik lagi aken idoep sama dia sebagl letangga jan~ baek dan kawan sariket jang setia ; - tapi sebagitoe lama ia masi maoe men- djadl toean dari kita-orang, sebagitce lamadjoega.

ia nanti dapetken jang·Seerp Van Adeelen ada meudjadi ia poenja moesoe ;- dan djika di ini hari akoe dateng diia poenja pests, iloelah ljoema aken mengoendjoek, bahoewa akoe tiada takoet aken kasi oendjoek dirikoe dimana-mana tempat dan maoekasi liat pacta ia poenja kontjo-kontjo>

astana jang berhamba, soeatoe pamandangan dari.

saorang Fries jang merdika.'

"Soenggoe satoe kagagahanjan~bagoes sekali I"

kata Deodaat dengen getir : "boeat dateng dl satoe pesta jang laloewasa, dimana kau tiada oesa takoet soeatoe apa, tjoema soepaja bisa bales kahor- matannja toean roema dengen kasombongan jang sorgol, Ati-ati, Jonker Seerp I dengen kelakoean begitoe kau nanti dapet sadja sedikitkahormatan."

. "Akoe tiada ingin denger nasehat dari saorang Italiaan jang mentjari peroentoengan bagoes,"

kata Adeelen: "kasilah nasehat-nasehat begitoe pada kau poenja sobat-sobal bangsa Olanda, jang

....

(13)

~ I

- 20-

ada tjoekoep pengetjoet, aken mendengeri itoe."

Baroe sadja ini perkataan-perkataan dioetjap- en, lantas djoega Deodaat soeda ambil saroeng tangan dari dadanja dan timpoek ka moekanja Adeeleri. Ini perboeatan bakal di'ikoeti dengen satoe tangtangan; tapi dengen sebat, jang me- ngoetaraken Aylva masi ada poenja itoe kagaga- han di waktoe masi moeda, dia ini bangoen dari korsi, pegang Adeelen, jang soeda tjaboet golok, di betoelan dadanja dan dorong ia ka lembok;

sedeng itoe padri kapala dengen pamandangan jang kasi kentara adanja rasa kwatir madjoe ka depannja Deodaat.

•Tjis! kau moesti merasa maloe, Adeelen I':

berseroe itoe Olderman dengen lagoe-swara kasar• .apa patoet, satoe orang, pada siapa kau ada beroetang boedi, satoe Ridder jang moelia, kau hinaken di tempat-kadiamanmoe sendiri? Tida ada soeatoe apa jang boleh membri rnaaf per- boeatan begitoe roepa."

ItSabar! dengen namanja Allah, sabar! Ridder jang baekl" kata itoe padri kapala dari Sint-Oduli :

• e h e u! jonker Seerp ada sedikit aseran dan kasar dalem bitjaraanuja ; itoelah soedarakoe dari Lidlum poen ada taoe; djanganlah kauperdoe-.

liken perkataann]a, dan ingetlah pada perkataannja nabi Soleiman, bahoewa siapa [ang mendjawab pada saorang edan, dla sendiri ada lebi edan lagi.

Di Friesland poen kita ada poenja orang-orang edan."

- 2 t -

..Kita-orang disini poen ada poenja banjak orang-orang begiloe," kata Deodaat, "tapi tiada- lah kita kirlm iaorang mendjadi oetoesan : dan kaloe ia masi ada poenja sedikit pikiran jang sehat, nistjaja ia nanti maoe minta maaf padakoe boeat itoe perkataan, jang ia soeda goenaken."

"Mintamaat,"menggerang Adeelen, jang salaloe masi ditekan pada tembok olehkawan-sadjabatnja :

"Iepasken tanganmoe jang memegang padakoe, Aylva! - kerna akoe maoe bikin semboe itoe anak astana dari kasombongannja."

.Laen kali, tapi djangan disini," kata Aytva:

"kau poenja djiwa boekan djadi poenjamoe sen- diri, tapi mendjadi kapoenjaan bangsamoe, jang soeda kirim kau; dan biarlah Allah, taen kali timboelken marika poenja pikiran, soepaja iaorang maoe menimbang doea kali, sablonnja marika perljajaken iaorang poenja kapertoean pada sa- orang giJa begitoe."

Sedeng hoe doea orang moeda lagi mengawasi satoe sama laen dengeu mata rnenjala, sepertl doea andjiug jang lagi sedeng sengitnja, tapi dltahan oleh madjikannja soepaja tiada mener- djang satoe pada laen, tiba-tlba pintoe djadi ter-

• boeka, dan bebrapa ham ba, jang dateng meng- t1amperi lantaran mendenger swara roesoe, masoek ka dalem itoe kamar.· Di blakangnja marika itoe ada kaliatan Reinout, jang djoega matanja seperti mengaloearken api dan moekanja mera lantaran goesar. Ini Ridder, sasoedadibikinitoe oepatjara

I

(14)

- 22-

udientie oJeh Oraaf, telah pergi sedikit waktoe pada toekang besi jang bikin sendjata dan,~~

oedian ia pergi ka roema boei. Koetika dapet denger jang Barbanera soeda berangkat, lantas ia naek koeda aken menjoesoel, tapi di tenga djalan ia berlemoe dengen Toean van Naaldwijk,

ari siapa ia dapet denger, bahoewa Deodaat Jagi pergi bawa kabar atas uarnanja Oraaf pada itoe oetoesan-oetoesan Fries. Oleh kerna merasa sanget mengiri, maka ia soeda lantas perg!

ka sana dan sekarang ia dateng djoeslroe salag!

terbit Hoe pertjidraan, lIoe pamandangan, jang ia dapet liat, ada menimboelken rasa sanget heran padanja; dan dari sebab tiada taoe apa lanta- rannja, maka ia tinggal berdiri di tenga-tenga itoe

roewangan. .

"Kau dateng kabetoelan sekali, RiddcrI" ber- seroe Aylva padanja: I,hajo, Adeelen! djangan begitoe edan lagi ; di hadepan begitoc banjak saksi kau poenja kamoerkaan boleh mendjadi boea- tertawaan."

"Kita nanti bertemoe Jagi satoe sama laen laen di waktoe dan tempat jang lebi baek," kata Deodaat; dan sasoeda memanggoet dengen dingin ia bersedia aken berJaloe dari Hoe roewangan, tapi di itoe waktoeMadzy kaliatan kombali di depan matanja, dengen paras poetjet dan bergoemeter.

"Allah jang baek! apa soeda kadjadian disini1"

.demikian ia menanja, bermoela pada Deodaat dan kamoedian pada semoea jang laen.dengen pa-

- 23-

mandangan jang mengoetaraken ada toeroet merasa kwalir: "akoe harep boekan lantaran akoe, maka djadi timboel pertjidraan."

.Nasibnja iloe orang lIaJiaan roepa-roepanja- kau ada sanget perhaliken, Madzy!" kata Adeelen dengen lagoe-swara jang getir, koetika Aylvasoed Iepas padanja, hingga sekarang ia berdiri menjen- der pada tem bokdengenpamandangan jang boerem.

Aer mata jang mengoelaraken rasa menjesel ada mengembang di matauja itoe gadis; dan dengen

·tiada oetjapken satoe perkataan ia lepas dirinja di satoe korsi males. ltoe waktoe sakoetika Jamanja ada sepi.

.Deodaat I kau ikoet akoe?" demikian Reinout berswara dengen santer,

, "Akoe ikoet l' djawab Deodaal.

"Tida," kata Aylva, [ang menjegah padanja:

"kau tiada boleh tinggalken kita dengen tjara be- gitoe. Abt jang terhormat dan akoe haroes me- njataken Jagi kita poenja menjesel hati padamoe , tentang itoe perlakoean, [aug kau soeda menampak disini. Kita pandang tinggi pada Adeelen dan hormatken ia poenja hati moelia jang troestrang ; tapi kita merasa djenga tentang itoe oetjapan- oetjapan, jang ia kaJoearken di waktoe Jagi mara.

la sendiri, satoe kali poen nanti merasa djenga tenlang haJ itoe.,.

Sembari berkata begini, ia angsoerken tangannja pada Deodaat, jang samboet Hoe dengen trees di·hati.·

...

(15)

- 24-

Hoe doea Ridder berlaloedan laloe naek marika poenja koeda; tapi baroesadjaiaorangtiadakal iatan -lagi dari itoe gedong, lantas djoega dengen men- dadak Reinout pegang kendali koedanja Deodaat.

"Djangan madjoe satoe tindak lebi djaoe !" kata ia : .sekarang kau ada beroeroesan sama akoe."

"Begimana!" kata Deodaat: "Akoe tiada me- rrgarli maksoedmoe."

.Deodaat van Verona! kau ini ada satoe dja- banam! mengartikah kau sekarang maksoedkoe ?"

"Reinout! akoe lebi soeka telan pedangkoe sendiri dari pada menggoenaken itoe padamoe.

Pikiran tiada senang beglmana jang membikin kau bisa berlakoe begini? Dalem hal apa akoe soeda hinaken padamoe?"

"Akoe kasi nasehat padamoe, aken menanja lagi ini: - siapa jang soeda rninta kau briken itoe djandjian, jang samalem kau soeda berboeat ? Kau berboeat itoe dengen soeka sendiri, soepaja bisa sesatken padakoe jang begitoe gampang per- tjaja segala apa dengen satoeloesnja hati ; dan begimana kau soeda pegang djandjian itoe? Kau soeda indoeng-iedoeng padakoe hingga mendjadi . poeles; kau singkirken padakoe, dan samantara itoe kau goenaken itoe waktoe jang baek aken bertemoe pada kau poenja gadis Fries jang tjantik.

O! soenggoe piloe sekali akeu meliat, begimana kau berdoea ini pagi soeda hinaken padakoe. dan begimana ia awasi padamoe dengen begitoe manis. Apa itoe pertjidraan sama Seerp Van

I

- 25-

Adeelen soeda terbit poen boekan lantaran dia?'.

. "Akoe tiada bikin renda dirikoe dengen bikin betoel kelakoean di ini waktoe pada saorang, jang soeda tersoeroeng dengen plklran sengit jang boeta. Besok, djika lantaran tidoer kau poenja pikiran soeda djadi lebi baek dan kau maoe bi- tjara dengen lebi pantes, akoe nanti kasi segala . ketrangan jang perloe padamoe."

"Kau tiada sangkal asalmoe sendirl," kala Rei- nout dengen lagoe-swara jang menghina :,,~an tjeritanja Barbanera.•... :' .

"Djanganlah kau pertjaja iloe penipoe I" kata Deodaat: "akoe poen soeda omong sama dia dan soeda minta padanja soepaja ia djangan balik kombali disini,"

Sembari berkata begiloe laloe ia gentoes peroet koedanja dengen tadji sepatoenja dan ting~alke'll Reinoul, jang kemaren masi djadi ia poenja sobat kekal, jang ada merasa sakit hati laniaran rasa mengiri dalem pertjintaan, jang mengganggoe ia poenja antero pikiran.

Tapi pada itoe rasa mengiri dalem pertjintaan ada bertamba poela dengen kagoesarar dalem 'pikirannja Reinout, jlllilt terbit lantaran itoe per- .kataan-perkataan jang pengabisan: "iloe orang 'jang tiada taoe maloel" berpikir ia: .teutoe ia soeda dapet denger dari Barbanera, siapa dari antara kita-orang ada poetra jang toelen dari Bianca di Salerno; dan soepaja akoe tiada bisa dapetken boekli dari akoe poenja kalahiran, maka

...

(16)

:.... 26-

:ici be~daja hingga Barbanera disoeroe berangkat O

dan soeda begltoe ia brani tjerita Jagi padakoet

. eodaat! D d I . '

~ , e o aatt apa akoe perna bisa pertjaja

Jan~ kau sanggoep berboeat begini!" '

, Sasampenj~ di astana, dengen tjepet Deodaat s~mpeke~l djawabannja iloe orang-orang Fries pada ~raaf; t~pi ia tiada tjeritaken apa-apa ten:

tang la, poenja pertjidraan sama Adeelen. dart lantarau, jang kamoediari nanti ternjata •

B ' , . .

• egtmana : iaorang maoe simpen Hoe zadls temen d'diJaJall boeat goena marika sendiri" l"

berser?e .Graaf,.jang, bila ada bermaksoed apa- .apa, tl3~a gampang lepasken niat itoe.

di"Deml Sint-Japik! itoelah tiada nanti kadja-

la~, Akoe soeda ambil poetoesan, soepaja itoe gadIS dateng di ?e~ta; dan demi ajahkoe jang

,s~e da bersenang dl sjorga, itoe gadis nantl dateng

di p,esla.. biar poen akoeseudiri jang moesti pergi

arnbil dI3." ' . .

. "Padoe~a .maafkenlah ·kiranja padakoe, kaloe akoe, bran. njataken perasaaukoe." kata Deodaat '

,,~a~1

apatah itoe perboeatan perkosa tiada

mem~ ~

bikin, djadi. sjak h: tiniaInla itoe oran~-orang. 'Fries s~bahknJ~ dari dapet ambil hatinja marik~ ltoe? Uoe gadis bangsawan ada mendjadianak. , : •

dari jang satoe d . , piara I

~ an rneudjadi toenangan dari

J.ang'Iaen." .

~joega boekanlah a.da 'perboeatan perk'

apa J kit I .. . osa,

, . ang .I a ag. ichtiarken,,. kata poeJa Willem:

nltoeJah ada dengen ,lk:il, jang kita nailti dapet

- 27·-

sampeken kita poenja'kainginan ; dan kau nanti Iiat, Deodaat·! .apa akoe ini boekan ada toekang, soenglap jang .sama pandenja seperli uoe si Bar- banera, jang Radja Setan soeda bawapefl~i. Akoe- tiada nanti kasi acta djalan boeat itoe orang-orang

Fries mendjadi goesar, tapi itoelah ada bergan"

toeng dari marika itoe sendiri, jang maoe bikin dirinja djadi diboeat permaenan. Nah, kenap , , kau gojang kapalamoe1"

" ....Sebabakoe kwatir," kata Deodaat, "iloeper-

maenan nanli mendjadi lebi menjakiti hatidara.

pada hlnaan jang paling.besar."

.•,Tentang ha) itoe sernoea," kata Willem : ..se- rahkenlahsadja pada kita. Bermoela kita soeda menaro mala padamoe boeat sampeken kita poe- nja niatan ; tapi roepa-roepallja kau ada meras takoet boeat lakoeken itoe, dan adalah mendjadi kita poenja kaperloeiln'jang kau tinggal baek sama Toean van Aylva. Kau poenjasobatReinout ada lebipanies boeat lakoekcnpakerdiaanbegitoe.

Sampe sabentarl"

Deodaat laloe,beran~kat, soepaja bisa bikln persediaan boeat dateng di pesta. Sasampenla di ia poenja kamartldoer, lantas ia lepas dirinja di satoe rustbank, dan laloe lajangkenpikirannja

boeat memikirken kelakoean jang ia soeda ambit•

"Apa dengen sasoenggoenja akoe soeda ber- lakoe hianat pada persobatan1" demikian ia menanja pada dirinja sendiri : ,.atawaapakah itoe penoedoehan dari Reinout ada palsoe sama·sekaU

(17)

- 28-

dan ia tiada pantes dapet? Disembarang waktoe -akoe bisa benerken padanja akoe poenja perboe- -atan ; tapi apatah akoe bisa berboeat begitoe dj hadepan matakoe sendiri? Betoel ini pagi akoe 'soeda ambil laen dialanan, soepaja tiada oesa mengganggoe pada Reinout; tapi apatah akoe 1t1oesli iringi Madzy? - Uoelah ada saloe per- boeatan tiada pantes, jang aken membikin djeng- kel pada saorang Fries jang terhormat, djika akoe 'fiada anterl itoe gadis poelang ka roema ; _ akoe soeda poedjikan Reinout di hadepannja Madzy sampe pada wakloe jang kita berlemoe pada dia, dan itoe koelika... betoel, itoe koelika Madzy soeda tertawa dan akoe sendiri dengen tiada sengadja moesu toeroet tertawa lantaran rneltar paras moekanja Reinout jang:kalialannja. aneh sekali; - lapi dengen sasoenggoenja, siapa jang toempaken ini semoea kasalahan padakoe, dia itoe toch ada satoe djoeroe-penimbang jang .t erlaloe bengis.

"Apa akoe moesli tampik titahnja akoe poenja madjikan dan tiada balik kombali ka itoe roema ? prentanja akoe poenja madjikan ! - bolehkah akoe

·tampik itoe? apatah akoe tiada maoe kasi over itoe pada Reinout? - Dan dengen itoe semoea, akoe merasa tiada senang dengen dirikoe sendiri

<Ian akoe ada rasaken apa-apa, akoe tiada taoe apa adanja iloe, dalem akoe poenja tjara per- boeatan, jang mana ada tiada baek, tiada betoel, tiada laki-Iaki. Barangkali, djika di ini malem

29

akoe tiada dateng di itoe pesta, hal iloe nantl membri pikiran pada Reinout, bahoewa ak?e- maoe menjingkir boeat kasi ketrangan pada~la.

- Akoe tiada boleh moendoer, kerna hat itoe ada bergantoeng pada akoe poenja kahorm~tan.

Aneh sekali! Akoe sendiri ada merasa hada bersala apa-apa, tapi toch akoe .berg~~melet

kaloe inget bakal bertemoe pada Rel~out: .1 •

Hoe orang moeda jang haroes ~Ikaslalll. ~a­

ljari apa jang ada mendjadi kaljel~an pa.da dl~

rinja dan ia masi blon me~asa b.eglmana la poe:

nja segala peroendingan itoe tjoema ada dan lantaran, sebab ia salaloe masi maoe oe~petkeB

begimana halinja sendiri ada sangetme~JJntapa- da Madzy. Betoel, itoe menjesel, k~ell~a dapet denger [ang Madzy .iloe ada .mendJ~dl toena- ngannja Adeelen, itoe rasa kikoek, Jang. so.eda.

menahan padanja aken toeloerken halnja 110:

pertjidraan di hadepannja Oraaf, soeda moest~.

memboeka ia poenja mata; tapi toch, bara.ngka.h. ia brani langlangin itoe orang boeat berklai ~tl:

idoep, jang brani bilang bahoew~.ia~.da.mendjad

t

sainginannja Reinoul dalem pertilntaan. .

,

(18)

. . XI.

01 PESTANJA ORAAF VAN HOLLAND.

.Satoe koempoelan orang-orang bangsawan,

elaki dan prampoean, soeda berkoempoel di Toewangan astana, dimana pesta causa aken di- . boeka. kerna dirasa ada koerang pantes akenl 'boeka pesta begitoe di dalem kloosler. Mata jang meliat tiada bisa merasa poewas aken memandang egala kabagoesan jang ada dipertoendjoeken di- sitoe. Medja rias atawa buffel-buffet,jang ter- toetoep dengen laken mahal dan goedri-goedri, da penoe dengen barang makanan dan minoe- man, jang ditaro dalem basi-basi dan vaas-vaas 'iang mengkilap dari perak dan mas, alas mana ada menjala apinja lilin, jang tiada teritoeng banjaknja di tembok-tembok,tertjantel pada kawat

tembaga atawa tantjepan Iilin tembaga. Banjak

boedjang-boedjang djalan mengiderdengen mem- ..

bawa minoeman, koewe-koewe, ager-ager dan l'l

Iaen-laen, sedeng segala matjem anggoerada di-

. oegoeken pada tetamoe-telamoe. Pakeannja orang-orang lelaki dan prampoean jang dateug •

di itoe pesta semoea ada bagoes sekali, lapilebi

lagi mata mendjadi katarik pada riasan diri dari ga dis-gadis jang tjantik, jang membikin orang-

-orang moeda mendjadi kagoem.

- 31 -

-Dansa masi blon dimoelai; disana-sini dalem bebrapa golongan, orang lagi asik omongi hal- hal, jang biasa diboeat omongandi,lel11 pat-temp~t begitoe, jaitoe pesta jang dibiki.n dan.ba~al di, bikin lagi. Perkataan-perkataan J~ng dlOetJap~e~

ada berbecaan ; tapi lagoe swara jang mendladl iasar dari bitjaraan dlmana-mana podjok ada sa- ma djoega, jaitoe hal kasenangan di itoe wak~oe:

pakeannja nona-nona, kawinan jang ba.kalterdjadi -dan omongan manis jang sekarang dlkaloear~e~

boeat memikat hati, serta banjak omongansedikit kotjakdan obrolan kosong. Di sala satoep~djok dari itoe roewangan orang lagi asik omongi hal ini dan iloe tentang itoe gadis bangsawan Fries. jan~ orang taoe telah dateng bersama itoe oetoesan-oetoesan .

•Orang kata, itoe gadis Fries ada amat eilok,"

k'ata nona Ottilia van Naaldwijk jang masi moeda, pada toean Walceurt, jang ada berdiri dise?lal~ja.

"Tiada bisa djadi! boleh djadi ia ada t)antlk;..

tapi tentoe kakoe seperli satoe pongkot poehoen, dan tida ada poenja perasaan atawa kagepiakan."

"T ida ! dengensasoenggoenja," demikian Oda

van Wassenaar tjampoer bitjara: .ia ada eilok;

dan orang bilang, ia bisa doedoek koeda lebi baek dui pada satoe nona padri RijnSburg,".

.Oda! Oda!" kata Ottilia, seraja mangantjem pada itoe gadis dengen djarinja, "lagi-Iagi kau oendjoek prangimoe jang djelek l"

.Apa ada djeleknja itoe? Biarlah Toean van

(19)

- 32-

Walcourt poetoesi sendiri, apa di laen ternpat, akoe tiada bilang di Henegouwen, tapi di antero Frankrijk, ia soeda perna liat nona-nona padri, jang bisa doedoek begitoe telep di atas sela ?"

.Dan kenapa," kata Walcourt, dengen tlada lantas membri djawaban, "kau merasa djemoe dengen Hoe plesiran [asg tiada berdosa?"

.Merasa djemoe! Boeat merasa begltoe akoe moesti menoenggoe doeloe ; kerna akoe blon perna berboeat begitoe. Akoe merasa njesel, bahoewa akoe poenja soedara soeda pake itoe pakean Rijnsburg dan akoe tiada."

"Kaloe terdjadi begitoe boekankah semoea orang moeda bangsawan mendjadi nekat,"

kata Walcourt.

"Ojangan mengoempakIakoe ada merasa ampir sama tiada soekanja seperti iloe topi-topi baroe, jang Gravin maoe soeroe orang pake. Boeat balik kombali pada kita poenja ornongan, lebi laaek bilanglah padakoe, apa iloe gadis Friesjang aneh nanti daleng di ini malem?"

"Orang kata begitoe," djawab Walcourt.

"Kaloe begitoe kila soeroe ambil kekoedoeng moeka dan toeloepi moeka kita dengen itoe ; kaloe tiada, nistjaja kita mendjadi poetjet seperli bin- tang-bintang di depan matahari."

."Kaloe sadja ia pcenja katjantikan tiada men- djadi roesak lantaran Hoe riasan ramboet jang ia pake," kata Ottilia: "Tapi akoe rasa, kita tiada: bakal terantjem banjak bahaja; sebab baroesan

- 33-

akoe dapet denger dari ajahkoe, bahoewa ia tiada maoe dateng."

"Tiada maoe dateng!" kata poela Walcourt :

"satoe gadis bangsawan, jang tam pik oendanean

~oeat dateng di satoe pesla dansa. Soengg~e!

It~el~h ada satoe hal loear biasa, hingga akoe .dJadl doeaIipet kapinginbeladjarkenal sama dia."

."Toenggoe! " kala Oda: "itoelah ada kitapoe- nja orang Italiaan; dia [ang soedaper~ i padaitoe gadis, hingga ia bisa kasi laoe dengen paling beloel pada kita. Ridder Deodaal! kaloe kau soeka, marilah kita maoe adjak omong."

Deodaat mengham peri. "Apa akoe boleh

~end.joek djasa apa-apa pada nona Oda jang tjantik ?" kala ia.

"Kila maoe dapet denger dari kau, apa itoe gadis Fries jang gaib bakal daleng di astana.'

kata Oda. '

. ,,~an apa dengen sasoenggoenja ia adabegiloe tiantlk, sebagimana jang orangkala," dernikian Oltilia samboeng iloe pertanjaan.

"Dan begiloepande docdoek koeda."

• Dan ada riasken ramboetnja begitoe edan."

"Nona-nona jang tjanlikl" kala Deodaat: .,id- zinkenlah padakoe aken menarik napas sabenta- ran; - lenlang hal katjantikannj aitoegadisFries, akoe perljaja tida ada satoe orang jang nanti bantah, lebi lagi, scbab ia tiada merasa angkoe boeat hal itoe."

"Akoe rasa," kata Oda: .bahoewa dalem iloe

...

BO~ I1~a·M a wa rdaridekama. IH.

(20)

- 34-

perkatalin ada lersemboeni apa-apa, jang ada bertjabang artin]a."

"Lebi lagi tida.- Tentang ia poenja pakean, akoe lebi soeka serahken pada pertimbangannja hakim-hakim [ang berkwasa; tapi dalem akoe poenja pengliatan, biar dengen apa poen ia toe- toep kapalanja. akoe brani bilang, moekanjananti tinggal menarik hati."

"Soenggoe, Ridder!" kata Ottilia : "akoe per- tjaja bahoewa kau ada menaro Ijinta pacta itoe nona toekang soenglap dari sebrang laoetan ; djanganlah merasa djenga apa-apa, itoe tochtida ada djahatn]a."

"Akoe, nona bangsawan [ang baek!" djawab Deodaal : "satoe Ridder jang tida ada poenja negri dan tana, dan jang kemaren orang soeda tjoeri koedanja, tida ada hak boeal menaro tjinta pada orang; - kaloe tiada begitoe, nisljaja akoe soeda tiada menoenggoe begitoelama," kata ia

embari bongkoken badan dengen hormat.

."Nah, omonglah lebi djaoe," kala Walcourt:

.ia poenja kapandeanmenocnggangkoeda.... ?"

.Ada baek sekali ; tapi akoe moesti bilang djoega, bahoewaitoeorang-orang Friesada poenja

koeda-koeda bagoes di istalnja.'

"Pendeknja dari ini semoea djadilah," kata poela Oda, vbahoewa ini gadis ada saloe per- mala jang paling moelia, hingga semoea gadis bangsawan laen tiada nanti dapel.ternen satoe Ridder lagi di sampingnja, hingga moeslimerasa

- 35 -

senang aken menari sadja dengen bertoeroenja ; - tapi pertanjaan jang paling besar sekarang ini .adalah: apa ia dateng?- Apa ia Ijoema trima sadja doepanja orang-orang Friesjang me- Iamar padanja?"

"ltoelah ada pertanjaan, [ang akoc masi blon bisa bri djawabann]a," kala Deodaat: "itoelah akeu ternjala pada sampe waktoen]a."

"Tapi dengen nama Allah," kata poela Oda jang gepiak : "bilangilah akoe, siapasill itoe jang kapalanja ditjoekoer goendoel? Allah ! akoeblon perna liat ada orang, jang begitoe mirip sebagi andjing laoet berpakean seperti dia."

"Djika kau kemaren ada bersama-sama kita di Vogelesang," djawab Ottilia, "nistjaja kau soeda bisa bcladjar kenal sama itoe pendekar. Dia itoe ada sala satoe oetoesan Fries; dan disana itoe jang laen, [ang lagi bitjara sarna Toean van Beaumont, poen ada oetoesan Fries,"

"Nah! dia itoe sedikitnja poen ada kaliatan djoega seperti menoesia biasa," kala Oda :"tapi

t

ini satoe biroewangl ia liat kita dengen begitoe beringas."

\toe orang lelaki,[ang sekarang lagi dlomongin,

t Hoe waktoe lagi djaJan mueudar-mandir dengen pelahan dan tindakan brat, dengen diawasiorang dari kiri kanan, hingga kaliatanuja ia merasaki- koek sekali. Dengeu tiada likat, zonder merasa djenga, di iloe lohor Adeelen soeda bisa ber- gerak di depan singgasananja Graaf'dan oetjap-

(21)

- 36- "

37

...

ken ia poenja bahasa [ang sombong : lapidisini, ,I " 1

lanlaran diawasi oleh mata-rnata[ang menjindir

~'akoe

'kira, ia lagi asik djalanken

~oea~oe

titah

dari gadis-gadis mendjadi Iinjap ia poeuja kaga- dari toean Graaf." '

gahan. Tapi achir-achir ia merasa beroeutoeug ,,,Siapa 'taoe," kata Hoe gadis bangsawan : sekali bisa bertemoe sama hebrapa orang bang- "barangkali ia lagi menghiboeri kaupoenja gadis sawan Gelder dan Overij sel, samasiapa doeloe ~ries jang tjantik; kerna roepa-roepanja toch ia soeda berkenalan. Lebi lagi ia merasa ber- soeda pasli jang ia tiada bakal dateng; - nah oentoeng, sebab ia bisa dapetken bebrapa ke- dengerlah l muziek soeda moelai lagi ... itoe trangan lenlang itoe permaenan anggar, jang ia toekang gosok biola kasi denger boenji seperti maoe toeroet ambil bagian. swaranja kokok-beloek jangserak! apa soeda Sigra djoega swara muziek jang rioe ada me- 'tempollja boeal berdansa lagi? tlda, itoelah ngoetaraken datengnjaGraaf dan Gravin. Wrllern boekan tjaranja dansa : itce ada mengoetaraken acta membri kanjataan jang ia merasa girang dan datengnja tetamoe-tetamoe baroe, Siapa jang rada sedikil menjindir; lebi dari salol' kali ia sekarang orang masi toenggoe dalengnja...•

menoleh ka djoeroesan dimana Aylva dan Adeelen Nah, ken.apa moekamoe berwarna begitoe? ..•

berada, sembari gosok-gosok tangan jang me- Sinte-C1ara! siapalah itoe Poetri Timoer? .•.•

njataken hatinja ada senang, hal jang mana ada Ridder Deodaat l tapi dimana adanja dia?

dapet diliat oleh Deodaat,jang menoenggoeka- .: Aha! sekarang akoe mengarti! u soedahan dari Graaf poenja niatan dengen rasa Deodaal soeda meliat ka pintoe, dan maski- kwatir dan sanget kapingin taoe. poen ada sedikit bersedia, toch ia mendjadi ter- Lantas sasoeda Graai dan Gravin dateng di Hoe tjengang, koetika ia dapet Iiat, dengen terpimpin medan pesta, dansa dimoelai, dan dengen giral1g leh Reinout, Boengawar dari Dekama masoek pasangan-pasangan orangmoeda berpoeter-poeter ka dalem roewangan. dengen berpakeanlebirebo di dalem uoe roewangan. dan lebi menjala dari pada sebagimana jang ia

"Apa sebabnja," menanja Oda pada Deodaat perna \iat. !toe Graaf, jang roepa-roepanja soeda di satoe koetika mengaso, "orang tiada dapet .I men~e nggoe datengnja itoe gadis bangsawan denger alawa liat kau poenja sobat ? Biasanja Fries, sigra meughamperi pada dia, laloe pimpin kau blon perna berpisa salol' dari laen.' dengen hormal tangannja, jang dilepas oleh Rei-

"lIoelah djoestroe jang akoe lagi pikirken," nout, dan anterken ia bertemoe pada Gravin ter- djawab Deodaal dengen lagoe-swarajang kwalir': iring dengen segala pernjataan slamat dateng.

Jni semoea hal soeda kadjadiandengen begitoe

(22)

- 38 -

tjepet dan begitoe beroentoen, hingga tida ada satoe orang mendapet tempo,aken memikirkeo kombali itoe kakagoeman pertama jang terbit lanlaran itoe permoentjoelan dengen mendadak.

ylva, jang lagi asikpasangomong,tiadakenalin Madzy lebi doeloe, dari pada koetika ini gadi bangsawan soeda berdiri di hadepannja Gravin, dan maskipoen ada merasa sanget heran dan goesar tentang ini hal loear biasa, toch ia me- ngarti moesti menoenggce satoekoetika [ang lebi back boeat mem bri taoeia poenjarasa tiada se- nang. Adeelen, sebagimauajangorangbisapikir sendiri, satelah meliat Madzy,soedadjadibegitoe goesar, hinggn ia lanlas pergi mcnghamperi ka itoe fihak, dimana itoe ~adis berada ; tapi, sa- sampenja disana, orang-orang jang datengmcng-

hamper! lantaran itoe rasa kaplngin taoe soeda begitoe banjak, hingga iatiada bisamolos zonder menggoenaken perkosaan. la maoe tjoba boeka satoe djalanan boeat liwat dan socda desak ka samplng bebrapa djedjaka dengen kasar.tapiitoe koetika Oda van Wassenaar, jang djoega dart lantaran ini gerakan kena terdorong, laloe me- ngawasi Adeelen dari kapala sampe di kaki, sedenu dengen swara j.lJl g tadjem dan njaring la berkala: "Siapa itoeorangdoesoenjangkasar, jang Jagi memboeka djalan disini sebagi djoega ia Jagi kalap1"

"Tjis, kau moesli maloel ha]o moendoer1"

demikian semoea orang berseroe sebagi kaloear

- 39

dari satoe moeloet,sedeng marika desakAdeelen hingga moendoer kombaJi. Maoe atawa tida, ltoe orang Frles kapaksa moendoer dan berte- moe Reinout.

"Dengen akal Ijerdikbegimana," kala ia, "kau soeda bisa pikalMadzy akenkaloear dariroema1"

Reinoul djawab sad]a dengen tertawa berka- kakan ; tapi satelah meliat pacta Deodaat, jang menjingkir moendoer koetika Madzy dateng dan [ang sekarang kabetoelan alia di deketnja, moe- kanja Reinoul mendjadi boerem.

.Satoe akaltjerdik,RidderRcinout!Ei,soekalah kiranja tjeril:\ken iloe pada kita ."... " berseroe Ottilia dan Oda dan lagi bebrapa gadis bang- sawan, jang dateugmenghill1l peri darisegalapen- djoeroe dan seperll kaloear dari satoe moeloet:

"apa in dateng 'dislni boekan deugen soekanja sendiri ?"

.Ia soeda menarnpik," djawab Reinout,dengen mengawasi pada Adeelensamapamandangan jang menjataken ia ada dapetkam enangan :..atawa lebi baek dibilang, orang soedamennmpikboeatdia."

"Nah, tj ritakenlah Icbi djaoe!"

"Toean van Beaumonldan ia poenja wali ada pake rante leher [ang sama, [aitoe soeatoetanda gandjaran dalem paprangan,dimanamarikasoeda madjoe bersama-sama dcngen meudapet kame- nangan, tapi paprangan mana adanja iloe, itoelah akoe tiada taoe. Ini hal toean Graaf dapet taoe; dengen poera-poera bllang ini atawa Hoe ia

(23)

'- 40-

soeda dapet pindjem itoe ranle Jeher; dan, be- gitoe lekas tetamoe-tetarnoe soeda ada disini, la- loe ia prenta akoe pergi pada itoe gadis Fries jang tjantik aken amnil ia alas namanjaia poenja wall. Bermoela ia tiada rnaoe pertjaja iloe kabar jang akoe bawa; tapi koetika akoe laloe kasi Hat iloe djirnat dan kalapadanja, beaimanaSeerp :' Van Adeelen ada sanget kapingin, soepaja ia dateng "

"Satoe pendjoestafn [angterkoetoek !" demikian Adeelen rnemolollg bitjaranjaReinout dengen seroe.

"O! itoeJah kau liada kala, Rrdder Reinoutl"

kala Oda : "gadis bangsawan mana nanti dateng alas kainginannja satoe orang, jang singkirken nona-nona dari djalanan, seperti djoega marika itoe ada korsi-korsi Iipet...

. "Djika orang disini," kala Adeelen, "di ini astana orang tjoerna dioendang boeat djadi boelan- boelan dari sindiran "

"Maka tentoe ada lebi baek: lebi lekas orang berangkat poelang ada lebi baek Jagi," kata Oda,

jang samboengi Hoe omongan. l

"Ja,akoe nanti berlaloe dari sini," kata Adeelen,

~tapi bersama-sama Madzy."

"lIoelah ada pertanjaan, apa Graaf poen nanti ada moefakat dengen iloe pikiran," kata Reinout. ~.

"Liatlah," kala Oda, "iloe kalangan djadi ter- boeka. Graaf madjoe bersamailoe gadis ka depan.

Soenggoe! ia ada tjantik sekali; dan begimana rebo pakeannja! Itoelah ada sedikit aneh! tapi

- 41·_..

toch tiada djahalnja. Djaring apaitoe jang ia pake di blakangnja? O! itoelah ramboetnja."

Dalem ini perkataan jang pengabisan ada me- ngandoeng sedikit kadengkian, maski poen itoe perbandingan tiada beloel adanja. Ramboetnja Madzy jang item djengal, jang dari alas lertoetoep dengen satoe karpoes keljil,jang bergilang-goe- milang dengen taboerannja batoe-batoe permata, ada ditoeroenken ka bawa dengen doeakepangan, jang berdjalan toeroen di bawa band pinggang jang tersepoe mas dan terpet]a disitoe, masing- masing dalem sapoeloe rentjenganjang oedjoengnja ada dilket dengen boenlelan-boenlelan mas dan djadi berpenlil jang beroembe-roernbe.

"!toe riasan kapala dari mas betoel ada bagoes,' kala Ottilia: "tapi itoe karpoes akoe rasa ada ter- laloe tjepper."

"Itoe karpoes ada berarti," kala Oda : ..sama djoega seperti satoe iket roempoet kering pada satoe koeda."

"Dan begimana arlinja itoe?" menanja OUilia

dengen sedikit heran. .

"Tegasnja," kata poela Oda : "bahoewa ia masi boleh dibli. atawa, dengen laen perkataan, ba- hoewa ia masi blon ada poenja soeami : orang- orang prampoean jang soeda menika sadja di Friesland boleh pake konde tapi siapa soeda perna denger ada orang jang dateng di pesta dengen pake tadaan iler?"

"Iloelah tentoe ada masoek pada bagiaunja Hoe

(24)

- 42-

kostuum", kala Ottilia jang baekhati :"lagipoen, akoe rasa, iloc barang katiatannja ada loetjoe sekati di itoe pakean jan~ terplooi lebar ;akoe kapingin taoe, begimana orang taro itoe boenga- boengamawar mas di itoe garisan-garisan dan te pi-tepi mera."

"la tentoe maoe loeroet arnbil bagian dalem permaenan anggar," demtklan Oda jang djocdes Iandjoeiken sindirannja: ..boekankah ia soeda ada pake satenga pakean prang."

..Biar pakean prangatawatida,sabetoelnja akoe blon perna dapel liat gesper-gesper. rante-rante dan'gclang-gelangtangan jang begiloebagoes...."

..Dengen tlada diomongi itoe mangkok saus ketjil tertaboer hatoe-batce permata jang iapake di dadanja akoe rasa itoe lengan-Iengan jang terboeka ada sedikil tlada pantes."

Sampe disini Reinout berlaloedari dampingnja Hoe nona-noua, dengen merasa sanget goesar tentang marika poenja tjela·tjelaan. Djoega ma- rika ini menjingld r ka samping,kernaOraafdjalan liwat di depannja. Tjoerna Adeelentinggalberdiri, barangkali, sebagimana jang Oda bllang, boeat bikin Holland menjingkir bagiFriesland. Saman- tara Hoe dari djoeroesan jang hcrtentangan ada mendatengi Beaumont dan Aylva, hing\?:a doea- doea fihak bertemce saloe sarn a laeu di tenga- tenga roewangan,

"Aylva [ang moeliaI" Graaf dengen hormat : .kami serahken kau poenja anak-piara kombali

- 43 -

dalem tanganmoedanbermoehoenmaalpadamoe,, hal kami soeda goenaken akal boeat dapetken ia daleng disini; tapi soenggoe, ini prijsada lebi, berharga dari pada iloe koelit domba, jang, se- bagimana Jasper De Vinder tjeritaken, telah di·

rampas olehRidder[asoudariorang-orang Turkye di Laoetan Item; dan kita tiada idzinken saloe perrnata begiloe ada di dalem kita poenja kola- kota dan tiada dibawakaloear."

.Begimanal' kata Madzy dengen heran: "apa boekan dengen perkenann]a akoe poenja wali..

[ang akoe dateng disini, dan apa ini rante ..

..Graafl" kata Beaumont, jang sekarang baroe mengarti, begimana doedocknja hal: "djilcaakoe taoe jang akoe poenja ranle lelier moesti digoe- naken boeat .Iakoekeu penipoean, nistjaja lebi akoe baek lernpar itoe ka dalern soengei Sparen dari pada kasi pindjem Hoe padamoe."·

.Nah, OOIlll" kala.itoe Graaf: "apa kau djadl moerka tentnug satoeleloetjoean? Liatlah sad]a, Aylva jang moelia tiada djadi gocsar lebi lama."

"Akoe tiada pertja]a," kala Aylva, "bahoewa dalem hal ini ada soeatoe maksoed boeat IlIcng- hinaken pada kita, maka mengapatahdjoegaakoe moestimerasagoesar ? tapi. ..." disiniiagojang kapalanja.

"Nah! " menanja Willem: "ada apa lagi sang- koetannja?"

"Oran g berbisik," demikian ItoeOlderman ber- bislk di koepingnja itoe Graaf, "bahoewa Ploris

(25)

- 45-

IVsoeda diboenoe djoega lantaransatoe leloeljoean jang sama tiada-berdosanja sama Gravin van Clermont..,

.Apatah maksoedmoe?" berseroe itoe Graaf dengen terkedjoet dan goesar..

·"Biarlah Allah berkahken jang hal itoe tiada nanti kadjadian," kala Aylva. .

· "Betoel begitoe!" kala poela itoe Graaf, [ang lan- tas batik moekanja dan sembari tertawa ia berkata :

"nah, Jonker Seerp! begimana kau berdiri disitoe dengen sendirian sadja? Kami bawaken pada~oe

kau poenja loenangan; boekan tiadapantes, Jang kau dateng di pesta tiada dengen bersama dia.Cl

· "Akoe liada nanti loepaken itoe boedi, jang kau soeda oendjock padakoe, Toean Graaf!" kata Adeelen: "dan harep satoe kali akoe nanti bisa oendjoek akoe pocnja rasa soekoer padamoe."

..Kau bisa berboeat ini hal dengen lantas," kata Willem : "dengen membriken sempat pada nona bangsawan jan~ Ijantik. aken ia kasi oendjoek la poenja kapandean dansa. Hajo, muziek!moelai

ta~i saloe lagoe dansa baroe!" Sasoeda.berkata begtni, lantas ia berlaloc. .

"Apa ia maoe soeroe akoe dansa?" menanja

Adeclen: "demi Slut-Nicolaas! itoelah tiada nanti kadjadian! Akoe harep tiada lama poela~lanti biS~

soeroe itoe Graaf [ang nakal berdansa,[angnanh mernbri rasa koerang enak padanja. Dan kau, nona jang tjanuk l tjari sendiri satoe temen dansa.

Seerp Van Adeelen lebi soeka tiada mendjadi bo-

neka-permaeuannja ini koernpoelanlebi lamalagi."

Dengen oetjapken ini perkataan ia berlaloe dart itoe roewangan, dimana tida ada satoe orang me- rasa kallangan dia atawa merasa menjescl. Rci-.

"out soeda lantas ada sedia aken ganliken·dia.

dan minta maa] pada Madzy boeat itoe bagian, jang ia.soeda roeroet arnbil dalern akaln]a Graaf.

Maskipoen masi merasa tiadasenang, loch Madzy merasa kapaksaaken briken maa]padaitue Ridder dan scbagi boektinja dari hal iloe ia samboet itoe tangan, jang Reinout angsoerken padanja bueat aliter ia berdansa, dan boeat mendcngeri itoe omougan-omougan manis, jang Reinout oe- tjapken padanja. Beroentoeug muziek sigra me- njegah aken ia mengarli itoe, dantatkala ia soeda herpoeter satoe kali di sapandjang barisan- barisan orang-orang jang lagi bersirang, sigra djoega ia mendjadi loepa pada moerkanja ia poeuja toe- nangan (dan gadis mana jang tiada djadi begiloe ?), ja malah loepaken djoega antero doenia, salagi berdansa terpoeter-poeter, ,

. Sedeng ia lagi berdiri meugaso sabeutaran di pinggiran, dan Reinout berlaloe tinggalken dia boeat ambil sedikit minoeman boeat dia, Deodaat menghamperi, seraja meujataken rasa senang dengen ia poenja dateng di pesta,

, .Akoe soeda tjari padamoe, Ridder!" - kata ia dengen tjara persobaran jang troes trang, jang membikin Deodaat djadi katank hati : .akoe merasa menjescl, jang il}i hari kau tiada dapet

(26)

- 46

tempo aken goena akoe. Soenggoe akoe merasa menjesel, jang akoe soeda daleng di Holland."

"Mengapatah hat itoe mcndoekaken padamoe?

Akoe liada Iiat ada apa-apa jang bisa menjegah padamoe, akcn kau rnerasaken kasenangan jang tiada terganggoe disini; lantaran jang mendjadi

sebabnj a pertjidraan sekarang soeda mendjadi linjap sendirinjal:'

"Ati-ali ! kau bitjarakeu tentaug Seerp Van Adeelen dan akoe tiada bold! denger orang omongin dia djahat."

"Apa soeda pasti sekali ia moesti djadi kau poenja soeami? Kau ini ada saloe boengamawar iang tida ada doerinja."

"Nasib di hari nanli ada di tangannja Allah,"

ata Madzy. dengen menariknapas :"Iapi soeng- oe. Ridder! Kau berlakoeliada adil pada Adee- ten: ia kasi liat padamoe ia poenja bagian[ang 1iada baek sadja; tapi hatinja ada baek,ia poenja kagagahan tiada bisa dibanlah, ia poenja keadaan ada bergirang dan soeka menoeloeng, bila lida ada lertjampoer dengen pikiran kabangsaan; - -dan salaloc akoe soeda anggep ia sebagi akoe poenja soedara. la tjintaken padakoe dengen djoedjoer, dengen katjintaan jang sanget ; boeat goenakoe ia maoe lompat ka dalem api : dan kaloe di ini hari ia soeda berlakoe bengis de- ngen tiada patoet padakoe, inilah soeda terbit sadja dari kabiasaan, [ang ia, oleh kerna ada banjak lebi toea, dari masi anak-anak soeda

- 47. -

anggep akoe sebagi ia poenja istri. lnilah jang membikin tempo-tempo ia kaloearken swara se- perti madjikan jang memerenta,jang.akoe rasaken itoe, ada menimboelken boea-tertawa'an atawa kaliatannja tiada pantesdi matanja orang-orang

asing."

Sampe disini dengen mendadak Madzy diam, oleh kerna merasa djenga, hal ia soeda biljara begitoe terlepas pada saorang, jang masi blon sabrapa lama ia baroe beladjar kcnal.

"Djadi kau tjintaken dia," kala Deodaat.

.Akoe ljintakendia seperliakoe poenja soedara, sebagimana akoe soeda bilang padamoe," kata Madzy, seraja loendoekin matanja dengenmerasa sedikit maloe.

•Maka kau nanti bentji itoe orang," demikian Deodaat landjoetken bitjaran]a, "jang maoe tjari djalan boeal membales sakithati pada kau poenja bakal soeami.'

• RidderI" kala Madzy. sembari mengawasi pa- da Deodaat dengen soeatoe pamandangan jang mengoelaraken rasa kwatir: "Demi Allah! apatah artinja pertanja'an ini?"

"Katl taoe, nona bangsawan jang moelia! per- hina' an hegimana akoe soeda moesti menampak dari kau poenja toenangan. Apatahsoeatoe gang- goean heibat demikian, jang dilakoeken dihade pannja saksl-saksi, boleh ditjoelji dengen laen dari pada dara ?'.'

Madzy berdiam sabentaran dan mengawasi

Afbeelding

Updating...

Referenties

Gerelateerde onderwerpen :